Modifikasi Cagiva Raptor: Bratracer, Hasil Kawin Silang Bratstyle Dengan Cafe Racer
GM Juli 2015
SSS chain
Achilles Tire
ME-MODIFIKASI
12
Okt
2016

Modifikasi Cagiva Raptor: Bratracer, Hasil Kawin Silang Bratstyle Dengan Cafe Racer

  8409   2

BEKASI, ME. Brad n sist mungkin sudah familiar dengan ubahan berkonsep bratstyle dan cafe racer. Sepintas mungkin enggak jauh beda, namun kalo diperhatikan secara detail, masing-masing punya ciri khas tersendiri. Sepintas, keduanya sama-sama mengandalkan kaki gambot, tangki custom dan berbagai kesamaan yang lain..

Beda yang menonjol, jok tanpa ada penambahan atau komponen yang dicustom pada bratstyle. Sedangkan buntut cafe racer berbentuk buntut tawon. Selain itu, riding postur bratstyle lebih santai, beda dengan riding postur cafe racer yang lebih nunduk karena posisi setang di bawah segitiga atas alias under yoke.

Nah, pernah terbayang enggak, apa jadinya kalo kedua konsep ini dikawinkan? Hasilnya seperti Cagiva Raptor milik Ario Damar yang terpampang pada artikel ini, bradsis. “Pengen bergaya klasik ala cafe racer yang lagi booming dan banyak komunitasnya,” ujar warga Kalimalang, Jakarta Timur.

Yustinus Erwan Santoso penggawang Insan Motor (IM) yang dipercaya garap tunggangan lansiran 2003 ini mengatakan kalo Ario pengen model klasik, tapi masih mempertahankan bagian kaki-kaki dan rangka tetap utuh.

“Seiring proses pengerjaan, akhirnya Ario merelakan rangka belakang dipotong dan dicustom. Hal ini demi mengejar hasil optimal sesuai konsep yang diinginkan,” ucap builder di Jl. Swantatra IV No.50, Jatiasih, Bekasi.

Nah, kenapa tunggangan ini enggak dibikin murni bergaya cafe racer, karena sang empunya enggak mau setang terlalu nunduk. “Maklum udah umur, brad. Kalo kelamaan nunduk, Ario takut pinggang keseleo,” imbuh Iyus, panggilan akrab empunya IM.

Lantaran setang posisinya di atas segitiga atas, sehingga riding postur tidak terlalu nunduk, otomatis terlihat seperti ubahan bratstyle. Makanya oleh Iyus, konsep ubahan ini dinamai bratracer, bradsis.

“Sebenarnya sudah ada beberapa builder yang bikin gabungan kedua konsep ini. Cuma perpaduan nama konsep belum ketemu. Makanya biar gampang diinget, kita sebut Bratracer. Tapi ada juga yang menyebutnya no rules,” tutup Iyus.

Pesan Inspiratif: Bisa jadi alternatif ubahan gaya klasik modern yang mengandalkan monosok.

Saran Tim ME: Tampilan akan lebih menarik, bila sok depan dan belakang lebih pendek.

Penilaian Tim ME: (8*): Keren, ubahan tidak ekstrim, tapi boleh juga..

Note: (1 *) : Kacau Banget, (2*): Payah, (3*) : Kurang kreatif, (4*) Terlalu biasa : (5*): Oke, tapi… (6*): Lumayanlah (7*): Bagus, (8*): Keren, (9*): Mantaff, (10*): Dahsyat

Data modifikasi:

Knalpot: GPR, Footstep: R25 aftermarket, Setang: Rizoma, Master rem: Brembo, Stoplamp: 3 in 1 led, Headligh: Daymaker, Body set : Custom galvanis, Rangka belakang: Custom pipa 3/4 inci.

Bengkel: Insan Motor - Jl. Swantatra IV No.50, Jatiasih, Bekasi. Telepon: 0812-10189845.

Text: Banar (bhandhes_79@yahoo.co.id),
Text editor: Donnyantoro,
Photo: istimewa
  174 Votes

Artikel Terkait

Komentar Anda
Guest
Forum Viagra 50mg cialis Online Lasix Without Prescription
Guest
Nexium Discount Card cialis Pyridium Urinary Pain Delivered On Saturday
CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (20)
B. Yamaha WR 250 R (51)
C. Viar Cross X 250 SE (35)
KYT Helmet
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !