Perang Big Skutik, Loe Pilih yang Mana, Bradsis?
GM Juli 2015
SSS chain
Achilles Tire
ME-REVIEW
24
Feb
2015

Perang Big Skutik, Loe Pilih yang Mana, Bradsis?

  132361   1
Perang Big Skutik, Loe Pilih yang Mana, Bradsis?
Perang Big Skutik, Loe Pilih yang Mana, Bradsis?

JAKARTA, ME. Seorang sobat kental bela-belain datang berkunjung ke markas besar ME hanya mau bilang, “Brooo, gue pengen beli motor matik premium biar kayak orang-orang,” buka teman dengan karakter khas wilayah Sumatera tapi dengan nada lemah lembut. Buset Bang, pasar motor matik sekarang lagi lucu-lucunya, kayak iklan ulet ijo cari pucuk teh, yang lebih spesifik dong maunya kayak apa?!
 
Direntang harga Rp 20 – 55 juta
“Pokoknya, budget bisa diatur, asal gak sampai Rp 60 jutaan,” sambung pria gagah yang namanya minta dirahasiakan, lantaran takut ngetop, bukan karena target debt collector kartu kredit.
 
Owalah, okeh deh kalo emang budget loe segitu, bisa kita jembrengin, kali aja ada yang sreg di hati. Nih ya Bang, loe simak baik-baik.. Tersebar 4 merek motor matik premium. Berbaris rapih, ada Yamaha NMAX, Honda PCX150, Suzuki Burgman 200, dan Benelli Zafferano. Tapi untuk dua merek terakhir, kapasitas mesinnya 200 dan 250 cc. 
 
Yamaha NMAX vs Honda PCX150
Dari segi tampilan, antara Yamaha NMAX dan Honda PCX150 sama-sama memiliki body yang besar. Keduanya mengusung mesin 150 cc dengan model yang elegan, bikin cewek-cewek menjerit deh bang, hehehe..
 
Di atas kertas, cc Yamaha NMAX tertulis 155 cc, berpendingin cairan, 4-langkah, dan SOHC. Sedangkan Honda PCX150, di atas kertas tertulis 153 cc, berpendingin cairan, 4-langkah, dan SOHC. Yamaha NMAX dilengkapi dengan teknologi mesin Yamaha Blue Core, sedangkan Honda PCX150 menggunakan teknologi PGM-FI dan eSP (Enhanced Smart Power). Kedua teknologi tersebut diklaim memiliki kelebihan, yakni lebih hemat bahan bakar dan lebih bertenaga. Jadi, Abang gak repot ketergantungan BBM.
 
Masih kurang? Neh bang, fitur lainnya. Dimensi Yamaha NMAX lebih besar dan lebih tinggi, dengan panjang 1.955 mm, lebar 740 mm, dan tinggi 1.155 mm. Lain lagi ceritanya dengan Honda PCX150 yang memiliki panjang 1.931 mm, lebar 737 mm, dan tinggi 1.103 mm.
 
Sekarang kita bicara bobot, Bang. Honda PCX150 memiliki berat kosong 131 kg, lebih berat 5 kg dari Yamaha NMAX yang hanya 127 kg. Untuk volume tangki bahan bakar, Yamaha NMAX bisa nampung 6,6 liter, sedangkan Honda PCX150 lebih besar, yakni 8 liter.
 
Percuma ada embel-embel premium kalau gak ngomong tenaga. Yamaha NMAX memiliki tenaga lebih besar dibanding dengan Honda PCX150. Menurut catatan di kertas, Honda PCX150 memiliki tenaga 13 hp di putaran 8,500 rpm dan torsi maksimumnya mencapai 13,7 Nm pada putaran 5,500 rpm. Sedangkan NMAX, tenaganya mencapai 14,8 hp pada putaran 8000 rpm dan torsi maksimumnya mencapai 14,4 Nm pada putaran 6000 rpm.
 
Untuk sistem pengereman, Yamaha NMAX udah dilengkapin disc brake depan-belakang dan ABS. Sedangkan Honda PCX150, disc brake depan dan tromol untuk belakang. Harga Yamaha NMAX lebih murah dibandingkan Honda PCX150 yang mencapai Rp 39,8 juta, NMAX dibanderol Rp 27,4 juta (OTR Jakarta).
 
Suzuki Brugman vs Benelli Zafferano 
Nah, sekarang kita bahas Burgman 200 dan Benelli Zafferano. Model yang dirasa sebanding karena dari segi dimensi, beti alias beda tipis. Suzuki Burgman 200 memiliki dimensi panjang 2.055 mm, lebar 740 mm, dan tinggi 1.355 mm. Sementara wheelbase 1.465 mm dan ground clearance 130 mm, serta jarak jok ke tanah 735 mm. Skutik dengan bobot 163 kg ini memiliki kapasitas tangki bensin mencapai 10,5 liter.
 
Sementara Zafferano, memiliki dimensi panjang 2.168 mm, lebar 796 mm, tinggi 1.434 mm, dengan wheelbase 1.488 mm. Sementara ground clearance motor matik yang berbobot 155 kg ini mencapai 103 mm.
 
Gak berhenti sampai di situ aja, keduanya memiliki ruang bagasi yang luas, bahkan loe bisa masukin dua helm sekaligus. Selain itu, terdapat ruang penyimpanan cukup besar yang terletak di dek depan, tepatnya di bawah speedometer.
 
Dari sisi mesin, Burgman 200 menggunakan mesin 4-langkah, silinder tunggal, SOHC, berpendingin cairan, dengan kapasitas 200 cc. Sedangkan Zafferano, dipersenjatai mesin 4-langkah, satu silinder, dengan pendingin air, dan berkubikasi 249,7 cc. Di atas kertas, tercatat tenaganya hingga 14,62 kW dengan torsi puncak 20,83 Nm. Bedanya, Suzuki Burgman 200 statusnya CBU, dengan negara asal Thailand. Sedangkan Zafferano, diproduksi secara lokal dengan sistem Completely Knock Down (CKD), itu yang membuat harga Benelli Zafferano berada di bawah Suzuki Burgman 200, yakni Rp 36 juta, sedang Suzuki Burgman yang dapat dipinang dengan harga Rp 54 juta.
 
Noh Bang, jadi loe mau beli yang mana itu selera loe dah. Sengaja kita gak masukin skutik premium CBU Yamaha T-Max, soalnya rentang harganya gak masuk, Bang. Nanti abang malah susah tidur lagi..hehehe..

Text: Iman (iman@motorexpertz.com),
Photo: Dok. ME
  773 Votes

Artikel Terkait

Komentar Anda
Guest
Generic Dutasteride Amoxicillin Small Intestine Overgrowth Syndrome viagra Acheter Du Clomid En Bus Cytotec Livraison Rapide
CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (20)
B. Yamaha WR 250 R (51)
C. Viar Cross X 250 SE (37)
KYT Helmet
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !