Wheel Story Season 3: Michelin Pilot Road 4 Antar Mario Iroth Touring 2 Benua
GM Juli 2015
Dunia Scooter Magazine
Achilles Tire
ME-ADVENTURE
12
Des
2015

Wheel Story Season 3: Michelin Pilot Road 4 Antar Mario Iroth Touring 2 Benua

  6426   0
Mario Iroth dengan Ban Michelin Pilot Road 4 sukses jelajahi Asia dan Eropa
Mario Iroth dengan Ban Michelin Pilot Road 4 sukses jelajahi Asia dan Eropa
Mario Iroth didampingi Lilis Handayani Turing Jelajahi Benua Asia dan Eropa dengan Ban MIchelin Pilot Road 4
Mario Iroth didampingi Lilis Handayani Turing Jelajahi Benua Asia dan Eropa dengan Ban MIchelin Pilot Road 4
Ban MIchelin Pilot Road 4 yang menjadi andalan Mario Iroth jelajahi Asia dan Eropa
Ban MIchelin Pilot Road 4 yang menjadi andalan Mario Iroth jelajahi Asia dan Eropa

JAKARTA, ME. Setelah Jeffrey Polnaja, kini ada lagi bikers muda Indonesia yang telah menyelesaikan touring panjang antar benua. Siapa lagi kalo bukan Mario Iroth dengan Wheel Story Season 3, bradsis. Doi baru aja menyelesaikan perjalanan sejauh 24.869 Km dari Bandung-Indonesia menuju Paris-Perancis..

Mario Iroth yang ditemani Lilis Handayani sebagai boncenger yang sekaligus mendokumentasikan perjalanan mereka menyusuri beragam kondisi jalan di 16 negara Asia dan Eropa selama 184 hari, bradsis.

Ban Michelin Pilot Road 4 yang digunakan selama perjalanan Wheel Story 3 ini benar-benar diuji ketangguhannya. Alhasil, Mario pun mampu menyelesaikan perjalanan dengan selamat dari Bandung ke Paris, bahkan nampak bannya seperti baru digunakan 25% dan masih bisa layak digunakan kembali meski sudah menempuh jarak hampir 25.000 km, bradsis.

Bayu Surya selaku Sales Director 2 Wheels Product Line PT Michelin Indonesia, mengatakan, "Michelin bangga dan bersyukur dapat menjadi bagian dari sebuah perjalanan yang memiliki misi budaya dan solidaritas seperti Wheel Story 3. Kami sangat senang Wheel Story ikut menjadi saksi ketangguhan dari performa ban Michelin Pilot Road 4, yang selalu menempatkan aspek safety sebagai landasan utama.”

Michelin Pilot Road 4 dibuat dengan teknologi radial terbaik dengan menggunakan teknologi terbaru bernama XST+. Ban ini diklaim punya kemampuan untuk dapat berhenti 24% lebih cepat di jalanan licin basah dan 17% lebih cepat di jalanan basah pada saat hujan, dibandingkan ban merk lain.

“Saya dan Lilis merasa perjalanan kami melintasi 2 benua sangat ditunjang oleh performa dan teknologi radial dari ban Michelin Pilot Road 4. Kami merasa lebih percaya diri karena Michelin memiliki fokus dan pengalaman yang panjang dalam mengedepankan faktor keselamatan dan kenyamanan setiap pengendaranya,” ungkap Mario.

Mario selama perjalanannya jadi lebih paham keunggulan pattern ban terbaik yang dimiliki Michelin, bradsis. Ban depan fungsinya untuk grip dan handling, sedangkan ban belakang yang memaksimalkan kestabilan kendaraan, sehingga mampu menghadapi tantangan ketika doi melewati negara dengan curah hujan tinggi seperti India dan Austria.

“Kami bersyukur bisa melewati beragam tantangan selama perjalanan, dimulai dari hujan moonsoon di India, temperatur sampai dengan 52 derajat di Iran dan cuaca dingin hingga 2 derajat di Eropa,” imbuh Mario.

Setelah kembali ke Indonesia, Mario Iroth sudah tidak sabar untuk merencanakan perjalanan berikutnya di Wheel Story Season 4 tahun depan dengan menggunakan Michelin lagi pastinya. Yahhh, kita tunggu aja nih cerita dari Mario selanjutnya, bradsis..

Text: Bacenk (om.bacenk@gmail.com),
Text editor: Donnyantoro,
Photo: Umar
  310 Votes

Artikel Terkait

CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (18)
B. Yamaha WR 250 R (49)
C. Viar Cross X 250 SE (34)
KYT Helmet
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !