Impresi ME, Vespa Primavera i-Get: Perbedaan Jelas dengan Versi Lawas, Nyaman Buat Harian, Praktis Buat Pemula
GM Juli 2015
Dunia Scooter Magazine
Achilles Tire
FIRST RIDE
20
Jul
2016

Impresi ME, Vespa Primavera i-Get: Perbedaan Jelas dengan Versi Lawas, Nyaman Buat Harian, Praktis Buat Pemula

  21915   0
Vespa Primavera i-Get 2016
Vespa Primavera i-Get 2016
Vespa Primavera i-Get 2016
Vespa Primavera i-Get 2016
Vespa Primavera i-Get 2016
Vespa Primavera i-Get 2016
Vespa Primavera i-Get 2016
Vespa Primavera i-Get 2016
Vespa Primavera i-Get 2016
Vespa Primavera i-Get 2016
Vespa Primavera i-Get 2016
Vespa Primavera i-Get 2016
Vespa Primavera i-Get 2016
Vespa Primavera i-Get 2016

JAKARTA, ME. Masuknya generasi terbaru Vespa Primavera di Indonesia berikan nuansa baru, khususnya buat penggemar fanatik Vespa. Semua line up Vespa 2016 yang didatangkan PT Piaggio Indonesia (PID) sudah hadir dengan teknologi mesin Italian Green Experience Technology (i-Get), termasuk Vespa Primavera yang akan tim ME bahas ini, bradsis..

Tim ME yang berpostur tinggi 173 cm dengan berat badan 67 kg cukup nyaman berada di atas jok Primavera. Posisi riding agak tegak tapi tetap maksimal bisa mengontrol posisi kaki, tangan dan pandangan ke depan. Joknya juga lebar meski agak sedikit keras. Ini juga yang bisa bikin bokong cepat pegal kalau diajak riding jauh.

Soal tampilannya, Primavera 2016 masih sama dengan versi sebelumnya. Tapi sosok menawannya tetap khas dan menarik dengan kesan retro modern yang kuat. Mulai dari headlamp bulat, desain lampu sein yang dilengkapi lampu senja hingga beberapa komponen yang sengaja kena sentuhan krom.

Ada yang menarik juga saat mesin mulai dinyalakan. Suaranya terdengar lebih halus dibanding versi sebelumnya. Begitu juga saat gas mulai ditarik dan melaju merasakan lebih seksama. Mesinnya lebih smooth dan lebih bersahabat karena minim getaran, bradsis. Tim ME bisa bilang perbedaannya dengan versi sebelumnya cukup jelas, khususnya dari segi performa.

"Basis mesinnya masih menggunakan teknologi mesin 3V, tapi disempurnakan dengan beberapa pengembangan terbaru," bilang Yudi Riswanto, Technical Trainer Manager PT PID.

Pengembangan yang dimaksud di antaranya seperti ruang bakar dengan piston yang digerakan oleh crankshaft yang didesain untuk mendapatkan performa yang lebih minim getaran dan noise. Selain itu, sistem close loop-nya juga sudah menggunakan O2 sensor dari Bosch dan tambahan barometric sensor.

Untuk mendukung mesin agar ramah lingkungan, knalpot dijejali pengembangan dari versi sebelumnya. Terdapat catalyc converter berstandar Euro 3 dengan desai knalpot yang baru, bradsis. Inilah yang dikuatkan konsep Vespa dengan memberi embel-embel teknologi i-Get.

Tim ME mencoba berakselarasi cepat dijalanan sepanjang jalur Jakarta-Bekasi-Cikarang-Purwakarta dengan kondisi malam hari. Rasanya untuk mengail tenaga juga lebih enteng daripada versi lawas. Rider dalam waktu cepat bisa melihat angka spidometer di angka 60-80 km/jam. Gampang aja ngerasain hentakan torsi Primavera jika mesin sudah berada di 5.000 rpm.

Sempat beberapa kali melibas jalur keriting di daerah Cikarang, Primavera mempunyai suspensi yang tetap aman. Ayunan suspensi depan dan belakang mampu meredam guncangan dan tak mengganggu kestabilan motor pada permukaan bergelombang.

Tuas rem juga lebih mudah diraih jari tangan. Beda dengan versi terdahulunya yang agak sulit bagi rider Indonesia kebanyakan. Kinerjanya pun maksimal menghentikan laju motor dengan rem cakram didepan dan rem belakang yang masih mengandalkan rem teromol.

Untuk rider pemula, Vespa Primavera juga cocok menjadi motor harian yang praktis dan efektif. Selain pengendalian yang mudah dioperasikan bagi pemula, beberapa fitur tambahan dijamin bikin penggunanya dimanjakan. Mulai dari tombol untuk pembuka jok, bagasi yang luas hingga USB Port di konsol bok bagasi depan. Punya budget Rp 36,5 juta udah bisa ditebus dari dealer nih motor.

Data spesifikasi Vespa Primavera i-Get:
Mesin : i-get single cylinder, 4 strokes, 3 valves
Kapasitas : 154,8 cc
Daya maksimum : 11,7 dk @ 7,500 rpm
Torsi maksimum : 12 Nm @ 5,000 rpm
Sistem pendingin : Udara
Sistem bahan bakar : Injeksi
Ban depan : Tubeless 110/70–12 / Tubeless 110/70–11
Ban belakang : Tubeless 120/70–12 / Tubeless 120/70–11
Panjang : 1.863 mm / 1.852 mm
Lebar : 695 mm / 680 mm
Wheel Base : 1.334 mm / 1.334 mm
Tinggi jok : 790 mm / 780 mm
Kapasitas tangki : 9 lt / 8,5 lt
Standar emisi : Euro 3
Sistem bahan bakar : Injeksi
Transmisi : Automatic CVT (Continuous Variable Transmission)
Suspensi depan : Single sided trailing link with hydraulic shock absorber
Suspensi belakang : Shock absorber with adjustable preload with 4 settings
Rem depan :  Cakram 200 mm
Rem belakang : Teromol 140

Text: Ismet (ismet@motorexpertz.com),
Text editor: Donnyantoro,
Photo: Ismet
  1441 Votes

Artikel Terkait

CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (18)
B. Yamaha WR 250 R (49)
C. Viar Cross X 250 SE (34)
KYT Helmet
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !