RSA Indonesia: Mereka Berteriak Ketika Beban Bertambah Berat
GM Juli 2015
SSS chain
Achilles Tire
ME-UPDATE
18
Nov
2014

RSA Indonesia: Mereka Berteriak Ketika Beban Bertambah Berat

  7671   0
RSA Indonesia: Mereka Berteriak Ketika Beban Bertambah Berat
RSA Indonesia: Mereka Berteriak Ketika Beban Bertambah Berat
RSA Indonesia: Mereka Berteriak Ketika Beban Bertambah Berat
RSA Indonesia: Mereka Berteriak Ketika Beban Bertambah Berat
RSA Indonesia: Mereka Berteriak Ketika Beban Bertambah Berat
RSA Indonesia: Mereka Berteriak Ketika Beban Bertambah Berat
RSA Indonesia: Mereka Berteriak Ketika Beban Bertambah Berat
RSA Indonesia: Mereka Berteriak Ketika Beban Bertambah Berat
RSA Indonesia: Mereka Berteriak Ketika Beban Bertambah Berat
RSA Indonesia: Mereka Berteriak Ketika Beban Bertambah Berat
RSA Indonesia: Mereka Berteriak Ketika Beban Bertambah Berat
RSA Indonesia: Mereka Berteriak Ketika Beban Bertambah Berat
RSA Indonesia: Mereka Berteriak Ketika Beban Bertambah Berat
RSA Indonesia: Mereka Berteriak Ketika Beban Bertambah Berat
RSA Indonesia: Mereka Berteriak Ketika Beban Bertambah Berat
RSA Indonesia: Mereka Berteriak Ketika Beban Bertambah Berat

JAKARTA, ME. Road Safety Association (RSA) Indonesia sukses menggelar aksi simpatik di enam kota berbeda, Minggu (16/11), bradsis. Aksi ini ditunjukkan buat para korban kecelakaan lalu lintas, khususnya untuk di seluruh dunia dan bertajuk ‘World Day Of Remembrance (WDOR) for Road Traffic Victims’ alias hari perenungan korban kecelakaan dunia, bradsis.

Aksi ini dibuat dengan tujuan yang tak lain adalah agar jumlah korban dan fatalitas kecelakaan, baik dalam maupun luar Indonesia, semakin menyusut seiring dengan kesadaran para pengguna kendaraan di dunia. Karenanya, dampak pun terjadi pada kerugian finansial bagi keluarga korban, bradsis.

“Kami ingin jumlah korban dan fatalitas kecelakaan terus bisa menurun. Saat ini, kecelakaan sudah menambah beban berat korban maupun keluarga korban. Sekitar 60% keluarga korban kecelakaan terkena dampak finansial,” kata Edo Rusyanto, ketua Road Safety Association (RSA) Indonesia di sela aksi damai WDOR 2014.

Selama satu hari penuh, aksi ini serentak digelar pada waktu pagi hari dan sore hari, bradsis. Gelombang pertama digerakkan di empat kota Indonesia, di antaranya Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Kudus. Sementara dua kota lainnya, yaitu Palembang dan Padang, berlangsung pada sore harinya.

Di Jakarta misalnya, suara-suara beriringan diteriaki para relawan RSA Indonesia. Mereka tergabung dalam “Indonesia Ayo Berlalu Lintas” (IABL), yang hadir di pagi hari itu. Tapi sebelumnya, mereka kompak mengajak seluruh peserta yang hadir untuk merenungkan sejenak, berdo’a bersama dan berharap angka kecelakaan, khususnya di Indonesia, dapat mengecil. Hal serupa juga dilakukan di lima kota lainnya, bradsis.

Asal brader n sista tahu aja, nih. Di Indonesia, setiap harinya ada 70-an jiwa tewas akibat kecelakaan di jalan. Angka tersebut sama aja dengan tiga orang tiap jam. Sementara di dunia, tiap jam sekitar 141 jiwa tewas akibat kecelakaan. Bayangin aja, bradsis, itu baru setiap jam belum terhitung satu hari (1 x 24 jam).

Aksi simpatik WDOR yang digagas RSA Indonesia ini juga dibalut dengan beberapa kegiatan. Contohnya seperti di Jakarta, di mana aksi bincang pagi yang melibatkan wakil IABL Yulian Warman, Kasundit Dikyasa Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Warsinem, Direkrorat Keselamata Transportasi Darat Kemenhub Yani, dan Ketua Umum RSA Indonesia Edo Rusyanto.

Enggak hanya itu, kegiatan juga dilengkapi dengan longmarch di Car Free Day (CFD), tepatnya di Bundaran HI, Jakarta, dan aksi pembagian buku panduan keselamatan di jalan. Di Bandung juga menggelar aksi yang serupa di kawasan CFD, Dago. Selain aksi bentang spanduk dan interaksi, aksi simpatik di Bandung juga diselingi kuis bernuansa keselamatan jalan yang ngelibatin warga sekitar.

“Di Yogyakarta kami juga melakukan longmarch serta membentangkan spanduk pesan keselamatan jalan. Kegiatan dimulai dari pukul 06.00 pagi,” papar Ali Syahid, koordinator Kulo Bikers Sanes Gankster di Yogyakarta.

Text: Dimas (dimasmotorexpertz@gmail.com),
Text editor: Donnyantoro,
Photo: Istimewa
  278 Votes

Artikel Terkait

CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (20)
B. Yamaha WR 250 R (51)
C. Viar Cross X 250 SE (37)
KYT Helmet
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !