Skill Mumpuni, Instruktur Safety Riding AHM Jadi Juara di Jepang
FDR Tire
SSS chain
Corsa
ME-UPDATE
23
Okt
2016

Skill Mumpuni, Instruktur Safety Riding AHM Jadi Juara di Jepang

  5421   0
Skill Mumpuni, Instruktur Safety Riding AHM Jadi Juara di Jepang
Skill Mumpuni, Instruktur Safety Riding AHM Jadi Juara di Jepang
Skill Mumpuni, Instruktur Safety Riding AHM Jadi Juara di Jepang
Skill Mumpuni, Instruktur Safety Riding AHM Jadi Juara di Jepang
Skill Mumpuni, Instruktur Safety Riding AHM Jadi Juara di Jepang
Skill Mumpuni, Instruktur Safety Riding AHM Jadi Juara di Jepang

JAKARTA, ME. Dimas Kelana Putra, instruktur safety riding PT Astra Honda Motor (AHM) berhasil mengharumkan nama Indonesia di Jepang. Dalam ajang “The 17th Safety Japan Instructor Competition” di Jepang, Dimas sukses jadi yang terbaik ke-2, bradsis..
 
Untuk ajang kompetisi safety riding internasional tahun ini, AHM mengutus 3 instruktur terbaik mereka yang merupakan hasil seleksi antar instruktur safety riding Honda se-Tanah Air. Dimas Satria Kelana Putra bertanding di kelas 125cc dan raih posisi ke-2. Sementara I Gusti Agung Budi Dharma yang tampil di kelas 400cc dan M Adi Sucipto di kelas 750cc berhasil tempati posisi 5 terbaik.
 
"Saya bersyukur latihan yang saya lakukan membuahkan hasil positif di kompetisi international ini. Prestasi ini menambah semangat dan keyakinan saya untuk bisa lebih maksimal dalam berbagi ilmu dan keterampilan yang saya dapatkan selama mengikuti kompetisi ini, kepada masyarakat Indonesiadi Tanah Air," ujar Dimas.
 
Kompetisi “The 17th Safety Japan Instructor Competition” berlangsung pada 20-21 Oktober di Suzuka Circuit Traffic Education Center, Jepang. Ajang ini diikuti oleh 30 peserta dari 9 negara yaitu Australia, India, Indonesia, Malaysia, Singapura, Taiwan, Thailand, Turki, dan Vietnam. Untuk menggambarkan kemampuan dan keterampilan menggunakan motor sehari-hari, dalam kompetisi ini setiap sesi peserta diwajibkan memeriksa terlebih dahulu setiap detail sepeda motor yang dipergunakan sebelum mengikuti lomba dan memakai perlengkapan berkendara yang lengkap. Sepanjang kompetisi berlangsung, peserta juga dituntut untuk selalu dapat menunjukan dan mempertahankan posisi berkendara yang ideal.
 
Hari pertama kompetisi para peserta dihadapkan dengan ujian teknik pengereman atau braking. Pada sesi tersebut, peserta harus mampu mengendalikan motor pada kecepatan tertentu dan melakukan pengereman dan berhenti sesuai jarak yang telah ditentukan tanpa membuat roda terkunci dan tanpa engine brake. Setelah itu dilanjutkan dengan slalom course. Peserta dituntut dapat menguasai dengan cepat lintasan khusus yang baru mereka ketahui saat hari kompetisi berlangsung. Selain itu, mereka juga tidak dibolehkan menyentuh pembatas jalur, cone dan memijakan kaki saat bermanuver. Tes selanjutnya adalah tes tertulis tentang penguasaan materi keselamatan berkendara.
 
Hari Kedua kompetisi setiap peserta melakukan uji keseimbangan dalam berkendara atau narrow plank. Peserta diwajibkan melintasi papan titian dengan kecepatan tertentu tanpa berhenti atau menurunkan kaki.
 
“Setiap tahun instruktur safety riding yang kami kirim ke kompetisi selalu berhasil meraih prestasi di ajang kompetisi safety riding antar instruktur dari berbagai negara ini. Mereka ini akan berada di garda terdepan dalam melatih dan mengedukasi masyarakat dalam hal keselamatan berkendara. Kami harap konsistensi ini dapat kami pertahankan untuk menjaga prinsip Satu Hati Selamat di Jalan sehingga budaya keselamatan berkendara dapat terus berkembang di negeri inir,” ujar Agustinus Indraputra, selaku GM Marketing Planning and Analysis AHM.

Text: Donny (donny@motorexpertz.com),
Photo: Istimewa
  139 Votes

Artikel Terkait

CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (33)
B. Yamaha WR 250 R (51)
C. Viar Cross X 250 SE (40)
GM Juli 2015
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !