Cuaca dan Medan Gak Bisa Ditebak, Misi Ride for Peace Berhasil Taklukkan Benua Australia
GM Juli 2015
SSS chain
Achilles Tire
ME-ADVENTURE
30
Jul
2015

Cuaca dan Medan Gak Bisa Ditebak, Misi Ride for Peace Berhasil Taklukkan Benua Australia

  7214   0
Cuaca dan Medan Gak Bisa Ditebak, Misi Ride for Peace Berhasil Taklukan Benua Australia
Cuaca dan Medan Gak Bisa Ditebak, Misi Ride for Peace Berhasil Taklukan Benua Australia
Cuaca dan Medan Gak Bisa Ditebak, Misi Ride for Peace Berhasil Taklukan Benua Australia
Cuaca dan Medan Gak Bisa Ditebak, Misi Ride for Peace Berhasil Taklukan Benua Australia
Cuaca dan Medan Gak Bisa Ditebak, Misi Ride for Peace Berhasil Taklukan Benua Australia
Cuaca dan Medan Gak Bisa Ditebak, Misi Ride for Peace Berhasil Taklukan Benua Australia
Cuaca dan Medan Gak Bisa Ditebak, Misi Ride for Peace Berhasil Taklukan Benua Australia
Cuaca dan Medan Gak Bisa Ditebak, Misi Ride for Peace Berhasil Taklukan Benua Australia

DILI, ME. Misi Ride for Peace (RFP) yang dilakukan Jeffrey Polnaja ke Benua Australia dan belahan dunia lainnya, ternyata berhasil mencuri perhatian brader n sista di Indonesia. Setelah dirinya mampu mencapai kota Ushuaia, Argentina dan Gurun Atacama Santiago, Chili, yang terletak di Benua Amerika, Jeffrey akhirnya sampai di Australia pada Maret 2015..

Setelah sampai di benua Australia, Jeffrey juga sempat mengunjungi Selandia Baru yang letaknya gak jauh dari Kutub Selatan, sebelum dirinya kembali ke daratan Australia untuk memulai misi RFP. “Saya sempat mengunjungi Selandia Baru dan menjelajah North Island sampai Auckland. Tidak lama, karena Selandia Baru tidak luas,” ujar Jeffrey.

Bagi Jeffrey sendiri, Australia telah memberikan petualangan yang penting, bradsis. Negara yang terletak di bagian Selatan Indonesia ini, menyimpan beragam keunikan alam dan budaya yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Apalagi untuk pengendara roda dua seperti dirinya yang telah melakukan perjalanan tidak kurang dari 11.500 km dan 20 kota serta daerah dengan medan yang sangat berat.

Lintasan dengan medan yang sangat berat serta beresiko besar yang dilalui Jeffrey di Australia adalah saat melewati Alice Spring di Australia Utara dari Adelide, Australia Selatan hingga menembus Leonora, Australia Barat.

“Bagian tengah dari benua Australia, saya anggap sebagai kawasan penting yang perlu dikunjungi RFP. Alice Spring boleh disebut sebagai titik tengah benua Australia. Di sepanjang perjalanan dari Adelide ke Alice Spring hingga Leonora, saya sempat melalui wilayah-wilayah tidak berpenghuni, atau yang hanya ditempati suku-suku Aborigin. Ini tantangan tersendiri,” bebernya.

Great Central Road, merupakan salah satu jalur menantang yang dilalui Jeffrey. Jalan yang masih berpermukaan tanah tersebut, mempunyai jalur sepanjang 1.200 km. Jeffrey mengaku menghabiskan waktu tiga hari untuk melewati jalur yang pertama kali dibuka tahun 1930 dan rela jika harus bermalam memakai tenda di alam terbuka. Pasalnya, di tempat tersebut gak ada sama sekali penginapan, bradsis.

“Saya diingatkan bahwa tidak ada pihak di Australia yang bisa bertanggung jawab terhadap keselamatan saya di sepanjang jalur Great Central Road. Sedikit pun saya tidak menganggap remeh. Saya juga perlu surat izin perjalanan dari pemuka adat Aborigin sebelum memasuki daerah-daerah tertentu untuk keselamatan,” tambahnya.

Rintangan terbesar yang dialami Jeffrey adalah lintasan ekstrim, hewan liar dan cuaca yang tak terduga, bradsis. Bahkan, di beberapa titik lintasan tanah yang dilalui, bisa berpotensi  menenggelamkan roda-roda tunggangannya. Hewan liar juga bisa menyeruduk sewaktu-waktu dan turunnya hujan es yang sangat menyakitkan ketika menghantam tubuhnya.

“Saat siang, suhu udara bisa antara 28 sampai 30 derajat celcius, tapi malam tiba-tiba jatuh hingga minus 4 sampai 6 derajat celcius,” ungkap pria yang ditemani Silver Line,  sepeda motor BMW R 1150 GS bernomer polisi B 5010 JP. 

Text: Reza (reza@motorexpertz.com),
Text editor: Donnyantoro,
Photo: Istimewa
  252 Votes

Artikel Terkait

CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (19)
B. Yamaha WR 250 R (49)
C. Viar Cross X 250 SE (34)
KYT Helmet
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !