Ini Dia Sang Penakluk Ninja?
GM Juli 2015
SSS chain
Achilles Tire
PRODUCT KNOWLEDGE
22
Mei
2014

Ini Dia Sang Penakluk Ninja?

  7366   0

Ini Dia Sang Penakluk Ninja!
 
JAKARTA, ME. Seorang rekan bertanya lewat BBM “Pilih YZF-R25 atau Nitnja 250 yah men? Bingung nih, tolong dong masukannya.” Okeh, kalau tim di redaksi dimintai pendapat, hmm... agak sulit memang memilihnya. Sebab secara apple to apple, spesifikasi keduanya hampir mirip-mirip. Bahkan, dari sisi harga pun beda-beda tipis yakni beda Rp 700 ribu saja, lebih mahal Ninja 250. Selain itu ada faktor selera juga, kan?
 
Beda Tipis
Oke, buat sedikit ngasih gambaran, karena emang si pendatang baru; YZF-R25, belom bisa 'disiksa' tim tester ME, lantaran unit tes dari YIMM juga belum siap. Nanti ya, bradsis, kalo udah ada, kita 'standing-standingin', wkwkwkw... Nah, sementara ini kita coba lihat dan bandingin dari data spesifikasi yang dirilis masing-masing ATPM motor ini.
 
Kalau soal tenaga, berdasarkan spesifikasi pabrikan, Ninja 250 (N250) memiliki ukuran diameter piston lebih besar yakni 62 mm x 41,2 mm, sedangkan R25 berukuran 60,0 x 44,1 mm. Dari angka tersebut sudah dapat dipastikan, sebenarnya baik N250 dan R25 tangguh melahap medan perkotaan ataupun diajak ber-cornering ria. Hanya saja, bobot R25 lebih ringan dibanding N250. Sedikit-banyak, tentu akan mempengaruhi. Tapi belum jelas nih bradsist, kalau diajak bermacet-macet ria, siapa duluan yang menyentuh huruf “H” alias kepanasan.
 
Nah, sekarang bicara dimensi, gak lucu aja bradsist, bisa beli motornya tapi gak nyaman dikendarai. Mulai dari panjang x lebar x tinggi, bobot keseluruhan, sampai pada posisi riding.  Sori nih, agak ngomongin postur badan, buat pengendara 165-170 cm, baik pakai R25 dan N250, masih tetap nyaman. Tapi ya itu, bobot dan jarak jok ke tanah, buat sebagian rider jadi 'perhatian khusus'. 
 
Berikutnya soal desain bodi nih. Kalo ini, jelas tergantung selera masing-masing, bradsis. R25 yang memang didaulat sebagai Baby M1 ini, nuasa sport dan racingnya kuat sekali. Sementara N250 menonjolkan lekuk-lekuk desain yang futuristik. Intinya sih, keduanya gak mengecewakan lah, bradsis. Baik desain N250 dan R25, masing-masing punya daya tarik tersendiri. 
 
Lantas soal harga, yang berselisih sekitar Rp 700 ribuan (lebih mahal N250), bisa jadi karena jagoan PT Kawasaki Motor Indonesia masih CKD (completely knock down) bradsis. Sementara R25 yang seluruhnya emang diproduksi di Indonesia. Tipis sih bedanya, tapi buat sebagian orang duit segitu kadang bisa jadi pertimbangan juga. 
 
“Jadi gue pilih yang mana nih, brad?” Setelah diiringi beberapa kali “Ping” di BBM, "Ya, lo liat aja brader, plus-minus masing-masing dari hasil gambaran ini, trus sesuain sama selera, kebutuhan dan dana yang jelas. Biar gimana, kan keputusan tetep di tangan loe juga. Karena tiap produk punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Soal selera, loe yang punya!
 
Kalo soal tenaga, tunggu hasil tes tim ME ya.. Nanti dua-duanya kita ketemuin di Sentul, nih. Hmm.... kayaknya perlu ngajak ME-Readers, nih! Ada yang mau ikutan tes bareng, bradsis? Daftar dah, di bawah ini (isi pada kolom komentar artikel ya bradsis, dengan format: Ane ikut gan! Sertai nama lengkap, alamat, nomor telepon, email dan merek/tipe motor yang dipakai sehari-hari). Nanti ME akan seleksi, buat 10 pembaca yang terpilih sesuai kualifikasi, akan kita ajak ngetes di Sentul.
 
Bradsis, R u ready?
 
 
Ini Dia Sang Penakluk Ninja!
 
Data spesifikasi Yamaha YZF-R25 vs Kawasaki Ninja 250:
Tipe mesin : 4 Langkah, 8 valve, DOHC, Berpendingin Cairan | 4-Langkah, 8 valve, DOHC, Berpendingin Cairan
Jumlah Silinder/posisi : Dua/Tegak | Dua/Sejajar
Volume Silinder : 249 cm3 | 249 cm3
Diameter X langkah : 60,0 X 44,1 mm | 62 x 41,2 mm
Perbandingan Kompresi : 11,6 : 1 | 11,3 : 1
Sistem bahan bakar : Fuel Injection | Fuel Injection
Sistem pengapian : TCI (Transistorized Control Ignition) | Digital
Tipe Busi : CR9E | N/A
Tipe Battery : GTZ8V (MF Battery 7.4 Ah) | N/A
Sistem Starter : Electric Starter | Electric Starter
Sistem Pelumasan : Basah | Basah
Kapasitas Oli mesin : Total = 2,40 L ; Berkala = 1,80 L ; Ganti filter oli = 2,10 L | N/A
Panjang x Lebar x Tinggi : 2.090 mm X 720 mm X 1.135 mm | 2.010 x 715 x 1.110 mm
Tinggi tempat duduk : 780 mm | 785 mm
Ground clearance : 160 mm | N/A
Wheel base : 1.380 mm | 1.400 mm
Caster angle : 25 derajat | 26 derajat
Trail : 95 mm | 82 mm
Daya maksimum : 26,5 KW (36 PS) @ 12.000 rpm | 23.5 kW (32 PS) @ 11,000 rpm
Torsi maksimum : 22,6 Nm @ 10.000 rpm | 21.0 Nm / 10,000 rpm
Berat Isi : 166 kg | 172 kg / 174 kg (ABS)
Kapasitas Tangki : 14,3 L (Res : 3 L) | 17 L
Tipe Rangka : Diamond | Tube Diamond, Steel
Tipe Transmisi : Manual, 6-percepatan | Manual, 6-percepatan
Tipe Kopling : Basah, Kopling manual , Multiplat | N/A
Ban Depan & Belakang : Tubeless 110/70-17 M/C (54S) & 140/70-17 M/C (66S) | Tubeless 110/70-17 M/C (54S) & 140/70-17 M/C (66S)
Rem Depan & Belakang : Cakram Floating 298 mm, Piston Ganda & Cakram 220 mm Piston Tunggal | Cakram 290 mm, Piston Ganda & Cakram 220 mm, Piston Ganda
Suspensi Depan : Telescopic Fork (diameter 41 mm) | Telescopic Fork (diameter 37 mm)
Suspensi Belakang : Monocross Suspension | Uni-Track Sistem dengan Model Gas-Shock dan 5-tingkat penyetelan
Lampu depan : DC Halogen 12V,55W (H7) | N/A
Lampu belakang : LED | N/A
 
Text: Iman (iman@motorexpertz.com)| Photo: Istimewa| Join us on fanpage: Motorexpertz and twitter: @MotorExpertz

  203 Votes

Artikel Terkait

CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (19)
B. Yamaha WR 250 R (49)
C. Viar Cross X 250 SE (34)
KYT Helmet
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !