Honda Vario 125 eSP vs Yamaha Aerox 125LC, Harga Bersaing, Fitur Jadi Penentunya
FDR Zevo
SSS chain
Corsa Ekonomis
SCOOTER EXPERTZ
20
Jan
2016

Honda Vario 125 eSP vs Yamaha Aerox 125LC, Harga Bersaing, Fitur Jadi Penentunya

  31776   0
Honda Vario 125 eSP vs Yamaha Aerox 125 LC
Honda Vario 125 eSP vs Yamaha Aerox 125 LC

JAKARTA, ME. Skutik di Indonesia emang gak pernah ada matinya. Yamaha Indonesia baru aja ngeluarin satu lagi skutik yang bakal jadi senjata andalan mereka, yakni Aerox 125LC. Honda sendiri lebih dulu mengeluarkan Vario 125 eSP dan masih menjadi skutik andalan mereka. Lebih unggul yang mana yaa?
 
Soal selera, brader n sista pasti punya opini masing-masing. Tapi buat loe yang masih bingung mau beli skutik kelas high end dengan budget di bawah Rp 20 juta, Vario 125 eSP atau Aerox 125LC bisa jadi pilihan nih. Tim ME bantu deh biar loe gak bingung.
 
Tampilan
Honda Vario 125 eSP memiliki tampilan yang mewah dan lebih mengedepankan unsur futuristik. Honda juga menanamkan lampu LED yang berjenis Dual Keen Eyes Headlight. Dengan pengaplikasian LED tersebut makin membuat berkendara dalam kondisi gelap atau malam hari lebih nyaman dan aman, karena cahaya yang dihasilkan akan lebih terang. 
 
Sedangkan Yamaha Aerox 125LC lebih mengedepankan aura sporty. Mulai dari desain jok, pegangan belakang, dan ban belakang yang lebar. Desain lampu depan Aerox masih gak jauh beda seperti skutik Yamaha lainnya, tapi Yamaha udah mengaplikasi LED kali ini.
 
Fitur
Kita lanjut ngebahas fitur yang ada dari kedua skutik ini. Honda Vario 125 eSP bisa dibilang sedikit lebih unggul dibandingkan Yamaha Aerox 125LC, karena Vario 125 eSP udah mengusung fitur Combi Brake System (CBS) yang memberikan jaminan pengereman lebih baik dan Idling Stop System (ISS) yang bikin konsumsi bahan bakar juga lebih irit, bradsis.
 
Panel indikator yang cukup lengkap dan model yang futuristik, jadi poin lebih dari Vario 125 eSP, bradsis. Terdapat juga indikator eco riding pada speedometer Vario 125 eSP. Honda membenamkan fitur Answer Back System untuk varian Vario terbaru yang dapat mengetahui letak posisi motor saat brad n sist lupa parkir di mana.
 
Sementara Aerox 125 LC masih kalah kalo adu fitur dengan Vario 125 eSP. Skutik injeksi terbaru Yamaha ini gak dilengkapi teknologi seperti yang dimiliki Honda, hanya ada Smart Stand Switch dan Smart Lock System. Konsol tengah atau laci tengah Aerox 125LC juga kapasitasnya kecil, bradsis.
 
Soal kapasitas bahan bakar, Vario 125 eSP yang diklaim irit banget ini punya kapasitas tangki yang jauh lebih besar, yakni 5,5 liter. Sedangkan Aerox 125LC punya kapasitas tangki hanya 3,8 liter. Tapi ini juga yang bikin bobot Aerox 125LC lebih ringan, 7 kg dari Vario 125 eSP.
 
Bobot dan Mesin
Aerox 125LC terbilang ringan dengan handling yang enteng karena berat totalnya hanya 102 kg. Berbeda dengan Vario 125 eSP yang punya bobot 109 kilogram.
 
Nah, ini yang bikin power-to-weight ratio Aerox 125LC jadi lebih baik dibanding Vario 125 eSP, bradsis. Ditambah lagi, tenaga yang dihasilkan mesin Aerox lebih besar dibanding Vario. Mesin yang dipakai Vario memiliki kubikasi mesin sebesar 124,8cc yang dapat menyemburkan daya maksimum sebesar 8,3 kW pada 8.500 rpm dan torsi maksimum sebesar 10,8 Nm di rpm 5.500. Sedangkan Aerox menggendong mesin 125cc, berpendingin cairan, yang mampu mengeluarkan daya maksimal hingga 8,4 kW pada 9000 rpm dan torsi 10,4 Nm pada 6500 rpm. 
 
Kalau dari hasil tes lapangan, tim ME menilai untuk urusan performa Yamaha Aerox lebih unggul dibanding Vario 125 eSP. Tapi kalau urusan efisiensi bahan bakar, Honda Vario 125 eSP lebih dapat diandalkan, bradsis.
 
Kaki-kaki
Beralih ke kaki-kaki, Honda Vario 125 eSP udah menggunakan ban tubeless depan dan belakang. Vario punya ban depan lebih besar, yakni 80/90-14, dibanding Aerox yang hanya berukuran 70/90-14. Sementara untuk ban belakangnya, Aerox lebih besar dengan ukuran 100/70-14, Vario sendiri hanya menggunakan ban belakang 90/90-14.
 
Urusan suspensi, Honda Vario dirasa cukup nyaman saat dibawa berkendara dijalan mulus maupun rusak. Bicara Aerox, karena tim ME hanya dapat merasakan skutik tersebut di atas aspal sirkuit, jadi urusan suspensi belum bisa bicara lebih banyak. Tapi yang jelas suspensi Aerox cukup stabil saat diajak ngebut.
 
Kedua skutik tersebut juga punya harga jual yang bersaing, bradsis. Honda Vario 125 eSP dijual seharga Rp 18,1 juta (OTR Jakarta), sedangkan Yamaha Aerox 125LC dijual seharga Rp 18,2 juta (OTR Jakarta).
 
Gimana nih, bradsis? Udah gak bingung atau malah makin bingung mau pilih skutik yang mana?

Text: Rizen (rizenp@gmail.com),
Text editor: Donnyantoro,
Photo: Dok.ME
  648 Votes

Artikel Terkait

CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (33)
B. Yamaha WR 250 R (51)
C. Viar Cross X 250 SE (45)
NHK Karel 2
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !