Modifikasi Honda GL 100: Transformasi dari Steampunk ke Daily Tracker
GM Juli 2015
SSS chain
Achilles Tire
ME-MODIFIKASI
03
Okt
2016

Modifikasi Honda GL 100: Transformasi dari Steampunk ke Daily Tracker

  12818   0

JAKARTA, ME. Setiap harinya selalu menerima dan merombak besutan sang klien. Meski ngerjain motor orang terus, Andi Akbar, builder The Katros Motorcycles, juga punya tunggangan kesayangan yang dicustom sesuai seleranya. Tapi, basic motor mengambil tahun tuwir alias tua, yakni Honda GL 100..

“Sebelumnya, motor ini juga pernah dirombak bergaya Steampunk, tapi sekarang diubah total. Rombakan kali ini terbilang simpel, jadi buat dipake harian masih nyaman dan enak. Kalo motor yang dulu, dikeluarinnya pas ada event atau weekend doang, karena joknya pake plat. Pantat cepat panas, bradsis!” ungkap builder ramah ini.

Untuk aliran yang diterapin ke Honda GL 100 ini bergaya daily tracker. Dengan mengadopsikan ban yang gambot. Sehingga buat riding ke mana aja masih enak dan gak cepat pegal, bradsis. Tuh, lihat aja ban depan belakang segede gaban alias gambot yang ukurannya 4.50-18 merek Swallow Classic. Gede kan? Iya, ho'oh!

Sebagai penopang redaman jalan, bagian depan diaplikasikan sokbreker Yamaha Byson. Di buritan alias belakang menggunakan sokbreker produk after market yang berkelir krom. Untuk swingarm masih dipertahankan seperti aslinya, bradsis.

Tangki yang sebelumnya berbentuk kotak, kini peranti penampung bahan bakar berubah bentuk dengan desain agak membulat. Jadi, terlihat lebih simpel. “Begitu juga pada jok, yang sekarang peranti custom tersebut sudah dikasih busa, bradsis. Mau riding ke mana aja, bokong gak cepat panas dan pegal lagi deh,” ungkapnya yang buka workshop di Jl. Cempaka I No.2, Reges, Ciputat, Tangerang Selatan.

Semakin nyaman dengan pemilihan setang yang berbeda dari ubahan sebelumnya. Di setang kemudi GL 100 kelahiran tahun 1980 sekarang ini pakai yang modelnya agak tinggi. Makanya, postur badan dari sang builder gak mudah capek.

“Pemilihan itu karena menyesuaikan sama tinggi badan, karena konsep sebelumnya nunduk banget, brad. Makanya, gue pakai tunggangan itu kalo ada event aja,” tutup pria yang juga mantan freestyler motor.

Pesan Inspiratif : Ubahan ini cukup cocok untuk daily use alias pemakaian harian..

Saran Tim ME :  Mungkin penempatan stop lamp cocok kalo adanya di atas rak belakang atau behel jok..

Penilian Tim ME : (8*), Keren, konsep modifnya cukup minimalis dan nyaman buat riding..

Note: (1 *) : Kacau Banget, (2*): Payah, (3*) : Kurang kreatif, (4*) Terlalu biasa : (5*): Oke, tapi… (6*): Lumayanlah (7*): Bagus, (8*): Keren, (9*): Mantaff, (10*): Dahsyat

Data Modifikasi :
Ban : Swallow Classic, 4.50-18 pelek : Champ, 3.00x18, sok depan : Yamaha Byson, sok belakang : Aftermarket, sepatbor depan belakang : handmade The Katros, lampu depan belakang : Aftermarket, cover lampu depan : handmade The Katros, lampu sein : Aftermarket, behel jok : handmade The Katros, jok : custom The Katros, knalpot : custom The Katros, setang : custom The Katros, spion : aftermarket, handgrip : aftermarket, tangki : custom The Katros, tutup tangki : custom The Katros

Bengkel : The Katros Motorcycles (TKM) : Jl. Kedaung 3, Bintaro, Jaksel. Tlp : 0838-97888333.

Text: Teguh (teguh_028@yahoo.co.id),
Text editor: Donnyantoro,
Photo: Teguh
  342 Votes

Artikel Terkait

CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (20)
B. Yamaha WR 250 R (51)
C. Viar Cross X 250 SE (35)
KYT Helmet
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !