Berbeda dari Assen 2013, Rossi Anggap Misano Bukti Kerja Keras
GM Juli 2015
Dunia Scooter Magazine
Achilles Tire
MOTOGP
15
Sep
2014

Berbeda dari Assen 2013, Rossi Anggap Misano Bukti Kerja Keras

  6926   0
Berbeda dari Assen 2013, Rossi Anggap Misano Bukti Kerja Keras
Berbeda dari Assen 2013, Rossi Anggap Misano Bukti Kerja Keras

MISANO, ME. Akhirnya, Valentino Rossi berhasil raih kemenangan pertamanya di musim 2014 ini, bradsis. Tepat saat MotoGP digelar di negaranya sendiri, di sirkuit Misano, Italia. Kemenangan kali dianggapnya berbeda dibanding kemenangan tahun lalu di Assen. Kemenangan di Misano adalah bukti kerja keras..
 
Meskipun sempat kecewa dengan hasil pada sesi Free Practice hari pertama, Rossi mampu meningkat dengan cepat. Keluar sebagai yang tercepat ketiga saat sesi kualifikasi, dan tercepat pertama saat sesi warm-up.
 
"Saya merasa sebagai Valentino terbaik dalam karir saya. Saya tidak merasa lebih lambat dibanding ketika saya memenangkan 10 atau 11 seri dalam satu musim. Masalah terbesar kali ini adalah lawan-lawan saya lebih kuat, mereka lebih muda, mereka adalah generasi berikutnya. Mereka lebih profesional dan lebih fokus," ungkap Rossi yang terakhir kali meraih kemenangan di Misano pada 2009.
 
Tapi Rossi udah paham bahwa peluangnya untuk bisa menang udah kelihatan sejak sesi kualifikasi dan warm-up. Ditambah lagi, Marquez yang udah menangin 10 seri tampil buruk kali ini. Motivasi untuk bisa ngalahin Marquez pun sedikit terbuka. Makin jelas bahwa dalam balapan, apapun bisa terjadi, bradsis.
 
Rekan setimnya, Jorge Lorenzo, udah diwaspadai bakal ngasih perlawanan ketat. Pasalnya, Lorenzo juga menggunakan ban hard untuk bagian depan, seharusnya bisa mengejar saat di akhir-akhir balapan, dibanding Rossi yang memilih ban medium. Nyatanya, Lorenzo malah tertinggal sekitar 2.3 detik di belakang Rossi.
 
"Jika memikirkan ini terjadi lima tahun setelah kemenangan saya di Misano, dimana kala itu saya bersaing ketat dengan Lorenzo, saya sangat bangga, karena saya bekerja keras untuk bisa ada di sini," ujar Rossi yang udah mengoleksi 81 kemenangan di kelas premier.
 
Tahun lalu, Rossi cuma bisa menang sekali, saat di sirkuit Assen, Belanda. Waktu itu, kepala mekaniknya masih Jeremy Burgess, bradsis. Tahun ini udah berganti dengan Silvano Galbusera, dan Rossi sempat khawatir gak bisa nyicipin kemenangan lagi. 
 
"Saya senang karena ini adalah kemenangan yang kuat, yang saya raih secara bertahap. Setiap Minggu selalu sulit, untuk bersaing dengan mereka, tapi saya selalu percaya momen ini bisa terwujud. Kemenangan di Assen lebih kepada kejutan, karena saat itu Lorenzo juga baru saja mengalami patah tulang selangka. Tapi kali ini, saya lebih cepat dan lebih kuat," papar Rossi.

Text: Donny (donny@motorexpertz.com),
Photo: yamahamotogp.com
  243 Votes

Artikel Terkait

CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (19)
B. Yamaha WR 250 R (49)
C. Viar Cross X 250 SE (34)
KYT Helmet
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !