Pertarungan Sport Naked 150cc, Suzuki Mulai Nyalakan Nyali
FDR Zevo
SSS chain
Corsa Ekonomis
ME-REVIEW
21
Nov
2016

Pertarungan Sport Naked 150cc, Suzuki Mulai Nyalakan Nyali

  15752   0
Pertarungan Sport Naked 150cc, Suzuki Mulai Nyalakan Nyali
Pertarungan Sport Naked 150cc, Suzuki Mulai Nyalakan Nyali

JAKARTA, ME. Lama tertinggal, kini pabrikan motor Suzuki resmi ikut bertarung di kelas sport naked 150cc, bradsis. Suzuki GSX-S150 bakal melawan dua pabrikan Jepang lainnya, yaitu Honda dengan All New CB150R StreetFire dengan tag line "Perfoma Sang Penakluk" dan Yamaha dengan New V-Ixion Advance (NVA) dengan tagline "Siap Pegang Kendali"..

Terlahir dengan tagline "Nyalakan Nyali", Suzuki GSX-S 15, pastinya bakal menjadi pilihan terbaru buat pecinta sport naked 150cc, bradsis. Kali ini, tim ME bakal mengkomparasi ketiga motor  sport naked  dari ketiga pabrikan ini, mulai dari desain, mesin, fitur, hingga spesifikasinya.

Kita mulai dari desain terlebih dulu, bradsis. Sepertinya Suzuki tidak ingin dibilang pengikut kompetitor dengan memiliki desain headlamp seperti kepala robot Transformer. Sangat berbeda juga dengan dua kompetitor yang memiliki headlamp lebih kecil. Ditambah lagi lekukan dan sayap pada bagian tangki yang membuat GSX-S 150 terlihat lebih berotot.

CB150R dan NVA menggunakan jok yang menyatu, tetapi untuk menambah karakter sporty pada GSX-S 150, Suzuki menggunakan jok yang terpisah. Di bagian buritan, CB150R memiliki spakbor belakang yang lebih kecil dibanding GSX-S150 dan NVA. Hanya CB150R versi standart yang belum menggunakan under cowl guna menutup bagian bawah mesin. Namun, aksesori ini tetapi dijual terpisah oleh Honda.

Menuju ke bagian mesin, ketiga motor ini jelas memiliki kapasitas mesin 150cc, Namun kalo dilihat spesifikasi pabrikannya, Suzuki lebih unggul dengan senjata terbarunya ini, bradsis. GSX-S 150 mengusung mesin DOHC, 4 katup, 6 percepatan, dan bore x stroke 62.0 x 48,8mm. Sementara CB150R menggunakan mesin DOHC, 4 katup, 6 percepatan, dengan ukuran bore x stroke 57,3 x 57,8 mm. NVA sendiri masih menggunakan mesin SOHC, 4 katup, 5 percepatan, dengan bore x stroke 57,0 x 58,7 mm.

Begitu juga dengan daya maksimumnya, bradsis. Suzuki GSX-S150 lebih unggul dengan tenaga maksimum mencapai 14.1 kW (18.9 dk)/11,000rpm, dan torsi 13.9 Nm/8,500 rpm. Sementara CB150R memiliki tenaga 12,4 dk / 9000 rpm dan torsi 13,8 Nm / 7000 rpm. Namun NVA lebih unggul pada torsi, dengan tenaga 12,2 dk / 8500 rpm dan torsi 14,5 Nm / 7500 rpm.

Untuk fiturnya sendiri, lampu CB150R boleh dibilang lebih unggul dengan penggunaan full LED. Sementara GSX-S150 baru pada bagian lampu depannya aja. NVA masih mengandalkan bohlam. Penggunaan LED diklaim lebih awet dan terang pada kondisi hujan, bradsis.

Untuk penggunaan kunci kontak, GSX-S150, CB150R dan NVL sudah terletak pada bagian tangki. Speedometer GSX-S150 dan CB150R sudah sama-sama full digital. Tetapi Suzuki lebih memiliki info tambahan seperti indikator ABS, indikator RPM, dan indikator oli. Sementara NVA masih menggunakan analog pada tachometer, dan selebihnya digital dengan penggunaan kata pembuka "HI BUDDY" yang bisa diganti sesuai nama loe, bradsis.

Sekarang tinggal masalah harga dan pilihan warna deh yang menjadi pertimbangan loe. Yamaha dan Suzuki sudah menempel livery MotoGP pada motor sport naked andalan mereka. Yamaha NVA dibandrol Rp 25.350.000 dengan pilihan hitam, hitam-merah, dan livery MotoGP. Suzuki GSX-S 150 dibandrol di kisaran Rp 24.000.000-an hingga Rp 26.000.000-an dan terdiri dari warna silver, hitam-merah, hitam, dan livery MotoGP. Sementara Honda All New CB150R StreetFire belum memiliki livery MotoGP dan dibandrol Rp 26.950.000 dengan pilihan warna hitam, putih, merah.

Perbandingan spesifikasi All New CB150R StreetFire vs New Vixion Advance vs GSX-S150:

Mesin :
Tipe Mesin : 4 Langkah, DOHC-4 Katup | 4 Langkah, SOHC-4katup | 4 langkah, DOHC- 4 katup.
Kapasitas Mesin : 149.16 cc | 149,8 cc | 147,3
Sistem Pendingin Mesin : Liquid Cooled with Auto Fan | Pendingin Cair | Pendingin Cair.
Sistem Suplai Bahan Bakar : PGM-FI | Full Injection | Full Injection.
Diameter x Langkah : 57.3 x 57.8 mm | 57,0 x 58,7 mm | 62,0 x 48,8 mm.
Perbandingan Kompresi : 11.3:1 | 10,4 :1 | xxxx
Daya Maksimum : 12.4kW (16.9PS)/9,000 rpm | 12.2kw/ 8500 rmp | 14.1 kW (18.9 dk)/11,000rpm
Torsi Maksimum : 13.8Nm (1.41kgf.m)/7,000 rpm | 14,5Nm/7500rpm | 13.9Nm/8.500 rpm.
Tipe Transmisi : Manual, 6 – Kecepatan | Manual, 5 - kecepatan | Manual, 6 – Kecepatan.
Pola Perpindahan Gigi : 1–N–2–3–4–5–6 | 1-N-2-3-4-5 | 1–N–2–3–4–5–6.
Starting System : Pedal & Elektrik | Pedal & Elektrik | Pedal & Elektrik
Tipe Kopling : Multiple Wet Clutch Coil Spring | Basah, Kopling manual, Multiplat | xxxx
Sistem Pelumasan : Basah | Basah | Basah
Kapasitas Minyak Pelumas : 1.1 | 1,15 | xxx

Dimensi :
P x L x T: 2.019 x 719 x 1.039 mm | 1.925 x 720 x 1030 mm | 1.975 x 674 x 1.070 mm.
Jarak Sumbu Roda : 1.293 mm | 1.300 mm | 1.300 mm.
Jarak Terendah ke Tanah : 169 mm | 165 mm | 150 mm.
Ketinggian Tempat Duduk : 797 mm | 790 mm | 785 mm.
Berat Kosong : 136 kg | 131 kg | 127 kg
Kapasitas Tangki Bahan Bakar : 12 liter | 12 Liter | xxx

Rangka :
Tipe Rangka : Diamond (Truss) Frame | Delta Box |
Ukuran Ban Depan : 100/80-17 52P (Tubeless) | 90/90-17 46p (Tubeless) |
Ukuran Ban Belakang : 130/70-17 62P (Tubeless) | 120/70-17 58p (Tubeless) |
Tipe Rem Depan : Cakram
Tipe Rem Belakang : Cakram
Tipe Suspensi Depan : Teleskopik
Tipe Suspensi Belakang : Monosok

Kelistrikan :
Tipe Pengapian : Full Transisterized | TCI |
Tipe Baterai : MF Wet 12V 5Ah | GTZ4V / YTZ4V |
Tipe Busi : NGK MR9C-9N atau ND U27EPR-N9 | NGK / CR8E & U24ESR-N |

Text: Arbi (arbi.motorexpertz@gmail.com),
Text editor: Donnyantoro,
Photo: Dok. ME
  301 Votes

Artikel Terkait

CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (33)
B. Yamaha WR 250 R (51)
C. Viar Cross X 250 SE (45)
NHK Karel 2
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !