Susah Dapat Grip, Hasil Latihan Hari Pertama Berantakan
FDR Zevo
SSS chain
Corsa Ekonomis
MOTOGP
18
Apr
2015

Susah Dapat Grip, Hasil Latihan Hari Pertama Berantakan

  10952   0
Susah Dapat Grip, Hasil Latihan Hari Pertama Berantakan
Susah Dapat Grip, Hasil Latihan Hari Pertama Berantakan

TERMAS DE RIO HONDO, ME. Biasanya, hasil Free Practice (FP) itu nama-nama tim pabrikan selalu mengisi papan atas, bradsis. Tapi berbeda dengan FP hari pertama jelang seri ketiga di sirkuit Termas de Rio Hondo, Argentina. Hasilnya berantakan, karena nama-nama tim pabrikan terpental semua dari barisan atas..
 
Sebut aja nama-nama pembalap yang diunggulin, seperti Marc Marquez, Jorge Lorenzo, dan Valentino Rossi. Ketiga pembalap pabrikan yang diunggulin banyak brader n sista ini sulit masuk lima besar pada FP1, baru pada FP2 ketika grip sirkuit meningkat, catatan waktu mereka juga ikut meningkat.
 
Marquez ngebeberin bahwa kunci untuk balapan di sini adalah memahami evolusi dari grip level pada trek ini, bradsis. Meskipun sirkuit bukan dalam kondisi terbaik, tapi Marquez tetap enjoy jalanin FP di hari pertama. Perlahan tapi pasti, performanya juga meningkat.
 
Lorenzo sendiri paling mentok ada di posisi keenam, bradsis. Meski begitu, Lorenzo dan timnya gak punya kendala apa-apa dari motornya. Baik dengan ban hard atau soft, Lorenzo bisa bawa motor dengan pede, apalagi dengan ban hard. Sekarang, timnya tinggal nyari setting yang pas untuk ban soft.
 
Nah, Rossi sendiri paling jauh nih, cuma bisa naik ke posisi kesembilan di FP2 dari posisi keempatbelas di FP1. "Masalah terbesar adalah ban, dimana kami masih harus memutuskan kompon apa yang akan dipakai untuk depan dan belakang. Kami juga harus meningkatkan balance dan setting motor," ujar Rossi.
 
Paling luar biasa adalah duo Ducati, yakni Andrea Iannone dan Andrea Dovizioso, bradsis. Di FP1, dimana banyak pembalap yang mengeluh tentang grip yang gak maksimal, Iannone dan Dovi malah mampu berada di posisi kedua dan ketiga. Di FP2, Iannone konsisten di posisi kedua, sementara Dovi turun jadi kelima.
 
Meski ada di posisi kedua, Iannone pesimis bisa bersaing 100 persen dengan Marquez, Dovi, Lorenzo, dan Rossi. Ditambah lagi, saat FP1 mesin Desmosedici GP15 miliknya juga bermasalah, bradsis. Sementara Dovi, sebenarnya trek yang licin ini juga ngasih masalah berarti baginya, khususnya ketahanan ban. Pasalnya, motornya bisa aja dipacu dengan kencang, tapi dengan begitu performa ban sendiri bisa menurun drastis dan gak bisa bertahan untuk satu balapan penuh.
 
Paling luar biasa lagi adalah Aleix Espargaro, bradsis. Pasalnya, pembalap pabrikan Suzuki ini berhasil akhiri FP hari pertama di posisi puncak. Bahkan, gap dengan pembalap yang berada tepat di belakangnya pun terpaut hingga 0,5 detik. "Layout trek ini sangat bagus untuk Suzuki. Hanya ada satu tikungan dimana saya merasakan chatter yang parah, tapi di tikungan lainnya motor kami mampu melewatinya dengan baik," ungkap Aleix.
 
Masalah grip aspal juga ngasih dampak besar untuk Aleix, bradsis. Ban yang digunakannya gak bisa bertahan hingga satu balapan penuh. Di FP1, bannya hancur setelah 3 lap. Sementara di FP2, ban belakangnya hancur setelah 12 lap, itupun udah pakai yang tipe hard, bradsis.
 
Tinggal tunggu gimana performa masing-masing pembalap tadi di hari kedua ini, baru kita prediksi siapa aja yang bakal isi podium di sirkuit Termas de Rio Hondo ini..

Text: Donny (donny@motorexpertz.com),
Photo: motogp.com
  386 Votes

Artikel Terkait

CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (33)
B. Yamaha WR 250 R (51)
C. Viar Cross X 250 SE (45)
NHK Karel 2
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !