TDR Electric Motorcycle: Powernya Sih, Edan! Tapi...
FDR Zevo
SSS chain
Corsa Ekonomis
FIRST RIDE
29
Sep
2013

TDR Electric Motorcycle: Powernya Sih, Edan! Tapi...

  12520   0

JAKARTA, ME. Ini bukan kali pertama Tim ME, menunggangi motor bertenaga listrik, tapi jujur ini pertama kalinya tim mengakui kalau motor listrik lansiran TDR ini benar-benar mengagetkan. Akselerasi spontan dan powernya nampol abis. “Generasi kedua kolaborasi antara Zero dan TDR ini menghasilkan motor yang responsif, dan kami sudah mengantongi ijin menyempurnakan motor ini,”tutur Benny Rachmawan, selaku tim riset Mitra2000 sebagai pemegang lisensi.

tdrmotor tdrmotor

tdrmotor tdrmotor

Masih ujarnya, “Bersistem pengerak dinamo, membuat motor ini free bahan bakar fosil alias gak pake bensin. Untuk sementara ini masih proses sosialisasi, jadi jangan ditanya berapa harganya deh. Peminat motor seperti ini sudah banyak, tapi tetap harus dilakukan proses kelayakan terlebih dahulu.”

Saat naik ke motor ini, tim ME yang bermodal postur badan tinggi 165 cm tidak mengalami kesulitan dan posisi riding pun gak terlalu ekstreme meskipun sejatinya motor ini memilki wheel base yang panjang. Kunci kontak diputar dan engine cut off dimatikan, panel indikator berkelip hijau dan pastinya lampu H-4 AHO langsung menerangi areal yang sudah mulai senja.

tdrmotor tdrmotor

tdrmotor tdrmotor

tdrmotor tdrmotor

Agak kurang nyaman dan belom terbiasa memang, mengingat telinga ini terbiasa mendengarkan suara mesin, karena motor ini 'sunyi senyap' tanpa mengeluarkan suara kecuali suara kayak mendesis dan saat putaran gas membuka seperempat, akselerasi khas mesin 600 cc terasa mendesir  membuat tim tester pun terkesima.  “Ini motor listrik kenapa bisa kayak motor berkapasitas 600 cc?”tanya tester ME.  “Hehehe... maap lupa bilang, ada dua mode fungsi yakni ECO dan SPORT, kalau posisi Sport ya gitu itu, coba dikagetin gasnya pasti ada sedikit efek spin,” tambah Benny Rachmawan.  Eh bucettt....

Okeh, sudah mulai terbiasa dengan putaran dinamo sangar,  tim mencoba meliuk-liuk di cone yang disediakan. Agak sulit, sebab sudut kemudi hanya 70 derajat  khas motor besar sekelas Harley. Kalo trek lurus, gak usah diraguin lagi dah. Gitu juga fungsi rem dan suspensi, jelas paten. Wong bisa ngacir kenceng, gak mungkin remnya ngasal, kan?

Penasaran, tim ME pun mencoba memposisikan sebagai pembonceng, meskipun bentuknya berukuran kecil, duduk di joknya masih terbilang nyaman lah. Untuk sementara ini sih, karena ME cuma melakukan first ride, kesimpulannya motor ini wokeh dan bisa diandelin buat alat transportasi alternatif. Cuma ya itu, terlalu 'sunyi'  buat motor segede gitu, bradsis. Alhasil, membuat orang lain tidak sadar keberadaannya di jalanan, itu yang masih harus dipikirkan tim riset Mitra 2000, sebagai sole agentnya. Eh iya, konon, ada sistem blackbox pada baterainya yang bisa diakses lewat bluetooth di perangkat berbasis ios atau android, tunning dan diagnosisnya bisa lewat gadget lo, bradsist!

Teks dan Foto : Iman (iman@motorexpertz.com), Editor: By-You, Join us on fanpage & twitter: @motorexpertz,  Pin BB: 24B2AFEE.

  502 Votes

Artikel Terkait

CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (33)
B. Yamaha WR 250 R (51)
C. Viar Cross X 250 SE (45)
NHK Karel 2
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !