Rossi Optimis Sama ECU Standard, Michelin yang Mengkhawatirkan
FDR Zevo
SSS chain
Corsa Ekonomis
MOTOGP
22
Jan
2016

Rossi Optimis Sama ECU Standard, Michelin yang Mengkhawatirkan

  14085   0
Rossi Optimis Sama ECU Standard, Michelin yang Mengkhawatirkan
Rossi Optimis Sama ECU Standard, Michelin yang Mengkhawatirkan

BARCELONA, ME. Mulai 2016 ini, semua motor MotoGP bakal pakai ECU yang sama dari Magneti Marelli. Menurut pengalaman Valentino Rossi, ECU untuk musim 2016 ini performanya di bawah ECU bikinan Yamaha sendiri. Meski begitu, justru ban Michelin yang dipakai yang lebih mengkhawatirkan..
 
Gak sedikit pembalap yang mengeluh soal ECU standard yang dipakai seragam untuk semua motor MotoGP. Tentunya yang paling ngerasain dampaknya adalah pembalap pabrikan. Rossi juga bilang ECU untuk 2016 ini sama seperti ECU Yamaha sewaktu tahun 2008.
 
"Bagi saya, normal saja jika semua pembalap mengeluh, mengeluh bukan kata yang tepat, tapi elektronik baru ini sedikit lebih buruk dibanding milik kami. Para teknisi Yamaha bekerja sangat keras untuk meningkatkan akselerasi motor. Faktanya, sistem elektronik kami bekerja sangat baik. Ketika pertama kali mencoba ECU standard ini, impresi pertama saya adalah sedikit khawatir, karena ini berbeda dan sedikit lebih buruk," pungkas Rossi.
 
Tapi menurut Rossi bukan ECU yang bakal jadi masalah utama baginya, melainkan ban Michelin. Mengadaptasikan riding style dan YZR-M1 dengan ban Michelin dianggap Rossi bakal jadi tantangan terberat, bradsis. 
 
"Menurut saya ECU bukan masalah yang besar. Semua orang berada di level yang sama dan menurut saya kami cukup kuat untuk beradaptasi dengan sistem baru ini pada motor. Kami sedikit lebih khawatir dengan bannya. Pertanyaan terbesar adalah bagaimana ban baru ini bisa cocok dengan motor yang berbeda-beda. Ini yang penting untuk dipahami di musim ini," jelasnya.
 
Selain sistem elektronik dan ban, Yamaha juga melakukan perombakan lagi pada motor mereka untuk beradaptasi dengan perubahan ini, bradsis. Salah satunya dengan mengubah mulut tangki bensin, dari yang tadinya ada di depan menjadi pindah ke bagian buritan.
 
Tapi perubahan ini juga belum pasti bakal diterapkan sepanjang musim 2016 ini. Pasalnya, ide ini muncul karena Yamaha pernah menggunakan Michelin sewaktu tahun 2008. Delapan tahun berlalu, pasti beda cerita dengan teknologi ban Michelin sekarang, bradsis.
 
"Kami memindahkan distribusi bobot untuk ban Michelin. Tapi mereka tidak tahu, seperti kami. Ini hanyalah sebuah ide. Sekarang tes pertama di Sepang ini akan sangat, sangat penting untuk menentukannya, apakah prototype 2016 ini lebih baik atau tidak," tutup Rossi.

Text: Donny (donny@motorexpertz.com),
Photo: yamahamotogp.com
  376 Votes

Artikel Terkait

CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (33)
B. Yamaha WR 250 R (52)
C. Viar Cross X 250 SE (45)
NHK Karel 2
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !