Marquez Makin Dewasa, Kerjasama Tim Berbuah Keberhasilan
FDR Zevo
SSS chain
Corsa Ekonomis
MOTOGP
18
Jul
2016

Marquez Makin Dewasa, Kerjasama Tim Berbuah Keberhasilan

  11890   0
Marquez Makin Dewasa, Kerjasama Tim Berbuah Keberhasilan
Marquez Makin Dewasa, Kerjasama Tim Berbuah Keberhasilan

SACHSENRING, ME. Di kondisi hujan, Marc Marquez ngakuin bahwa dirinya sama sekali enggak percaya diri, karena salah pilih ban basah bagian depan. Tapi karena salah pilih ini, doi akhirnya beruntung bisa finish terdepan berkat kerjasama dan keputusan tim yang tepat setelah balapan untuk kedua kalinya dengan sistem flag-to-flag, bradsis..

"Hari ini adalah balapan lain yang gila. Jujur, di paruh pertama perlombaan saya memilih ban basah depan yang salah. Saya yakin membalap dengan soft, tapi kemudian saya melirik Valentino Rossi, Jorge Lorenzo, dan Dani Pedrosa pakai ekstra soft, jadi saya berubah pikiran di saat-saat terakhir," terang rider 23 tahun ini.

Dengan ban extra soft, laju Marquez emang drop dari awal hingga pertengahan balapan, bradsis. Bahkan doi sempat keluar trek, tapi untung masih bisa ngelanjutin balapan lagi. Saat kondisi trek mulai mengering, pembalap top yang pertama mulai ganti motor adalah Marquez dengan pilihan ban slick, bradsis.

"Bagi tim kami intermediate bukan jalan keluar. Kami melaju dari basah ke kering. Sebaliknya sangat membingungkan dan bagaimana Anda memberi tahu tim 'Saya ingin intermediate, atau saya ingin slick?' Jadi bagi saya, pilihan slick adalah yang terbaik," beber Marquez.

Keputusan timnya emang vital banget, karena sebagian dari sirkuit masih ada yang basah, tapi Marquez nekat terus push motornya. Sementara rombongan pembalap terdepan seperti Andrea Dovizioso, Valentino Rossi, Cal Crutchlow, Jack Miller dan Dani Pedrosa, telat buat ganti motor.

"Saya ganti motor lebih awal karena saya jauh dari posisi pertama, jauh dari podium. Saya mengambil banyak resiko karena racing line sangat ketat, dua atau tiga tikungan masih benar-benar basah. Tapi di beberapa bagian saya push seperti biasa," ujar rider Repsol Honda Team ini.

Di akhir balapan, Marquez keluar sebagai pemenang dengan gap hampir 10 detik di depan Cal Crutchlow. Marquez juga memperpanjang rekor kemenangannya di Sachsenring dengan total tujuh kemenangan berturut-turut dari pole position.

"Itu gila, karena saya tidak tahu posisi saya yang sebenarnya. Satu lap saya melihat 'P4' dan kemudia saya melihat lagi P1 20 detik'. Saya mengatakan, 'Ini adalah berita baik!' Lalu saya berhasil memimpin," sumringah Marquez.

Sementara ini, Marquez memimpin klasemen kejuaraan dengan total poin 177 poin atau unggul 48 poin dari Lorenzo dan 59 poin dari Rossi..

Text: Dimas (dimas.back13@yahoo.com),
Text editor: Donnyantoro,
Photo: Motogp.com
  381 Votes

Artikel Terkait

CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (33)
B. Yamaha WR 250 R (52)
C. Viar Cross X 250 SE (46)
NHK Karel 2
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !