Impresi ME, Vario 125 eSP: Stabil dan Gak Berisik, Handling Makin Asyik!
FDR Zevo
SSS chain
Corsa Ekonomis
FIRST RIDE
16
Jan
2015

Impresi ME, Vario 125 eSP: Stabil dan Gak Berisik, Handling Makin Asyik!

  80059   0
test-ride-New-Vario-125-eSP-15-1-2015
test-ride-New-Vario-125-eSP-15-1-2015
tampak-samping-saat-test-ride-New-Vario-125-eSP-15-1-2015
tampak-samping-saat-test-ride-New-Vario-125-eSP-15-1-2015
tampak-belakang-saat-test-ride-New-Vario-125-eSP-15-1-2015
tampak-belakang-saat-test-ride-New-Vario-125-eSP-15-1-2015

JAKARTA, ME. Tim ME juga berkesempatan ngetest All New Honda Vario 125 eSP nih, bradsis. Bertempat di Parkir Timur Senayan, Jakarta (15/1), PT Astra Honda Motor (AHM) mengajak rekan-rekan media untuk ngetest langsung kemampuan Vario 125 eSP dan Vario 150 eSP. Dengan kondisi aspal yang becek dengan sisaan air hujan, test ride masih terus berjalan. Gak ada yang mau ketinggalan untuk nyobain skutik keren ini, bradsis..

Test rider ME berbadan cungkring (175/54) mencoba New Vario 125 eSP. Dengan tampilan berbeda, Vario 125 eSP ini lebih sporty dari versi pendahulunya. Warna yang disajikan juga lebih tegas, dengan warna yang simple (hitam-merah-biru), cocok deh buat brader n sista yang suka bergaya muda.

Langsung pake apparel, duduk di atas motor, hal yang pertama test rider ME liat pada bagian panel indikator ada yang berbeda, bradsis. Fitur Idling Stop System (ISS) tampil di spedometer ini. ISS bakal bikin mesin motor mati saat berhenti lebih dari 3 detik. Untuk nyalainnya lagi, loe tinggal plintir gas aja, bradsis. Teknologi ini yang diklaim bisa mencegah bahan bakar terbuang percuma.

Untuk brader n sista yang postur badannya tidak terlalu tinggi, pasti agak sedikit jinjit. Pasalnya, jok Vario 125 eSP sedikit lebar, gak jauh berbeda dari Vario series lainnya. Tapi meskipun tampilannya sedikit terlihat besar, ternyata nggak berat-berat amat kok, bradsis..

Saat kunci berada di posisi ON dan electric starter dinyalakan, suaranya halus, bradsis. Karena mesinnya juga sudah menggunakan ACG Starter, jadi gak seperti keluaran sebelumnya yang selalu bunyi “cekikikik”.

Langsung buka gas dengan tarikan awal hingga akhir, rasanya hampir sama dengan Vario sebelumnya. Untuk mendapatkan hasil maksimal, wajib mengurut gas, tipikal mesin matik injeksi lah..

Tapi kalo urusan handling-nya.. Wooww, mantap bradsist!! Terasa saat menikung dan putar balik pada track yang basah, motor masih dapat melaju stabil. Data yang tim ME dapat, pelek yang ditemplokin di Vario 125 eSP ini lebih lebar dari sebelumnya. Pelek yang terbaru berpalang 10 ini memiliki ukuran lebar 1.85 inci untuk depan dan belakang 2.15 inci.

Untuk pengereman, Vario 125 eSP ini dilengkapi dengan Combi Brake System (CBS). Jadi, loe gak perlu lagi menekan kedua tuas rem, cukup dengan menarik tuas kiri, motor loe berhenti gak jauh dari saat loe narik tuas rem.

Beralih ke suspensi, sayangnya area test ride yang disediain AHM gak lengkap nih, bradsis. Gak ada rintangan jalan bumpy, tapi ME yakin perubahannya gak signifikan dibanding Vario series lainnya.

Konsumsi bahan bakar pada Vario 125 eSP ini tercatat paling irit di kelasnya, yaitu 59,5 km/liter dengan penggunaan Idling Stop System. Tapi itu kalo menurut hasil test intern dari AHM lho, bradsis. Tim ME nanti bakal menguji juga konsumsinya, tenang aja..

Wajar juga kalo Honda melonjakkan harga Rp 200 – 300 ribu dari versi sebelumnya. Toh, loe udah dapet beberapa paket teknologi Honda yang canggih, mulai dari eSP, Idling Stop System, Combi Brake System, warna dan tampilan body terbaru. Untuk tipe CBS dibanderol dengan harga Rp 16,9 juta (OTR Jakarta) dan CBS-ISS dengan harga Rp 17,5 juta (OTR Jakarta).

Data spesifikasi Honda Vario 125 eSP:

Dimensi

Panjang X Lebar X Tinggi : 1.921 x 683 x 1.096 mm

Jarak Sumbu Roda : 1.280 mm

Jarak terendah ke tanah : 135 mm

Berat kosong : 109 Kg

Kapasitas tangki bahan bakar : 5,5 liter bahan bakar

 

Rangka

Rangka : Tulang punggung

Tipe suspensi depan : Teleskopik

Tipe suspensi belakang : Lengan ayun dengan shockbreaker tunggal

Ukuran Ban Depan: 80/90 - 14 M/C 40P (tanpa ban dalam)

Ukuran Ban Belakang : 90/90 - 14 M/C 46P (tanpa ban dalam)

Rem Depan : Cakram hidrolik, dengan piston tunggal

Rem Belakang : Tromol - sistem pengereman CBS

 

Mesin

Kelas : 125

Volume Langkah : 124.8 cc

Diameter X Langkah : 52,4 x 57,9 mm

Perbandingan Kompresi : 11,0 :1

Daya Maksimum : 8,3 kW / 8.500 rpm

Torsi Maksimum : 10,8 N.m / 5.500 rpm

Kapasitas Minyak Pelumas Mesin: 0,8 liter pada penggantian periodik

Tipe Kopling : Otomatis, sentrifugal, tipe kering

Tipe Transmisi : Otomatis, V-Matic

Pola Pengoperan Gigi : Otomatis

Tipe Starter : Pedal dan elektrik

Kelistrikan : Tipe Battery

Battery 12V-5Ah, tipe MF

Busi : ND U27EPR-9, NGK CPR9EA-9

Pengapian : Full Transisterized, Baterai

Text: Arbi (arbi.motorexpertz@gmail.com),
Text editor: Donnyantoro,
Photo: Iman
  1298 Votes

Artikel Terkait

CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (33)
B. Yamaha WR 250 R (51)
C. Viar Cross X 250 SE (45)
NHK Karel 2
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !