Setelah Sial Bertubi-tubi, Kadek Ramayadi Bawa Indonesia ke-10 Besar di Asia Cross Country Rally 2016 Leg 3
GM Juli 2015
SSS chain
Achilles Tire
SPORT LAINNYA
18
Ags
2016

Setelah Sial Bertubi-tubi, Kadek Ramayadi Bawa Indonesia ke-10 Besar di Asia Cross Country Rally 2016 Leg 3

  5168   0
Setelah Sial Bertubi-tubi, Kadek Ramayadi Bawa Indonesia ke-10 Besar di Asia Cross Country Rally 2016 Leg 3
Setelah Sial Bertubi-tubi, Kadek Ramayadi Bawa Indonesia ke-10 Besar di Asia Cross Country Rally 2016 Leg 3
Setelah Sial Bertubi-tubi, Kadek Ramayadi Bawa Indonesia ke-10 Besar di Asia Cross Country Rally 2016 Leg 3
Setelah Sial Bertubi-tubi, Kadek Ramayadi Bawa Indonesia ke-10 Besar di Asia Cross Country Rally 2016 Leg 3
Setelah Sial Bertubi-tubi, Kadek Ramayadi Bawa Indonesia ke-10 Besar di Asia Cross Country Rally 2016 Leg 3
Setelah Sial Bertubi-tubi, Kadek Ramayadi Bawa Indonesia ke-10 Besar di Asia Cross Country Rally 2016 Leg 3

KAMBOJA, ME. Dua hari berturut-turut, Kadek Ramayadi mengalami masalah teknis dengan motornya, bradsis. Tapi di Asia Cross Country Rally (AXCR) 2016 Leg 3 ini, Kadek bersama tim Furukawa Battery Indonesia sanggup bawa nama Indonesia masuk ke-10 besar..
 
Gak gampang untuk masuk 10 besar para pereli terbaik di Asia dan Eropa tersebut, bradsis. Bukan hanya sekadar persiapan mental dan fisik, namun juga menyangkut performa motor dan kemampuan navigasi pastinya.
 
Di hari ketiga, Kadek Ramayadi berhasil menebus kegagalan di dua leg sebelumnya dengan mencapai urutan ke-10 dari hasil akumulasi dua Special Stage (SS) yang harus dijalani oleh peserta yakni dari Poum Thmei ke Thmor Da (SS3) dan Thmor Da ke Poum Thmei Market (SS4) sepanjang total 150 km. Kadek mencetak total waktu 1 jam 52 menit 58 detik berselisih empat menit dari sang pemenang dari Jepang.
 
Perjuangannya bukan tanpa mudah, karena Kadek harus start dari urutan paling belakang dan mengalami masalah ban belakang kempes selama SS berlangsung ditambah dengan belum sepenuhnya motor dalam kondisi prima usai mengalami masalah teknis sebelumnya. Usai finish SS, peserta harus menempuh jarak 250 km country road, dan lagi-lagi Kadek mengalami pecah ban keduanya, hingga sampai diisi rumput sebelum akhirnya mendapatkan ban cadangan dari tim Thailand.
 
Bertarung di jalur lebar gravel bercampur batu dan berkarakter high speed, Kadek menunjukan spiritnya mengejar ketertinggalan dari dua leg sebelumnya dengan tampil percaya diri memaksimalkan kondisi motor yang ada.
 
Sementara Rudy Poa yang finish di urutan ke-22 mengaku di leg ini tidak terlalu banyak memforsir motor, karena selain suspensi bocor, jok kerap kali lepas, sehingga mengganggu kenyamanan selama memacu motornya. Dengan kapasitas mesin terbatas, Rudy bermain aman menjaga motor tetap aman, namun mendongkrak posisi dari leg kedua sebelumnya.
 
“Hari ini jalurnya benar-benar menguras kemampuan mesin motor  dan sedikit soal navigasi dan kita harus menyelesaikan dua SS di jalur full speed 150 km bolak-balik di jalur sama.Kita sampai harus menundukan kepala seperti balapan road race untuk bisa mendapatkan kecepatan lebih. Dengan kapasitas  motor kita cuma 250 dan 300cc, bila biasanya sambil berdiri bisa mencapai 100km/jam, namun jika duduk road racer style kecepatan lumayan nambah bisa sampai 115km/jam. Hari ini harinya Kadek setelah dua hari tanpa finish, akhirnya bisa unjuk gigi menunjukan kepada peserta lain bahwa Indonesia sanggup melakukannya meski dengan keterbatasan motor yang ada. Hari ini, kita akan bertarung lagi sepanjang 125 km lebih di dua SS dengan country road sekitar 200 km. Semoga dengan semangat Hari Kemerdekaan RI ke-71 pada hari ini, kita bisa mencapai prestasi memuaskan," ungkap Rudy Poa.
 
“ Alhamdulillah setelah dua hari  mengalami teknikal problem, akhirnya bisa start di leg ketiga meski dari urutan paling belakang dan  mampu  mencapai posisi 10 besar. Ini di luar dugaan  saya mengingat motor baru saja dibongkar sore sebelumnya jadi belum sepenuhnya prima. Di jalur ini adalah makanan empuk bagi yang punya motor berkapasitas di atas 350cc karena bisa mengembangkan kecepatan full. Namun, saya mencoba konsisten menaklukan  tantangan dengan tetap memperhatikan kondisi motor, termasuk ketika di 30 km pertama SS3 harus mengalami ban belakang kempes serta ketika di SS4. Namun, semangat saya mengalahkan semuanya sehingga bisa finish dan dengan hasil yang baik. Di jalur country road menuju finish di Sihanouk Ville, ban  saya semakin parah sehingga harus diganjal rumput jerami karena kondisi ban dalalmnya sobek. Begitu juga ban belakang robek besar karena saya paksakan. Sampai akhirnya ada bantuan dari tim Thailand.
Semoga semangat 17 Agustus hari ini akan membuat saya semakin tampil baik dan  mohon doa restu dari semuanya," terang Kadek.
 
Hasil Leg 3 Asia Cross Country Rally 2016 Motor:
1. Takuya Izumoto (Jepang)
2. Yoshio Ikemachi (Jepang)
3. Sumaetee Trakulchai (Thailand)
4. Dan-Olov Olle Ohlsson (Swedia)
5. Daravuth Chan (Kamboja)

Text: Donny (donny@motorexpertz.com),
Photo: Istimewa
  611 Votes

Artikel Terkait

CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (20)
B. Yamaha WR 250 R (51)
C. Viar Cross X 250 SE (35)
KYT Helmet
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !