Ubah Mindset Pandangan Pengendara Motor, Pahami Lebih Dalam Safety Riding
Corporate Banner
SSS chain
GIIAS Surabaya 2020
KNOWLEDGE
17
Sep
2016

Ubah Mindset Pandangan Pengendara Motor, Pahami Lebih Dalam Safety Riding

  15742   0

TANGERANG, ME. Brad n sist, sudah paham cara riding di atas motor yang baik dan benar? Bukan apa-apa, naik motor itu beresiko tinggi lho. Pasalnya, tunggangan gak akan pernah bisa seimbang. Untuk itu, kita harus tahu cara atau teknik dasar berkendara. Mungkin sebagian sudah tahu atau pernah mengikuti pelatihan safety riding..

Tapi, buat yang belum pernah jangan bersedih hati. Pasalnya, Herry Wahyudi, kepala Instruktur Rifat Drive Labs (RDL) ingin berbagi ilmu cara berkendara yang baik dan benar. Selain itu, memiliki pengetahuan serta keterampilan dan mampu mengemudikan kendaraan dengan aman, benar, efisien dan bertanggung jawab atau 'defensive', bisa meminimalkan sekecil mungkin kemungkinan resiko terjadinya kerusakan pada kendaraan, boros bahan bakar, ban, melanggar aturan dan sopan santun berlalu lintas, mengalami keterlambatan waktu serta yang pasti menyelamatkan jiwa atau nyawa. Karena bahasan ini cukup panjang, jadi tim ME akan membuat serial alias bersambung setiap tekniknya.

“Selalu berpikir jauh ke depan dan selalu siap terhadap apapun yang mungkin terjadi (Antisipatif). Sedang safety riding, itu mengemudi dengan keahlian dan pengalaman yang tinggi ditambah dengan sikap yang baik dan konsentrasi yang berkesinambungan (Preventif),” buka Herry, sapaan akrabnya.

Hal yang pertama, soal mindset atau pemikiran pengendara selama riding. Siapapun yang berkendara di jalan raya itu sudah tidak lagi safety, melainkan sudah masuk kategori defensive riding atau pencegahan selama berkendara. Untuk itu, bagaimana cara pengendara untuk selalu mencegah atau mengantisipasi saat riding?

Kebanyakan pengendara motor saat berada di atas tunggangan, pandangannya hanya terpaku pada kendaraan yang ada di depannya. Sehingga penglihatannya terbatas, maka itu pandangan harus sejauh mungkin memandangnya. Maksudnya, pandangan kita sebisa mungkin melihat kendaraan yang paling depan dan depannya lagi.

Dari pandangan itu terbagi 3 zona, yakni zona melihat, analisa, dan reaksi. Dengan melihat ke depan, kita bisa membaca keadaan jalanan. Lalu, menganalisa kondisi di depan atau sekitar kendaraan. Dan reaksi, kita akan menghindari jika itu cukup membahayakan. Makanya, selama berkendara kita harus memberi ruang alias menjaga jarak sama kendaraan di depannya, bradsis!

Nah, ini baru pandangan, bradsis. Tunggu bahasan berikutnya, ya!

Text: Teguh (teguh_028@yahoo.co.id),
Text editor: Donnyantoro,
Photo: Teguh
  1032 Votes

Artikel Terkait

CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (33)
B. Yamaha WR 250 R (52)
C. Viar Cross X 250 SE (46)
NHK Karel 2
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !