Modifikasi Vespa S 150 2014: Racun Komunitas, Tinggalin Klasik Demi Racing
FDR Zevo
SSS chain
Corsa Ekonomis
PARADE MODIFIKASI
24
Nov
2015

Modifikasi Vespa S 150 2014: Racun Komunitas, Tinggalin Klasik Demi Racing

  62883   0
Vespa S 150 3V, Anak kedokteran punya gaya.
Vespa S 150 3V, Anak kedokteran punya gaya.
Vespa S 150 3V, Anak kedokteran punya gaya.
Vespa S 150 3V, Anak kedokteran punya gaya.
Vespa S 150 3V, Anak kedokteran punya gaya.
Vespa S 150 3V, Anak kedokteran punya gaya.
Vespa S 150 3V, Anak kedokteran punya gaya.
Vespa S 150 3V, Anak kedokteran punya gaya.
Vespa S 150 3V, Anak kedokteran punya gaya.
Vespa S 150 3V, Anak kedokteran punya gaya.
Vespa S 150 3V, Anak kedokteran punya gaya.
Vespa S 150 3V, Anak kedokteran punya gaya.
Vespa S 150 3V, Anak kedokteran punya gaya.
Vespa S 150 3V, Anak kedokteran punya gaya.

DEPOK, ME. Brader yang punya nama lengkap Aldi Rafdi ini rupanya nggak puas dengan tampilan standard yang dimiliki skuter matik asal Italia, Vespa. Dia merombak total tampilan Vespa S 150 3V lansiran 2014 kesayangannya dari klasik menjadi tampilan yang racing abis, bradsis..
 
"Pertama kali gue punya motor ini sekitar pertengahan tahun 2014. Tampilan awalnya gue masih ngikutin tren buat main gaya klasik. Baru setelah gue ikut komunitas BVL (Bawa Vespa Loe), kena racun racing deh. hahaha.." buka Aldi.
 
Setelah kena virus dari komunitas, perlahan parts asli dari Vespa dan parts aksesoris klasik mulai ditanggalkan, bradsis. Bermula dari memasang sokbreker, akhirnya doi berlanjut dengan memasang parts lainnya. Parts yang langsung dijejalin gak nanggung-nanggung, Zellioni semuanya lho. Pasalnya, Aldi memang ingin merombak dengan konsep racing yang minimalis.
 
Setelah diganti parts racing, pria yang sedang menjalani kuliah di Fakultas Kedokteran di Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ) ini ternyata belum merasa puas, bradsis. Aldi pun langsung mengubah tampilan kelir merah solid dari Vespa S-nya menjadi warna Merah Permen/Red Candy.
 
"Dulu warnanya gak begini, warnanya merah solid. Abis diledekin melulu sama anak-anak BVL. Yaudah deh, gue repaint aja sekalian nih motornya biar makin keliatan racing," lanjut pria 21 tahun tersebut kepada tim ME.
 
Untuk pengerjaan warna pun Aldi nggak sembarangan nih. bradsis. Aldi mempercayakannya pada rumah treatment Scooter Care. Proses cat diakui Aldi sebagai bagian tersulit dari modifikasi yang dilakukan olehnya.
 
"Ngecat gue percayain sama Scooter Care dengan milih warna merah permen. Gue pilih warna itu juga karena direkomendasiin sama Om Anas selaku pemilik dari Scooter Care. Ngecatnya lama, 3 bulan, hehehe.. Soalnya pas ngecat kebetulan bentrok sama Idul Fitri," terang Aldi.
 
Setelah mendapatkan warna yang diinginkan, Aldi pun nggak luput untuk merombak sektor mesin. Dia merasa sektor mesin belum bisa bikin skuter Vespa-nya ini ngacir, karena masih membawa spek standard. Mesinnya udah bukan 150cc nih sekarang, tapi dirombak total jadi 165cc, ditambah pemasangan Piggyback dari merk Pollini, bradsis. Sayang doi gak mau ngebuka dapur mesinnya nih, hehehe..
 
"Buat mesin dan pengerjaan atau pemasangan dari parts racing dulu gue selalu masang di bengkel. Lama-lama karena sering ngelihatin orang bengkel, gue jadi tahu dan sering masang di rumah," beber pria yang tinggal di bilangan Kelapa Dua, Depok.
 
Kalau dilihat-lihat, warna motornya udah keren banget sih. Warnanya bikin silau di jalanan gitu deh. Walaupun banyak orang yang bilang modifikasi yang dilakukannya udah cukup oke, tapi Aldi ternyata belom puas juga, bradsis. Masih mau dirombak lagi..
 
"Ini masih belom oke sih, hehehe.. Kedepannya, gue masih mau kasih ubahan. Ubahannya nanti gue mau perhatiin dari bagian safety-nya aja sih. Kalau untuk main custom nggak deh, mendingan parts racing yang plug and play aja," tutup pria yang akrab disapa Cabul ini.
 
Pesan Inspiratif: Berani milih warna yang ngejreng, sehingga nggak anti mainstream. Warnanya keren.
 
Saran Tim ME: List bodi sampingnya coba dipasang, pasti lebih keren deh.
 
Penilaian Tim ME: (8*) Keren, racingnya dapet, ditambah pemilihan warna yang ciamik.
 
Note: (1 *) : Kacau Banget, (2*): Payah, (3*) : Kurang kreatif, (4*) Terlalu biasa : (5*): Oke, tapi… (6*): Lumayanlah (7*): Bagus, (8*): Keren, (9*): Mantaff, (10*): Dahsyat
 
Data Modifikasi: Ban depan dan Belakang: Continental Conti Twist 110/70-11 dan 120/70-10, Spion : Bar End, Hand Grip: Zellioni, Handle rem: Zellioni, Side Bar: Zellioni, Tutup bensin: Zellioni, Hook: Zellioni, Shock depan dan belakang: Zellioni Full Subtank Titanium Edition, Cakram: Floating disc Zellioni, Cover garpu depan: Zellioni, Stoplamp:LED, Tutup oli: Zellioni, Cover air intake: Zellioni, Selang rem: Hell, Jok: Original Seat sport Vespa S, Knalpot: Termignoni Full system hand made original Italy, Cover Bolt CVT: Marus, Mesin : Bore up 165cc, Piggyback: Pollini.

Text: Rizen (rizenp@gmail.com),
Text editor: Donnyantoro,
Photo: Rizen
  1097 Votes

Artikel Terkait

CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (33)
B. Yamaha WR 250 R (52)
C. Viar Cross X 250 SE (45)
NHK Karel 2
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !