Dewantoro: Berawal Gereget, Akhirnya Jadi Freestyler
GM Juli 2015
Dunia Scooter Magazine
Achilles Tire
ME-EXPERTIZE
09
Okt
2013

Dewantoro: Berawal Gereget, Akhirnya Jadi Freestyler

  7695   0

Dewantoro, Berawal dari Rasa Greget Akhirnya Menjadi Freestyler

TANGERANG, ME. Berkat kecintaannya pada dunia otomotif, khususnya roda dua, Dewantoro yang tinggal di daerah Citra Raya, Tangerang, Banten ini kini udah menjadi salah satu orang berbakat. Terutama di jajaran freestyler Tanah Air, lantaran keterampilannya 'memainkan' dan menghandle sebuah sepeda motor yang dipadu seni atraksi atau lebih modern disebut stunt rider alias freestyle, bradsis. Weww... gak kalah tenar dibanding artis, nih!

**********

Sempat Rahang Patah Harus Dioperasi

Kini, pria kelahiran 1988 asal Yogya ini, telah memilih dan menjadikan sebuah aksi freestyle menjadi bagian dalam hidupnya. Padahal, awalnya doi suka balapan liar juga, terus ikut lomba grasstrack. Tapi, semua itu hanya angin lewat aja, enggak ada feel yang mendorong hobinya menjadi sebuah prestasi. Akhirnya doi terjun juga ke dunia seperti ini, seni mengolah sepeda motor lewat aksi-aksi menegangkan.

     Dewantoro, Berawal dari Rasa Greget Akhirnya Menjadi FreestylerDewantoro, Berawal dari Rasa Greget Akhirnya Menjadi Freestyler

“Awalnya gue bandel juga, suka balapan liar, terus ikut kejuaraan grasstrack. Walaupun hanya di daerah terdekat rumah aja, seperti di Balaraja dan Citra Raya. Tapi, enggak bikin gue jadi tambah gereget untuk ngembangin diri. Akhirnya, setelah gue pikir secara mateng-mateng, bermula dari rasa gemes, gue nemuin juga freestyle sebagai hobi gue yang baru,” curcol Dewantoro, seolah larut dalam obrolan bareng ME.

     Dewantoro, Berawal dari Rasa Greget Akhirnya Menjadi FreestylerDewantoro, Berawal dari Rasa Greget Akhirnya Menjadi Freestyler

Nah, begitu mencoba terjun ke dunia freestyle pada tahun pertamanya yaitu 2008, doi belajar sendiri alias ‘otodidak’ tanpa ada yang memberi arahan sedikit pun soal trik-trik ke dia. Makanya gak aneh, kalo akhirnya, doi ketanggor juga. Waktu lagi asyik-asyiknya mengolah skill di atas motor, doi malah ngalamin kecelakaan yang mengakibatkan dirinya harus dibopong ke rumah sakit hingga koma selama satu minggu, bradsis. Wow, ngeriiii...

 “Nah, seperti itu ketika gue belajar secara otodidak dan belum terlalu bisa untuk mengeluarkan sebuah trik. Tanpa diduga, gue malah kecelakaan. Lebih parahnya lagi, gue koma satu minggu. Soalnya, kecelakaan itu mengakibatkan rahang gue patah yang harus dioperasi tulangnya,” kenang Dewan soal masa lalunya. Oh ya, ngingetin aja, buat bradsis, jangan coba-coba aksi ini, tanpa didampingi expertiz atau instruktur, kali ya!

     Dewantoro, Berawal dari Rasa Greget Akhirnya Menjadi FreestylerDewantoro, Berawal dari Rasa Greget Akhirnya Menjadi Freestyler

Tapi, di balik kejadian seperti itu, dirinya mengakui sekarang ini justru sangat menikmati dunia freestyle, walaupun olahraga seperti ini terbilang sangat ekstrem dan berisiko tinggi, bradsis. “Eit entar dulu. Olahraga ini memang sangat ekstrem bagi sebagian orang yang belum mengetahuinya. Tapi, sekarang ini freestyle menjadi sebuah entertainment dan bisa menghasilkan sebuah prestasi bagi diri sendiri. Oh ya, kalo buat gue, kalo ngomongin risiko, sebenernya semua aktivitas ada risikonya. Tinggal gimana kita nyikapinnya aja, sih!" tuturnya. Siap bradddd....

Nah, ngomongin prestasi, emang udah sampe mana loe, brad? “Yah,  gue turun ke dunia freestyle ini boleh dikatakan masih pemain baru lah. Tapi, prestasi gue udah ada 10 gelar yang diraih selama dari pertama 2008 hingga sekarang. Yang berkesannya lagi, ketika masih dalam tahap amatir, pada tahun 2010 di Kemayoran, Jakpus, di salah satu event besar, gue jadi juara 1 di kelas pemula.” Wih belum lama di dunia freestyle, tapi kok sering nongol di TV dan acara-acara besar otomotif yah, salut brad, hehe..

    Dewantoro, Berawal dari Rasa Greget Akhirnya Menjadi FreestylerDewantoro, Berawal dari Rasa Greget Akhirnya Menjadi Freestyler

“Jiah.. tapi walaupun emang udah diakui dan sering turun di acara-acara besar, tapi gue masih kurang puas. Soalnya, belum bisa go internasional, mengharumkan nama bangsa di luar sana. Nah itu salah satu prestasi yang belum bisa gue dapetin dan terus jadi impian gue, nih, “ harapnya. Ya... usaha terus brad, semoga terlaksana. Hehe..

Tapi, ada sedikit tambahan nih, bradsis. Kata doi, untuk motorexpertiz yang demen sama freestyle, sekarang ini jangan takut jika tidak ada tempat atau naungan. Soalnya, udah ada asosiasinya. Apa itu? Yappp Indonesia Standar Association (ISA), bradsis. Mantap kan?

Yuk ramaikan dunia freestyle di Indonesia, bradsis. Seperti brad Dewantoro ini, chayoo... Pastinya, keep safety, pake apparelnya yah...

   Dewantoro, Berawal dari Rasa Greget Akhirnya Menjadi FreestylerDewantoro, Berawal dari Rasa Greget Akhirnya Menjadi Freestyler

 

***************

Teks : Rendi Noice (rendimotorexpertz@gmail.com), Foto : Rendi & Dok. Dewantoro, Teks Editor: By-You, Join us on Fanpage & Twitter: @Motorexpertz, Pin BB: 24B2AFEE

  491 Votes

Artikel Terkait

CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (18)
B. Yamaha WR 250 R (48)
C. Viar Cross X 250 SE (34)
KYT Helmet
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !