Settingan GP15 Masih Sama, Sekarang Sayapnya yang Berbeda
FDR Zevo
SSS chain
Corsa Ekonomis
MOTOGP
12
Jul
2015

Settingan GP15 Masih Sama, Sekarang Sayapnya yang Berbeda

  12313   0
Settingan GP15 Masih Sama, Sekarang Sayapnya yang Berbeda
Settingan GP15 Masih Sama, Sekarang Sayapnya yang Berbeda

SACHSENRING, ME. Berkat perubahan perangkat elektronik yang ditujukan untuk Desmoesdici GP15, akhirnya Andrea Iannone bisa start di posisi keempat pada seri kesembilan MotoGP yang digelar di sirkuit Sachsenring, Jerman, bradsis. Hasil tersebut, jelas membuat Iannone senang. Pasalnya, gak semudah membalikan telapak tangan ketika menggeber GP15 di sirkuit yang menurutnya sempit, pendek dan agak susah jika ingin melakukan overtake.

“Kemarin adalah hari yang luar biasa, karena mendapatkan barisan kedua di Sachsenring sangat menguntungkan dan sedikit mempermudah saya untuk berada dengan pembalap terdepan. Kita semua tahu kalau Sachsenring benar-benar sempit dan agak susah untuk menyalip pembalap terdepan karena pendeknya sirkuit tersebut,” ujar Iannone.

“Masalah yang saya hadapi sekarang adalah harus menghadapi situasi yang sedikit sulit karena pengendara lain lebih cepat walaupun Desmosedici GP15 tidak begitu buruk. Tapi, saya akan mencoba yang terbaik dan menggeber GP15 semaksimal mungkin untuk hari ini,” tambahnya.

Untuk kali ini, bagian elektronik menjadi sesuatu yang lebih penting bagi Iannone serta timnya, bradsis. Bagi Iannone, hanya dengan sedikit mengubah dan meningkatkan perangkat elektronik tersebut, GP15 udah siap untuk memperjuangkan barisan depan di seri kesembilan ini.

“Saya dan tim akan lebih meningkatkan GP15, terutama di bagian elektroniknya. Karena ketika saya mencoba mengubah lebih banyak settingan, tidak mengubah masalah yang ada. Dengan pengaturan yang berbeda untuk perangkat elektronik tersebut, saya dan tim menjadi lebih siap balapan dan tentunya harus lebih fokus,” beber Iannone.

Perubahan setting untuk perangkat elektronik GP15 emang gak begitu banyak, bradsis. Tapi, dengan settingan tersebut, bisa diprediksi kalau GP15 akan sama kencangnya ketika di seri pertama Losail, Qatar berlangsung.

“Pada saat ini, saya belum terlalu banyak merubah GP15. Motor tersebut masih sama ketika balapan di Qatar. Jika saya memperhatikan Dovi, saya tetap mengikuti kata hati dan saya hanya melihat data motornya, tidak dengan bagian teknisnya. Saya tidak tahu apa yang sedang terjadi dengannya,” ungkap Iannone.

Mengenai winglet khusus yang digunakan Iannone, biarpun hasilnya tidak jauh berbeda, itu juga yang menjadi faktor penting bagi keberhasilan doi meraih posisi keempat, bradsis. Winglet tersebut, sangat membantu Iannone ketika memasuki tikungan terakhir untuk mencegah terjadinya wheelie yang membuat kecepatan motor doi berkurang.

“Winglet baru tidak begitu berbeda, tapi di tikungan terakhir, alat tersebut sangat membantu saya untuk tidak melakukan wheelie. Dengan saya tidak melakukan wheelie di setiap sudut, kecepatan GP15 akan lebih baik dan kemungkinan untuk mengovertake lawan di sudut tikungan akan ada,” tutup Iannone.  

Text: Reza (reza@motorexpertz.com),
Text editor: Donnyantoro,
Photo: Motogp.com
  391 Votes

Artikel Terkait

CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (33)
B. Yamaha WR 250 R (52)
C. Viar Cross X 250 SE (46)
NHK Karel 2
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !