Monggo Dipilih, Dua Cara Penanganan CVT Vespa LX 150 Gredek-gredek
GM Juli 2015
Pameran Otomotif Surabaya 2016
Achilles Tire
ANEKA TIPS
04
Nov
2014

Monggo Dipilih, Dua Cara Penanganan CVT Vespa LX 150 Gredek-gredek

  119201   2
Kampas Kopling bawaan agak keras, jadi disinilah amal mula terjadi gredek
Kampas Kopling bawaan agak keras, jadi disinilah amal mula terjadi gredek
rumah kopling pun akan terkikis akibat kampas kopling bawaan bermaterial keras
rumah kopling pun akan terkikis akibat kampas kopling bawaan bermaterial keras
Penangannya pakai punya Malossi
Penangannya pakai punya Malossi
Ketika per CVT akan dipasangkan
Ketika per CVT akan dipasangkan

TANGERANG SELATAN, ME. Paling gak nyaman kalo punya motor dirasa gak enak buat dibesut. Apalagi, ketika gas baru dibuka setengah dan rpm masih belum tinggi, pas mau dibuka dibetot gasnya, terdengar suara gredek-gredek gitu. Hal seperti itu sering dikeluhkan oleh pengguna Vespa 4-tak, bradsis.
 
Vespa 4-tak emang oke banget tampilannya. Di Indonesia, antusias brader n sista sangat tinggi terhadap motor ini, komunitas pengguna LX 150 ini pun udah menyebar di mana-mana, bradsis.
 
Namun, acap kali Vespa 4-tak tersebut sering mengalami gejala terdengar suara gredek-gredek pada sektor CVT. Seperti LX 150 yang mampir ke bengkel Pro Scooter di daerah Bintaro ini. Gejalanya CVT seperti ini terjadi karena kampas kopling bawaannya bermaterial keras, dan gesekannya mengakibatkan rumah CVT jadi terkikis.
 
"Hal seperti itu yang mengakibatkan suara gredek-gredek pada Vespa," ujar Kusdi, mekanik Pro Scooter yang bermarkas di Jl. Tegal Rotan Raya No.6, Bintaro, Tangerang Selatan (0815-10444444).
 
Ada dua cara mengantisipasi agar enggak terdengar suara kasar seperti itu lagi, bradsis. Tapi sebelumnya, sediakan dulu perabotannya, seperti kunci T8, obeng plus (+), serta kunci shock 18 dan 19 untuk membuka cover CVT.
 
Setelah perabotannya udah siap dan sudah terbuka cover CVT-nya, penanganan pertamanya adalah amplas bagian kampas koplingnya, dan ganti per CVT dengan part after market Taiwan punya.
 
"Dengan cara seperti ini, biasanya gak lama akan terdengar bunyi kasar lagi. Paling hanya 2 sampai 3 bulan pemakaian, gak lama akan balik lagi ke bengkel. Tapi lebih efisien dan hemat," ujar Kusdi.
 
"Kalo emang mau tahan lama dan awet, pakai per kopling, per CVT, dan kampas kopling dari Malossi, karena materialnya sangat beda sekali. Kalo punya Malossi, kampas koplingnya lebih halus. Jadi, tidak membuat rumah kopling terkikis parah ketika terjadi perputaran. Apalagi, ketika mesin dihidupkan, perputarannya sama dan per CVT lebih tinggi dari ukuran standar. Jadi, ketika di RPM bawah, gak akan ada suara gredek, malah bisa menambah performa," papar Kurdi.
 
Referensi Harga Paket Spesial:
Per kopling Malossi Rp. 175.000 
Per CVT Malossi Rp. 225.000
Kampas Kopling Malossi Rp. 1.550.000
 
Sekarang tinggal pilih aja deh, mau yang hemat tapi gak tahan lama, apa mau mahal tapi lebih awet? Semuanya tergantung dari brader n sista aja..

Text: Rendi (rendimotorexpertz@gmail.com),
Text editor: Donnyantoro,
Photo: Kelik
  670 Votes

Artikel Terkait

Komentar Anda
Guest
boljug Ren info nya... lanjutkan (y)
Guest
belinya di mana ya?
CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (18)
B. Yamaha WR 250 R (48)
C. Viar Cross X 250 SE (34)
KYT Helmet
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !