Sekarang Parkir di Jakarta Udah Gak Perlu Ngeluarin Receh Lho!
FDR Zevo
SSS chain
Corsa Ekonomis
ME-REVIEW
03
Feb
2015

Sekarang Parkir di Jakarta Udah Gak Perlu Ngeluarin Receh Lho!

  16407   0
tempat pembayaran parkir non-tunai
tempat pembayaran parkir non-tunai
penggunaan pada mesin paarkir
penggunaan pada mesin paarkir
pembayaran dengan menggunakan kartu e-money dan mendapat kan struk parkir.
pembayaran dengan menggunakan kartu e-money dan mendapat kan struk parkir.

JAKARTA, ME. Loe semua sekarang mesti hati-hati kalo parkir motor di Jl.H. Agus Salim atau biasa kita kenal dengan Jl. Sabang, bradsis. Bukan karena rawan atau serem lho, tapi parkiran di sana udah menggunakan mesin transaksi non-tunai atau harus menggunakan kartu E-Money (uang elektronik) untuk pembayaran parkir sejak Kamis (29/1).

Emang sih, masih dalam bentuk sosialisasi untuk penggunaan E-Money, karena juru parkir di sana masih menyiapkan uang koin untuk ditukarkan. Namun, penyediaan koin ini pun juga dibatesin dengan batas waktu 1 minggu, bradsis.

Selanjutnya, brad n sist wajib menggunakan uang elektronik untuk membayar meteran parkir di Jl. Sabang. Penyedia layanan ini beragam, yakni kartu Tapcash BNI, Mandiri E-money, BRI Brizzi, Mega Cash Bank Mega, Flazz BCA, dan Bank DKI JakCard.

Caranya gampang kok, bradsis! Setelah loe parkir motor, langsung deh menuju mesin transaksi yang ada di sekitar parkiran, setelah itu ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Tempelkan kartu E-Money pada mesin di tempat yang tersedia.
  2. Pilih tipe kendaraan yang loe gunakan, mobil/motor/bus.
  3. Input nomer polisi kendaraan yang loe parkir.
  4. Input durasi waktu parkir dan akan keluar total biaya parkir.
  5. Di monitor akan ada tampilan konfirmasi, jangan langsung pergi, bradsist.
  6. Struk bukti parkir akan keluar dari mesin dan loe simpen baik-baik, jangan sampai hilang yah.

Biasanya, saat loe memarkirkan kendaraan, juru parkir seperti Bapak Yusuf yang tim ME temui di parkiran Jl. Sabang, dia akan mengingatkan untuk membayar parkir di mesin elektronik dan menyimpan bukti tanda parkir (struk), atau mungkin kalo loe mau minta ajarin juga boleh kok, bradsis.

“Untuk biaya parkir kendaraan bermotor, Rp 2000 per jam, dan untuk mobil Rp 5000 per jam,” ucap sang juru parkir, M. Yusuf.

Menurut kabar berita, meteran parkir elektronik seperti ini bakal diterapkan di beberapa wilayah di DKI Jakarta, bradsis. Sebelum ketinggalan, ada baiknya dipersiapin sekarang deh..

Text: Arbi (arbi.motorexpertz@gmail.com),
Text editor: Donnyantoro,
Photo: Arbi
  588 Votes

Artikel Terkait

CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (33)
B. Yamaha WR 250 R (51)
C. Viar Cross X 250 SE (43)
NHK Karel 2
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !