Modifikasi Honda Win 100 1989, Brattracker Kecil Tapi Cadas
FDR Zevo
SSS chain
Corsa Ekonomis
ME-MODIFIKASI
12
Feb
2014

Modifikasi Honda Win 100 1989, Brattracker Kecil Tapi Cadas

  209085   1
Modifikasi Honda Win 100 1989, Brattracker Kecil Tapi Cadas
Modifikasi Honda Win 100 1989, Brattracker Kecil Tapi Cadas
Modifikasi Honda Win 100 1989, Brattracker Kecil Tapi Cadas
Modifikasi Honda Win 100 1989, Brattracker Kecil Tapi Cadas
Modifikasi Honda Win 100 1989, Brattracker Kecil Tapi Cadas
Modifikasi Honda Win 100 1989, Brattracker Kecil Tapi Cadas
Modifikasi Honda Win 100 1989, Brattracker Kecil Tapi Cadas
Modifikasi Honda Win 100 1989, Brattracker Kecil Tapi Cadas
Modifikasi Honda Win 100 1989, Brattracker Kecil Tapi Cadas
Modifikasi Honda Win 100 1989, Brattracker Kecil Tapi Cadas
Modifikasi Honda Win 100 1989, Brattracker Kecil Tapi Cadas
Modifikasi Honda Win 100 1989, Brattracker Kecil Tapi Cadas

DEPOK, ME. Motor ini dulunya dikenal sebagai motornya Pegawai Negeri Sipil (PNS), ada juga yang bilang ini motornya Si Doel karena motor ini emang dipake di film Si Doel Anak Sekolahan. Tampilannya standarnya bisa dibilang gak ada sangar-sangarnya sama sekali bradsis. Tapi coba lihat lagi Honda Win 100 lansiran 1989 bikinannya Diwa Kustomslaughters yang satu ini. Dijamin bakal berubah pikiran deh.
 
Fans Berat Burgerkill
Tampilan awal motor ini emang sama kayak yang udah disebutin di atas tadi bradsis. Tapi Amry sang pemilik motor ini pengen motornya yang berkapasitas mesin 100 cc ini dibikin jadi sangar. Kebetulan si Amry ngefans banget sama band metal cadas asal Bandung, Burgerkill. Alhasil, dipaduin deh konsep brattracker dengan Burgerkill ke dalam Win 100 ini.
 
"Amry minta dibuatin motor dengan sentuhan garang. Lalu, saya kebayang konsep enduro tahun 70-an ala Bultaco yang desainnya serba kaku dan kotak. Lebih minimalis juga tentunya," terang Wahyu Hidayat selaku juragan dari Diwa Kustomslaughters.
 
Bukti kecintaan Amry terhadap Burgerkill terpampang pada tangki bensin motornya yang udah diberi logo Venomous, nama ular yang jadi nama album keempat Burgerkill. Namanya juga band metal, gak lengkap kalo gak pake warna hitam bradsis. Sesuai dengan tema pada album Burgerkill, motor yang mengambil konsep brattracker ini diberi paduan warna hitam dengan merah.
 
Tangki bensinnya juga diubah sesuai konsepnya tadi bradsis, dibikin lebih kaku dan kotak. Wahyu pun memperlebar tangki ini sebanyak 2 cm ke kanan dan 2 cm ke kiri. Sedangkan bagian atasnya dipendekin 1,5 cm dan diganti plat galvanis dengan ketebalan 1,2 mm.
 
Meskipun kapasitas mesinnya kecil, tapi untuk menunjang tampilannya yang sangar, Wahyu tetep ngasih ubahan di sektor mesin. "Mesin gue oversize 50 pake piston Kaze. Untuk karburatornya, gue pake punya Astrea Grand," ujar Wahyu.
 
Namanya juga tracker, gak mungkin pake ban aspal bradsis. Wahyu pun menyematkan ban pacul Mizzle MS3 Motocross berukuran 3.00 x 17 di bagian depan dan belakang. Biar kaki-kakinya terlihat lebih selaras, batang suspensi depan dipotong 5 cm. Sedangkan bagian belakangnya, Wahyu mengandalkan sokbreker Supra X 125 dengan adaptor Yamaha Force One.
 
Kalo tampilannya udah kayak gini sih, mau diajak nongkrong kemana aja juga enak bradsis. Buat ngelibas aspal atau tanah sekalipun juga asik-asik aja.
 
Pesan Inspiratif: Keren juga nih bradsis, kesan motor PNS jadi hilang setelah dibikin sangar seperti ini. Asalkan konsepnya cocok, pasti cakep jadinya.
 
Saran Tim ME: Kalo dipakein spatbor trail di depan dan belakangnya kayaknya bisa kelihatan lebih sangar nih.
 
Penilaian Tim ME: (8*): Keren, tema dan konsepnya menyatu banget.
 
Note: (1 *) : Kacau Banget, (2*): Payah, (3*) : Kurang kreatif, (4*) Terlalu biasa : (5*): Oke, tapi… (6*): Lumayanlah (7*): Bagus, (8*): Keren, (9*): Mantaff, (10*): Dahsyat
 
Data modifikasi:
Ban depan dan belakang: Mizzle MS3 Motocross 3.00 x 17, Pelek depan dan belakang: DID 2.50, Sokbreker belakang: Honda Supra X 125, Adaptor: Yamaha Force One, Setang: Kawasaki Ninja R (Custom), Knalpot: Scrambler (Custom), Head lamp: Honda CB100, Stop lamp: Custom, Spion: Variasi, Jok & handgrip: MB Tech (Custom), 
 
Bengkel: Diwa Kustomslaughters - Perumahan Arcadia, Cimanggis, Depok, Jawa Barat - 0815 9644 338

Text: Donny (donny@motorexpertz.com),
Photo: Donny
  2009 Votes

Artikel Terkait

Komentar Anda
Guest
Butuh biaya berapa min kalo mau kya gitu
CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (33)
B. Yamaha WR 250 R (52)
C. Viar Cross X 250 SE (46)
NHK Karel 2
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !