Modifikasi Yamaha Scorpio 2003: Si Bolang Jago Main Freestyle
FDR Zevo
SSS chain
Corsa Ekonomis
ME-MODIFIKASI
14
Sep
2016

Modifikasi Yamaha Scorpio 2003: Si Bolang Jago Main Freestyle

  51529   0

JAKARTA, ME. Tahu Bolang yang ada di tivi kan, bradsis? Nah, pria yang satu ini juga dipanggil Bolang. Cuma beda nasib aja, karena doi gak masuk tivi. Meski bukan artis, Rian Triansyah, nama aslinya, ini pintar berakrobat di atas motor lho. Bahkan, sering dipanggil buat mengisi berbagai macam acara dengan Yamaha Scorpio kesayangannya itu..

Untuk itu, pria ini membangun alias merombak tunggangannya sedemikian rupa agar bisa beratraksi. Besutan tahun 2003 ini, sebagian ubahannya digarap sendiri dan buat bikin tampilan Scorpio eye cathing diserahkan ke sahabatnya, Muhammad Bahtiar, owner Congpaint, di daerah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

“Tunggangan ini memang hanya dipakai main freestyle aja. Sedang ubahannya gue garap sendiri, karena apa yang dibutuhkan atau diaplikasikan cuma gue yang tahu. Tapi, buat bikin behel belakang gue serahin ke bengkel Katros Motorcycle daerah Bintaro, Tangerang,” papar Bolang, sapaan akrabnya.

Buat main freestyle, motor dibutuhkan kaki-kaki yang kokoh, maka dipilih pelek palang bawaan dari Yamaha YZF-R15 dan dipadukan sama ban FDR Sport XR ukuran 90/80-17 dan belakangnya merek Corsa Platinum profilnya 120/60-17, bradsis.

Untuk melakukan gaya stoppie, butuh pengereman yang mumpuni juga. Meski cakram bawaan R15 dan master rem depan standar, tapi selang rem diganti label TDR. Dengan itu, posisi badan semakin kuat dengan menggengam setang kemudi merek Tommi dari Itali.

Urusan mesin, Bolang gak terlalu banyak ubahan atau menaikkan kapasitas mesin alias bore up. “Mesin masih standar ting-ting, cuma beberapa peranti pendukung yang diganti. Kayak karbu pake Keihin PE 28 mm, kalo ukuran spuyer-nya lupa dan koil merek KTC,” ujar pria berbadan gemuk ini yang memasang knalpot ProSpeed.

Atraksi bergaya wheelie cukup mudah dilakukan karena perpaduan gir depan belakang besar, bradsis. Yakni, pakai gir dan rantai merek TK yang berukuran mata gir 15 dan 55. Biar bisa melakukan gaya stand up wheelie yang lama atau panjang, butuh pengaturan rem belakang.

“Di sebelah kiri ada dua tuas, satu kopling dan satu lagi rem belakang. Ini digunakan saat wheelie SS, stand up wheelie, dan lainnya tanpa menginjak footstep. Makanya, rem belakang pakai cakram depan bawaan motor yang diameternya lebih besar dan dibikin dua kaliper rem,” papar pria yang mengidolakan Nick Apex, freestyler dari Amerika.

High chair wheelie alias angkat roda depan dengan duduk di tangki. Ini butuh pengorbanan, bradsis. Tuh, liat aja tangki orisinal Scorpio milik Bolang di custom biar bokongnya bisa duduk manis. Lalu, jok juga dicustom sesuai keinginan Bolang saat melakukan freestlye di atas motornya.

Gaaass, brad!

Pesan Inspiratif: Tampilan besutan cukup ngejreng dan jadi ciri khas dari si Bolang.

Saran Tim ME:  Swingarm kurang matching sama kelir besutannya.

Penilaian Tim ME: (9*) Mantaff, biar badan gemuk, tapi tetap lincah beratraksi di atas motor.

Note: (1 *) : Kacau Banget, (2*): Payah, (3*) : Kurang kreatif, (4*) Terlalu biasa : (5*): Oke, tapi… (6*): Lumayanlah (7*): Bagus, (8*): Keren, (9*): Mantaff, (10*): Dahsyat

Data Modifikasi:
Pelek : YZF-R15, Ban : Corsa dan FDR, cakram depan belakang : R15 dan Scorpio, Setang : Tommi Italia, master rem kiri : KTC, tangki : custom, Jok : custom, behel belakang : custom, footstep belakang : custom, karbu : PE 28 mm, koil : KTC

Bengkel :
Congpaint : Jl. Sultan Iskandar Muda, Kebayoran Lama, Jaksel. Telepon : 0882113778359.
Katros Motorcycle : Jl. Kedaung, Bintaro, Sektor 2, Tangerang. Telepon : 0838-97-888-333.

Text: Teguh (teguh_028@yahoo.co.id),
Text editor: Donnyantoro,
Photo: Teguh
  1165 Votes

Artikel Terkait

CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (33)
B. Yamaha WR 250 R (52)
C. Viar Cross X 250 SE (46)
NHK Karel 2
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !