Pembalap AHRT Meningkat Pesat di Portugal, Dimas Finish 5 Besar, Andi Gilang Raih Poin Pertamanya
GM Juli 2015
SSS chain
Achilles Tire
MOTO2 & MOTO3
29
Ags
2016

Pembalap AHRT Meningkat Pesat di Portugal, Dimas Finish 5 Besar, Andi Gilang Raih Poin Pertamanya

  4783   0
Pembalap AHRT Meningkat Pesat di Portugal, Dimas Finish 5 Besar, Andi Gilang Raih Poin Pertamanya
Pembalap AHRT Meningkat Pesat di Portugal, Dimas Finish 5 Besar, Andi Gilang Raih Poin Pertamanya
Pembalap AHRT Meningkat Pesat di Portugal, Dimas Finish 5 Besar, Andi Gilang Raih Poin Pertamanya
Pembalap AHRT Meningkat Pesat di Portugal, Dimas Finish 5 Besar, Andi Gilang Raih Poin Pertamanya

PORTUGAL, ME. Hasil yang cukup memuaskan berhasil diraih para pembalap Astra Honda Racing Team (AHRT) di CEV International Championship 2016 di sirkuit Algarve, Portugal. Untuk pertama kalinya, Dimas Ekky mampu finish 5 besar di race pertama di kelas Moto2, bradsis. Sementara itu, Andi Gilang berhasil mencetak prestasi terbaiknya di kelas Moto3 Junior dengan finish ke-12 dan meraih poin pertamanya di musim ini..
 
Sebelumnya, kedua pembalap muda Honda ini mengalami masalah dengan setting motor mereka dan kondisi cuaca yang panas di Algarve saat sesi latihan dan kualifikasi. Tapi, mereka mampu menjalani balap dengan konstan di hari Minggu dan meraih sebuah kesuksesan di balapan CEV International Championship musim ini (28/8).
 
Pada race 1, Dimas Ekky melakukan start yang sempurna dan langsung melesat ke posisi 3. Namun sedikit kesalahan di lap pertama membuatnya turun ke urutan 7. Dimas gak pantang menyerah dan kembali merangsak ke posisi 5, setelah menaklukkan dua pembalap saat balapan berlangsung setengah jalan. Di race 2, Dimas menghadapi masalah lebih berat lagi, bradsis. Suhu udara mendadak meningkat dan angin bertiup lebih kencang, sehingga menyulitkan bagi semua pembalap. Dimas kesulitan mengendalikan motor karena sliding dan beberapa kali hampir terjatuh dan akhirnya finish ke-8 pada race 2. Melalui performanya ini, Dimas mendapatkan 8 poin di race 2 dan 11 poin di race 1. Tambahan 19 poin ini mendongkrak posisi Dimas Ekky menjadi urutan 7 di klasemen sementara dengan total 55 poin.
 
“Balapan kali ini sangat berat dengan suhu yang sangat panas. Suhu udara hari ini merupakan yang terpanas dalam minggu ini. Di race pertama saya bisa menyelesaikan balapan dengan baik merebut posisi 5, di race 2 suhu lebih panas lagi ditambah hambatan angin sangat besar di trek lurus yang tidak bisa dihindari. Posisi ban belakang juga terus sliding, sehingga motor lebih susah dikendalikan. Di lap awal, saya sudah bisa mendekati pebalap tercepat di grup depan, tapi saya tidak berhasil mempertahankan kecepatan untuk terus mengikuti mereka. Tapi, saya banyak mendapatkan pelajaran hari ini dan bisa mengambil pelajaran berharga ketika menghadapi balap di tengah udara panas dan angin kencang. Dengan pengalaman ini, saya rasa kedepannya bisa melangkah lebih baik lagi,” ujar Dimas Ekky.
 
Sementara Andi Gilang menghadapi tantangan yang berbeda di kelas Moto3, bradsis. Pembalap asal Bulukumba ini harus menjalani balapan dengan setting motor yang belum sempurna selama seminggu ini. Meski masih merasa gak nyaman dengan setting tersebut, Andi Gilang tetap percaya diri dan memperlihatkan catatan waktunya dengan konstan saat balapan. Dengan kondisi cuaca sirkuit yang panas di Portugal Selatan ini, Andi Gilang berhasil finish pada salah satu lintasan terberat di ajang CEV International Championship ini.
 
Gak sedikit yang crash di balapan kali ini, tercatat ada 12 pembalap, bradsis. Andi Gilang berhasil menjalankan strategi jitu untuk mengatasi masalah grip ban yang kurang menggigit saat memacu motornya. Doi nunjukin konsistensi dan kesabaran menunggu saat yang tepat untuk menyalip. Pada lap-lap akhir, Andi Gilang pun menunjukkan pertarungan yang sengit dengan Davide Pizzoli, pembalap dari Italia. Andi Gilang menyalip di dua tikungan sebelum garis finish, meraih posisi 12 dan mendapat 4 poin di klasemen kejuaraan Moto3 Junior World Championship ini.
                                                           
“Saya sangat bahagia. Belum pernah merasakan rasa bahagia seperti saat ini, karena ini adalah sirkuit terberat yang saya jumpai di kompetisi CEV. Ini pengalaman saya pertama turun di lintasan ini. Sungguh tidak mudah memahami karakternya, karena banyak dihiasi tanjakan dan turunan, tapi kami terus bekerja mencari setup motor terbaik hingga akhirnya saya finish ke-12, dan meraih poin pertama saya. Saya dan tim akan fokus menghadapi balapan berikutnya di Jerez dan berusaha keras mencetak prestasi yang lebih baik lagi,” ungkap Andi Gilang,
 
Para pembalap AHRT ini akan kembali balapan di ajang CEV International Championship pada tanggal 2 Oktober di sirkuit Jerez, Spanyol, dengan menghadirkan balapan sengit bersama 34 pembalap lintas negara di ajang CEV Moto3 Junior World Championship dan 31 pembalap lintas negara di ajang CEV Moto2 European Championship..

Text: Donny (donny@motorexpertz.com),
Photo: Istimewa
  589 Votes

Artikel Terkait

CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (20)
B. Yamaha WR 250 R (51)
C. Viar Cross X 250 SE (37)
KYT Helmet
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !