Modifikasi Thunder 250 2004: Dibuat Lebih Padat, Cafe Racer yang Nyaman Buat Harian
FDR Zevo
SSS chain
Corsa Ekonomis
ME-MODIFIKASI
10
Feb
2016

Modifikasi Thunder 250 2004: Dibuat Lebih Padat, Cafe Racer yang Nyaman Buat Harian

  93199   0
Modifikasi Suzuki Thunder 250 Cafe Racer
Modifikasi Suzuki Thunder 250 Cafe Racer
Modifikasi Suzuki Thunder 250 Cafe Racer
Modifikasi Suzuki Thunder 250 Cafe Racer
Modifikasi Suzuki Thunder 250 Cafe Racer
Modifikasi Suzuki Thunder 250 Cafe Racer
Modifikasi Suzuki Thunder 250 Cafe Racer
Modifikasi Suzuki Thunder 250 Cafe Racer
Modifikasi Suzuki Thunder 250 Cafe Racer
Modifikasi Suzuki Thunder 250 Cafe Racer
Modifikasi Suzuki Thunder 250 Cafe Racer
Modifikasi Suzuki Thunder 250 Cafe Racer

BANDUNG, ME. Dengan modal Suzuki Thunder 250, Maxie Mellian menjadikan motor ini sebagai bahan untuk custom imajinasinya, bradsis. Sesuai selera yang diharapkan Maxie sang pemilik, Thunder 250 lansiran 2004 ini diubah dengan konsep cafe racer oleh Glanets Radical Custom..

Konsep cafe racer atau motor balap jadul ini dianggap paling mewakili jiwa pemakainya yang nggak mau mati gaya dan tetap kharismatik. "Thunder 250 salah satu motor yang mudah dimodifikasi. Makanya, untuk konsep cafe racer rangka konvensionalnya secara keseluruhan dibuat lebih padat antara roda dan mesin 250cc-nya," bilang Purnama, modifikator dari Glanets Radical Kustomwork.

Sentuhan tangan dingin Purnama sebagai builder mudah aja menyulap tampilan motor ini jadi karya seni yang sedap dipandang. Nggak cuman enak dipandang, diajak riding harian oleh sang pemilik juga tetap menjadi prioritas, bradsis.

Untuk mendukung kesan klasiknya, roda depan-belakang menggunakan tipe alur ban model retro dari Avon. Didukung dengan pelek TK Racing ukuran 18 inci yang membuatnya terlihat lebih padat antara rangka dan bodinya. Bodi custom lainnya dibuat dari bahan plat galvanis 1 mm.

Lalu tangki bahan bakar dibentuk membulat senada dengan desain buntut belakang yang juga sering disebut model buntut tawon ini, bradsis. "Ergonomi ridernya juga dibuat tetap nyaman. Meski dengan model jok single seater tapi tetap nyaman denagan bodi belakang," ujar Kang Pur, sapaan akrab Purnama.

Makanya, Kang Pur kasih julukan Psycobilly Cafe Racer buat motor ini. Terakhir, biar redaman tetap mantap untuk melibas jalur mulus hingga keriting, suspensi depan menggunakan sokbreker Yamaha Byson dan sokbreker belakang andalkan YSS punya. Biar kaki-kaki terlihat padat dan kekar juga, bradsis..

Pesan Inspirartif : Konsep cafe racer buat Thunder 250 dibuat lebih padat, juga ditambah aksen warna garis putih di bodi lebih dinamis..

Saran Tim ME : Komponen dengan warna krom kalau lebih banyak kayaknya bisa lebih sip lagi, brader..

Penilaian Tim ME : (*9) Mantap, posisi riding konsep cafe racer emang bakalan bikin cepat pegal. Tapi tetap sah-sah aja karena motor ini jadi karya seni yang mahal. Nggak heran kalau custom Thunder 250 garapan Glanets ini pernah jadi bintang iklan minuman berenergi.

Data modifikasi
Ban depan : Avon MKII 400×18, Ban belakang : Avon MKII 450×18, Pelek : TK Racing, Teromol blkg : GSX 250, Cakram depan : Trevo, Sokbreker depan : Yamaha Byson, Sokbreker belakang : YSS Racing, Stang : Ride It, Knalpot : Congor Racer GR77

Glanet Radical Customwork
Jl. Temanggung no 27 Antapani, Bandung.
Jl. Sederhana No.89 (Samping Pasar Sederhana), Bandung
Telp. 087825444919

Text: Ismet (ismet@motorexpertz.com),
Text editor: Donnyantoro,
Photo: Ismet
  1379 Votes

Artikel Terkait

CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (33)
B. Yamaha WR 250 R (52)
C. Viar Cross X 250 SE (46)
NHK Karel 2
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !