Yakin Pakai Michelin? 12 Pembalap Crash di Sesi Tes Hari Pertama
GM Juli 2015
Dunia Scooter Magazine
Achilles Tire
MOTOGP
11
Nov
2015

Yakin Pakai Michelin? 12 Pembalap Crash di Sesi Tes Hari Pertama

  4737   0
Yakin Pakai Michelin? 12 Pembalap Crash di Sesi Tes Hari Pertama
Yakin Pakai Michelin? 12 Pembalap Crash di Sesi Tes Hari Pertama

VALENCIA, ME. Sesi tes di Valencia, Spanyol, bukan yang pertama kali para pembalap MotoGP ini pakai Michelin, bradsis. Tapi baru kali ini mereka boleh ngasih komentar soal ban asal Perancis ini. Di sesi tes hari pertama, udah ada belasan korban yang crash..
 
Terhitung ada 12 pembalap yang crash, beberapa di antara mereka bahkan gak cuma crash sekali doang, bradsis. Mulai dari Marc Marquez, Cal Crutchlow, Pol Espargaro, Aleix Espargaro, Eugene Laverty, Maverick Vinales, Alvaro Bautista, Stefan Bradl, Jack Miller, Tito Rabat, dan Andrea Iannone. Aleix dan Laverty crash dua kali dalam sesi tes hari pertama ini.
 
Semua pembalap kesulitan maksimalin potensi dari ban depan Michelin. Pasalnya, mereka juga udah terbiasa untuk membalap mendekati limit dengan ban Bridgestone. Sementara untuk ban belakangnya, gak sedikit yang memuji ban Michelin, bradsis. Tapi untuk kubu Ducati, sepertinya motor mereka lebih cocok dengan ban ini.
 
Berikut komentar para pembalap mengenai ban Michelin:
Marc Marquez: (Repsol Honda, 1st):
"Tidak bermula dengan baik. Baru di lap keempat saya sudah crash. Ban ini bekerja berbeda-beda tergantung aspalnya. Tentunya dengan Bridgestone jika Anda di satu sirkuit dan lainnya, mereka bekerja mirip-mirip, tapi saya sudah merasakan ini saat di Misano dan Aragon. Saya bilang mungkin karena temperaturnya. Tapi kami ke sini lagi dan semua memang berbeda.'
 
"Di Aragon kami bermasalah dengan ban belakang. Setelah 10 lap bannya langsung hancur. Ban depan lebih baik, tapi tidak terlalu buruk. Kali ini, ban depan yang sulit dipahami. Banyak yang crash karena tidak ada peringatan sebelumnya. Anda merasa baik, bahkan dengan catatan waktu yang baik dan Anda merasa bisa lebih kencang. Tapi begitu ban depan kehilangan grip, sulit untuk menyelamatkannya, kami masih harus memahami bagaimana cara mengangkat motor dalam situasi tersebut."
 
"Dengan Bridgestone, ban depannya luar biasa. Michelin ban belakangnya yang luar biasa. Tapi Anda harus membuat ban depan ini tidak terlalu stress, khususnya saat di braking point dan di tikungan cepat."
 
Dani Pedrosa: (Repsol Honda, 3rd):
"Mungkin momennya dan motornya yang berbeda, dan riding style juga berbeda, tapi cara mereka tahu bagaimana membuat ban tetap sama. Ya, saya merasa nyaman. Tapi saya hanya mencobanya sebentar."
 
Cal Crutchlow: (LCR Honda, 6th):
"Saya hanya crash kecil, tapi itu benar-benar kesalahan saya dan saya memaksa terlalu keras di lap tersebut dan membuat kesalahan kecil. Hari ini hanya mengetes beberapa parts dari Honda dan membiasakan diri dengan ban sedikit dan melihat limitnya. Marc sudah menemukannya di lap keempat dan menemukannya lagi di lap kedelapan.
 
"Michelin melakukan pekerjaan yang luar biasa pada 24 pembalap yang sepanjang tahun menggunakan Bridgestone. Saya pernah berkomentar bahwa tidak ada pembalap yang mengubah riding style dan setting motor mereka dengan Michelin sebelumnya, sekarang mereka semua berubah dan sepertinya kami semua perlu bekerja sama. Tidak banyak peningkatan dari ban pada sesi tes sebelumnya. Ini juga sirkuit yang sulit untuk mengetes dengan benar, tapi Anda juga tidak pernah melihat crash sebanyak itu dalam sesi tes."
 
Valentino Rossi: (Movistar Yamaha, 12th):
"Ban belakang sangat mirip dan Michelin cukup bagus, gripnya sangat bagus. Ban depan yang punya perbedaan besar. Kami harus memahami seberapa beban yang bisa diterima ban ini untuk berbelok dengan maksimal. Kami masih butuh waktu. Kami harus memahami setting motor dan riding style. Tapi perbedaan besar adalah mencoba meningkatkan setting."
 
Jorge Lorenzo: (Movistar Yamaha, 5th):
"Awalnya sulit untuk mencatat waktu terbaik, tapi dengan mengubah setting motor sedikit demi sedikit, kami meningkatkan feeling dengan ban depan sedikit. Kami belum sepenuhnya memecahkan masalah. Sekarang feeling yang saya punya masih sama seperti pembalap lain. Saat masuk tikungan, kami kehilangan sedikit stabilitas dan ketika merebah dengan maksimal dan membuka gas, ban depan bisa tiba-tiba kehilangan grip jika Anda memaksanya dengan keras. Kebalikannya dengan ban belakang, fantastis! Gripnya luar biasa dan feelingnya juga sangat bagus."
 
Pol Espargaro: (Tech 3 Yamaha, 7th):
"Ada banyak yang crash di saat kami beradaptasi dan kami tidak bisa menduga semuanya akan sempurna di awal-awal ini. Saya tahu Michelin sudah bekerja keras untuk meningkatkan ban depan, dimana ini adalah masalah utama saat ini, tapi saya juga harus bilang bahwa kompon ban belakang sudah sangat bagus."
 
Bradley Smith: (Tech 3 Yamaha, 8th):
"Sepertinya kami harus mengubah balance motor untuk lebih berat di bagian depan. Saya sudah menyadari hal ini sejak di Aragon dan kembali sedikit mengerjakannya di sini. Profil ban depan Michelin dengan Bridgestone juga berbeda. Khususnya kontak ban dengan aspal berbeda feelingnya. Kami hanya harus membalap dengan sedikit berbeda. Anda tidak bisa mengharapkan dua pabrikan untuk membuat ban yang benar-benar sama. Sebagai pembalap, kami harus menyesuaikannya."
 
Andrea Iannone: (Ducati Team, 2nd):
"Saya sangat senang dengan ban ini, feeling dari awal sangatlah bagus. Saya sedikit terkejut, karena banyak orang yang bilang ban ini lebih buruk dibanding Bridgestone, khususnya ban depan, sebuah malapetaka. Ketika saya mencobanya di Misano, feelingnya tidak terlalu buruk, tapi tidak hari ini. Dari awal sudah bagus, kecepatan kami, juga motor kami."
 
"Untuk saat ini, ban depan sudah sempurna bagi saya. Dengan Bridgestone, sangat penting Anda mengerem di pertengahan tikungan. Tapi tidak dengan ban ini, karena ban belakang mengurangi kecepatan lebih baik dari Bridgestone. Dengan Michelin, Anda lebih banyak menggunakan ban belakang, sebaliknya dengan Bridgestone."
 
Andrea Dovizioso: (Ducati Team, 10th):
"Poin terpenting adalah ban ini punya potensi yang sangat bagus. Jika Anda melihat catatan waktu semua pembalap, sangat kencang, dan itu bagus. Tapi ban ini sangat berbeda. Bagaimana masuk tikungan, pengereman, intensitasnya, semua berbeda, jadi tidak mudah. Sepertinya ada marjin yang besar dari para pembalap dan khususnya dari motor untuk ditingkatkan lagi."
 
"Bagi saya, poin terbesar untuk ditingkatkan adalah pergerakannya. Saya yakin kami punya grip yang besar di ban belakang dan membuat pergerakan yang besar pada bagian depan saat masuk tikungan. Itulah mengapa banyak yang crash. Dengan grip sebesar itu, sulit untuk merasakan ketika grip depan hilang."
 
Maverick Vinales: (Suzuki Ecstar, 4th):
"Hari ini kami fokus untuk menemukan feeling dengan ban baru, dan penilaian saya sejauh ini sangat positif dan saya merasa nyaman dengannya. Saya bisa lebih efektif lagi saat pengereman karena ban belakang juga sangat stabil, membuat saya lebih efektif saat masuk tikungan dan juga di tikungan cepat."
 
Aleix Espargaro: (Suzuki Ecstar, 9th):
"Hari ini sedikit aneh, karena ini pertama kalinya saya crash dua kali pada hari yang sama. tentu ban baru berarti harus bekerja keras untuk beradaptasi dengan riding style, karena karakter ban ini cukup aneh. Sekarang kami punya ban belakang dengan performa yang sangat bagus dan ban depan yang masih harus ditingkatkan."
 
"Dengan grip yang besar di belakang, itu berarti saya bisa mengankat motor lebih cepat di tengah tikungan dan membuka gas lebih awal. Kami juga harus mengubah setting mesin. Sejauh ini kami hanya fokus untuk mendapat impresi dari ban tanpa banyak perubahan besar pada motor. Berikutnya kami akan mulai mengubah setting mesin."
 
Scott Redding: (Pramac Ducati, 11th):
"Saya merasa baik dengan Michelin. Ban belakang juga okey, saya mencoba yang hard, tapi tidak terlalu bagus di sirkuit ini dan untuk ban depan saya mencoba yang soft, tapi terlalu soft. Saya tidak bisa mendapat temperatur yang optimal untuk ban belakang, ban depan tidak begitu buruk, Anda hanya harus mengubah riding style."
 
Jack Miller: (Marc VDS Honda, 15th):
"Ban belakang sangat bagus, ban depan juga sangat, sangat bagus. Anda hanya harus memperlakukannya dengan beda. Anda tidak bisa memaksanya saat merebah dengan maksimal. Anda harus mengangkat motor sedikit, melepas gas sedikit saat berbelok, jika tidak, Anda akan kehilangan grip depan, seperti banyak pembalap lainnya, termasuk saya, menyadari hal ini."

Text: Donny (donny@motorexpertz.com),
Photo: motogp.com
  169 Votes

Artikel Terkait

CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (18)
B. Yamaha WR 250 R (48)
C. Viar Cross X 250 SE (34)
KYT Helmet
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !