Dosen Sekaligus Lady Biker yang Satu ini Beda Tipis Dengan Kartini di Jamannya
GM Juli 2015
SSS chain
Achilles Tire
ME-FIGUR
21
Apr
2015

Dosen Sekaligus Lady Biker yang Satu ini Beda Tipis Dengan Kartini di Jamannya

  9941   0
perjalanan sist Anis disaat Touring
perjalanan sist Anis disaat Touring
touring bersama anak nya
touring bersama anak nya
perjalanan saat menuju Bali
perjalanan saat menuju Bali
sosok feminim Ibu yang doyan Touring
sosok feminim Ibu yang doyan Touring

JAKARTA, ME. Ibu kita Kartini, putri sejati, putri Indonesia, harum namanya. Itulah sepenggalan lagu wajib Nasional ciptaan W.R Supratman yang merupakan lagu yang diciptakan untuk salah satu pahlawan wanita Indonesia, R.A Kartini, wanita kelahiran 21 April 1879. Hari kelahirannya menjadi hari besar bagi Bangsa Indonesia, khususnya kaum perempuan. Nah, bicara tentang Kartini, tim ME kagum dengan wanita yang satu ini, sist Andini Sintawati, dosen yang juga merupakan seorang lady biker, bradsis..

Wanita yang akrab disapa Anis ini bekerja sebagai dosen pengajar di Universitas Gunadarma sampai saat ini, walaupun bekerja sebagai dosen dan menjadi Ibu rumah tangga, sist Anis juga memiliki hobi adventure dengan sepeda motor alias doyan touring. Kalo berbicara soal jam terbang, sist Anis gak perlu ditanya lagi deh. Pasalnya, Ibu dari 2 orang anak ini sudah mulai hobi touring sejak 2005 sampai saat ini, bradsis.

Sist Anis memang sudah hobi adventure sejak masih pelajar, tapi belum menggunakan motor. Di tahun 2005 saat punya motor Honda MegaPro, doi bergabung dengan Honda Mega Pro Club (HMPC) Jakarta atas saran suaminya. "Bergabung dengan HMPC atas saran suami, dengan memiliki banyak kenalan, jadi ada alternatif lain ketika trouble di jalan selain telepon suami," jelasnya pada penggalan video di YouTube (Dekade HMPC Jakarta).

Touring pertama sist Anis adalah ke Merak, hingga saat ini jalur pulau Jawa, Bali, hingga Sumatera (Palembang), juga sudah dilewati, bradsis. "Begitu ikut club dan ada agenda untuk touring jadi makin suka deh, dan Alhamdulillah suami selalu support, jadi selalu dapet ijin, yang tepenting jaga kesehatan dengan minum vitamin selama sebulan sebelum berangkat," jelas sist Anies, wanita kelahiran 1966.

Walaupun begitu, sist Anies juga menjadi Ibu rumah tangga yang baik bagi suami dan 2 orang anaknya, bradsis. Sebelum melakukan kegiatan mengajar, doi juga melakukan kegiatan Ibu rumah tangga, pada umumnya seperti masak, ngurus suami dan anak, serta beres-beres rumah. Hobi touringnya juga sempat menjadi pertentangan bagi anak-anaknya, namun dengan memberi penjelasan dan perjanjian wajib lapor, kedua anaknya pun mengijinkan, bradsis.

"Bunda itu bisa menggantikan banyak peran, tapi nggak ada yang bisa gantiin peran Bunda, Bunda juga bisa seperti temen, sahabat, Ibu, pokoknya lengkap deh. Dengan hobi touringnya, Bunda sering cerita setelah pulang touring dan malah bikin kepengen. Awal-awal sih, sempet was-was, tapi lama kelamaan sudah percaya, karena pasti temen touringnya saling menjaga satu sama lain," ujar Uti, salah satu anak perempuan sist Anis.

Salut deh untuk sist Anis yang sudah menjadi sosok Kartini modern yang bisa menempatkan diri di berbagai bidang, baik menjadi istri dan ibu, guru/dosen, serta lady biker dari hobi touringnya.

"Touring yang belum kesampaian menuju Titik Nol Timur (Merauke). Kalau ditanya mau hobi touring sampai kapan? Ya, sampai kondisi stamina dan ijin suami masih keluar," tutupnya.

Text: Arbi (arbi.motorexpertz@gmail.com),
Text editor: Donnyantoro,
Photo: istimewa
  517 Votes

Artikel Terkait

CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (20)
B. Yamaha WR 250 R (51)
C. Viar Cross X 250 SE (37)
KYT Helmet
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !