Karburator VS Injeksi, Mana Lebih Efisien?
GM Juli 2015
SSS chain
Achilles Tire
KNOWLEDGE
16
Ags
2014

Karburator VS Injeksi, Mana Lebih Efisien?

  25384   4
Biar Gak Gaptek, Pahami Perbedaan Karburator Vs Injeksi
Biar Gak Gaptek, Pahami Perbedaan Karburator Vs Injeksi
karburator tipe PE
karburator tipe PE
sistem injeksi
sistem injeksi

JAKARTA, ME. Ngomongin soal karburator dan injeksi, pastinya dua kata ini udah enggak asing lagi didenger brader n sista. Nah, dua teknologi yang diterapkan pada kendaraan bermotor ini punya beberapa perbedaan yang sangat menonjol. Pasti pernah denger dong, kalo teknologi injeksi lebih irit dari karburator? Kenapa bisa gitu? Mari kita bahas!

Karburator adalah alat pencampur udara plus bahan bakar dalam sistem pembakaran di ruang bakar motor (pengabutan). Logikanya gini bradsis, jumlah pemasukan bensin ditentukan dengan kevakuman yang terjadi di dalam barrel dari karburator. Kevakuman ini akan sangat berbeda-beda, tergantung besarnya volume silinder dan kecepatan putaran mesin. Semakin besar kevakuman yang terjadi, maka akan makin besar pula bensin yang terisap masuk ke dalam ruang bakar. Tapi jangan salah bradsis, jumlah bensin yang terisap masuk, belum tentu semuanya terbakar. Artinya, bahan bakar tidak terbakar sepenuhnya, sehingga tidak adanya tambahan tenaga. Selain itu bensin yang tidak terbakar ini akan menimbulkan asap. 

Injeksi atau fuel injection adalah sebuah sistem mekanis yang menggunakan teknologi pengontrol yang befungsi mengatur udara dan pasokan bensin ke dalam ruang pembakaran secara efektif dan efisien. Sistem injeksi ini telah dilengkapi sensor yang akan mengatur debit udara dan bensin yang telah tercampur secara homogen sesuai kebutuhan dan keadaan mesin saat beroperasi.

Nah sekarang brader n sista udah paham dong, cara kerja karburator dan injeksi secara sederhana, seperti apa? Sekarang kita simpulin, perbedaan antara karburator dan injeksi. Jika dengan teknologi injection, maka tidak ada bahan bakar (bensin) yang sia–sia saat terjadi proses pembakaran di dalam ruang bakar mesin. Sehingga dapat menghasilkan tenaga yang maksimal. Selain itu juga emisi gas buang yang dihasilkan dari knalpot akan tetap ramah lingkungan. Jika dengan karburator bahan bakar (bensin) tidak terbakar sepenuhnya (secara sempurna) maka akan menimbulkan asap pada gas buang (knalpot).

Jadi dari kesimpulan di atas brader n sista bisa pilih nih, lebih baik mana, penggunaan sistem pengolah bahan bakar dan udara, antara teknologi karburator atau injeksi. Terutama dalam hal ramah lingkungan.

Text: kelix (andrimotorxpertz@gmail.com),
Text editor: By-You (redaksi@motorexpertz.com),
Photo: Dok. ME
  506 Votes

Artikel Terkait

Komentar Anda
Guest
siiippp infonyahh... kalo ane pilih karbu aja dah, gampang ngopreknya gan..
Guest
Balik lagi ke isi kantong. Injeksi irit sih, tapi katanya, kalo bensin kosong sekali bisa ngerusak sensor-sensor. Otomatis, harus rajin ngisi bensin, plus kalo sampai kejadian yang katanya sampai eror gitu sensornya, biayannya cukup gede juga. Jadi, pilihan karbu, lebih dari efisien dalam perawatannya.
Guest
Karbuuu Donggg , Emg markotopppp
Guest
Injeksi dong gannn....kan emang eranya ke sana. Masak mau balik lagi? Mundur dongggggg kalo gitu..gak maju2
CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (19)
B. Yamaha WR 250 R (49)
C. Viar Cross X 250 SE (34)
KYT Helmet
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !