Tenaga BeAT Naik 0,69 dk
FDR Zevo
SSS chain
Corsa Ekonomis
SCOOTER EXPERTZ
02
Jan
2013

Tenaga BeAT Naik 0,69 dk

  10848   0

Jakarta, ME. Akibat semakin banyaknya pengguna motor matik, belakangan part pendongkrak performanya juga berjibun bradsis. Salah satunya, koil pun di pasaran mulai bertebaran. Salah satunya berlabel Protec yang emang dirancang buat skutik. Sehebat apa ya?


****

Dunia motor di Indonesia emang dimanjain dan dienakin. Gimana kagak, bradsis. Part pendukungnya banyak banget. Dari yang sekadar bikin cakep tampilan, sampe bikin tarikan lebih ngacir. Ya kayak koil Protec ini. Dipromosi emang diformulasi buat skutik dan dijajakan dengan harga terjangkau, yakni sekitar Rp 230 ribu.

Hah, khusus skutik? Yoi bradsis, koil ini udah didesain anti air dan memilki tahanan listrik lebih kecil, dibanding koil bawaan pabrik. Apalagi pengapian langsung ke CDI bisa ditransfer ke busi dengan optimal. Bedanya sama koil bawaan pabrik apa? Pastinya, cop busi Protec mirip cop busi pada mobil, serta enggak bisa dilepas dari kabelnya.

Nah untuk pengplikasinya enggak rumit, sama dengan pemasangan koil standar pada umumnya. Mau ikutan pasang? Tenang… biar ada gambaran, berikut ini, simak dulu hasil tesnya, yah.. Oh ya, uji coba dilakukan di Honda BeAT keluaran 2009 dan sudah menjelajah sejauh 20.000 km. Bahan bakar yang dipakai Pertamax. Yuk tengok...

1. Tebus dulu deh, koil Protec-nya
2. Terus, copot koil standarnya. Eh, tapi karena koil ngumpet di bagian dalam bodi, jadi harus menanggalkan penutup rangka samping kanan. Gunain obeng kembang untuk ngelepas sekrupnya, ya
3. Berikutnya lepas 4 baut pengikat behel pakai kunci T-12
4. Kalo bodi udah kebuka, copot kabel koil warna hijau dan hitam/kuning yang menempel pada koil cukup ditarik pakai tangan
5. Selanjutnya, copot 2 baut pengikat koil pakai kunci T-10, disambung menanggalkan cop busi yang menempel di busi
6. Pasang deh, koil Protec-nya. Tapi karena soket koil racing kabelnya cuma satu, mau tak mau kabel koil pada motor tidak terpakai satu. Yakni kabel hijau, sedangkan yang dipakai kabel kuning/hitam
7. Setelah koil Protec kepasang, giliran tunggangan dinaikkan ke mesin dynojet milik Sportisi Motorsport di daerah Rawamangun, Jaktim.
8. Grafik hasil dyno menunjukkan akselerasi Protec lebih tinggi dibanding standarnya.  Itu bisa dilihat dari peningkatan torsi Protec sebesar 0,68 Nm jika dikomparasi dengan koil standar yang ada di angka 6,42 Nm, dan ada di putaran mesin lebih tinggi

Rewriter: Rendi Noice (redaksi@motorexpertz.com), sumber: Scooteriz, Join us on facebook & fanpage:@motorexpertz, Pin BB: 24B2AFEE

Hasil Tes Dynamometer Koil Protec
Standar: 6,69 dk/7.400 rpm (power) dan 6.42 Nm/7.100 rpm (torsi)
Protec: 7,38 dk/7.500 rpm dan 7,10 Nm/7.300 rpm (torsi)   

Tools: Obeng kembang, kunci T-10 dan T-12
Yang perlu dibeli: Koil Protec (0817-6554388) Rp 230 ribu

  571 Votes

Artikel Terkait

CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (33)
B. Yamaha WR 250 R (51)
C. Viar Cross X 250 SE (43)
NHK Karel 2
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !