Modifikasi Suzuki Thunder 250: Perkawinan Jepang Dengan Eropa
FDR Zevo
SSS chain
Corsa Ekonomis
ME-MODIFIKASI
17
Sep
2016

Modifikasi Suzuki Thunder 250: Perkawinan Jepang Dengan Eropa

  25781   0

JAKARTA, ME. Awalnya, besutan ini masih terlihat mulus, namun sang pemilik merasa bosan dengan tampilan standarnya, bradsis. Terpikir dalam benak untuk merombak total Suzuki Thunder 250 kesayangan Rendy, sang  pemilik. Sedang konsepnya belum terpikirkan gaya apa yang akan diterapkan..

Setelah browsing ke berbagai bengkel, ketemulah The Katros Motorcycle (TKM) yang dipercayakan buat merombak Thunder 'nopekgo' tersebut. “Agak bingung untuk menentukan konsepnya, tapi setelah menunjukkan beberapa hasil jadi, Rendy menyukai gaya bratstyle,” ungkap Andi ‘Atenk’ Akbar, builder TKM.

Dari aliran modifikasi Jepang ini memadukan dengan ubahan gaya Eropa. Seperti pelek depan belakang after market yang lebarnya 2.15x18 dan 2.50x17, dipadukan tapak ban Swallow 4.00-18 depan dan 4.50-17 belakang. Mengimbangi ban yang lebar, suspensi depan masih orisinalnya dan rebound terasa soft pada sok belakang label YSS.

Setelah kaki-kaki center, dilanjutkan pangkas rangka belakang sesuai konsep awal, bradsis! Ini sudah pakem merombak besutan bergaya modif klasik alias jadul. Yakni, memotong bagian sasis belakang, di bagian tengah rangka juga sedikit diturunkan. Tujuannya agar tangki dan jok custom selaras atau rata. Untuk itu, posisi aki berada di bawah swing arm. Waduh!

Dengan mengacu ke Eropa, maka builder asal Makassar ini menempatkan posisi setang kemudi after market berada di bawah segitiga atas atau biasa disebut underyoke. Sehingga riding posture atau posisi berkendara agak menunduk layaknya café racer. “Namun, foot step orisinalnya masih dipertahankan biar rider gak gampang pegal, bradsis,” sambungnya yang buka workshop di Jl. Kepodang, Bintaro, Tangerang Selatan.

Tunggangan kelahiran 2007 ini untuk dipakai harian, jadi peranti pendukung selama perjalanan tetap digunakan. Seperti spion custom TKM yang disatukan ke jalu setang, lalu lampu sein after market juga dipasang, meskipun posisinya ada di bawah tangki.

Dari semua perubahan itu, satu komponen ini rasanya wajib diganti. Kalo gak, ibarat sayur tanpa garam, rasanya gimana getho! Yaitu, saluran gas buang custom TKM yang bikin perasaan saat riding makin macho dan gahar.

Yuk, city ride, bradsis!

Pesan Inspiratif: Ide konsep gak harus satu gaya ubahan, tapi bisa dipadukan dan masih sesuai pakem.

Saran Tim ME: Hati-hati saat kondisi hujan dan banjir, karena aki ada di bawah swing arm.

Penilaian Tim ME: (8*): Keren, terlihat simpel..

Note: (1 *) : Kacau Banget, (2*): Payah, (3*) : Kurang kreatif, (4*) Terlalu biasa : (5*): Oke, tapi… (6*): Lumayanlah (7*): Bagus, (8*): Keren, (9*): Mantaff, (10*): Dahsyat

Data modifikasi:
Ban: Swallow, 400-18 & 450-17, Pelek: aftermarket, 2.15x18 & 2.50x17, Sok belakang : YSS, Jok: handmade TKM, Knalpot: custom TKM, Rangka: stok custom, Setang: aftermarket, Lampu dan sein: aftermarket

Bengkel: The Katros Motorcycles, Jl. Kepodang 3, Bintaro, Tangsel. Tlp : 0838-97888333

Text: Teguh (teguh_028@yahoo.co.id),
Text editor: Donnyantoro,
Photo: Teguh
  983 Votes

Artikel Terkait

CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (33)
B. Yamaha WR 250 R (52)
C. Viar Cross X 250 SE (45)
NHK Karel 2
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !