Gak Berani Ambil Resiko, Lorenzo Mulai Takut Air?
FDR Zevo
SSS chain
Corsa Ekonomis
MOTOGP
27
Ags
2016

Gak Berani Ambil Resiko, Lorenzo Mulai Takut Air?

  8939   0
Gak Berani Ambil Resiko, Lorenzo Mulai Takut Air?
Gak Berani Ambil Resiko, Lorenzo Mulai Takut Air?

BRNO, ME. Dari 11 seri berjalan, 3 di antaranya berjalan dengan kondisi wet race, bradsis. Dari ketiga balapan ini juga hasil yang diraih Jorge Lorenzo jauh dari normal. Bahkan, kalo dilihat-lihat lagi, semakin ke sini semakin menurun posisinya. Seolah nunjukin Lorenzo mulai takut air nih..
 
Di Assen, Lorenzo finish di urutan ke-10. Berlanjut wet race lagi di Sachsenring, dimana Lorenzo finish ke-15. Terakhir di Brno, Lorenzo finish terakhir di urutan ke-17, bradsis. Lorenzo mengaku feelingnya dengan ban Michelin di kondisi wet race sulit untuk ditingkatin.
 
Dari segi catatan waktu, padahal Lorenzo gak jauh berbeda dengan rekan setimnya, Valentino Rossi. Kecuali saat di Sachsenring, dimana catatan waktunya lebih dari satu detik dari pembalap terdepan. Lorenzo mengatakan dirinya sulit membaca limit ban Michelin untuk kondisi basah, bradsis.
 
"Kelihatannya ban depan Michelin sangat soft, tapi tidak begitu cepat habis. Sementara Bridgestone lebih keras, tapi lebih cepat habis. Sepertinya karena konstruksi dan tingkat keempukan dari ban tersebut, maka Anda selalu punya feeling bahwa ban ini sangat soft dan tidak stabil, serta ada di limitnya," ungkap Lorenzo.
 
"Jadi, Anda harus sedikit terbiasa dengan limit ini, untuk percaya bahwa Anda tidak akan crash dan bisa mengerem lebih keras. Mungkin masalah saya di Assen dan Sachsenring ada di setting, karena saya menaruh bobot lebih di depan. Di belakang, sama seperti settingan untuk kondisi kering," tambahnya.
 
Tapi menurut Lorenzo, dalam kondisi tersebut ban depan juga gak stabil, makanya dia takut untuk push remnya lebih dalam lagi, bradsis. Pembalap asal Spanyol yang sekarang turun ke peringkat ketiga di klasemen ini mengaku takut jika crash. Pasalnya, selain beresiko cedera, juga akan kehilangan poin, bradsis.
 
Rossi punya kombinasi ban yang sama dengan Lorenzo saat di Brno, depan soft dan belakang hard. Awalnya emang lambat, tapi setelah 5 lap, Rossi langsung bisa ningkatin catatan waktunya dan menyalip banyak pembalap di depannya, bradsis. Sementara Lorenzo, malah gak berani ambil resiko dan sempat berpikir untuk berhenti.
 
"Ketika Anda lihat apa yang terjadi dengan (Loris) Baz di sesi tes di Sepang dan (Scott) Redding di Argentina, dimana ban mereka meledak, saat Anda ada di atas motor dengan ban tersebut dan Anda merasa ada yang salah dengan ban, insting Anda mengatakan untuk berhenti," jelas Lorenzo.
 
Lorenzo juga ngejelasin bahwa masalah yang dia rasakan bukan cuma di ban aja, bradsis. Bagian elektronik dan mesinnya juga dirasa bermasalah. Ditambah lagi, balapan saat itu masih tersisa 7 lap. Lorenzo mengaku jika cuma tersisa 2 lap, dia bakal ambil resiko dan gak masuk pit untuk mengganti motornya.

Text: Donny (donny@motorexpertz.com),
Photo: yamahamotogp.com
  350 Votes

Artikel Terkait

CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (33)
B. Yamaha WR 250 R (51)
C. Viar Cross X 250 SE (43)
NHK Karel 2
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !