Modifikasi Yamaha X-Ride: Enggak Ada Batangan, Matik Pun Jadi
GM Juli 2015
SSS chain
Achilles Tire
PARADE MODIFIKASI
21
Nov
2016

Modifikasi Yamaha X-Ride: Enggak Ada Batangan, Matik Pun Jadi

  20761   0

JAKARTA, ME. Saking getolnya salurkan hobi adventure, hampir semua jenis tunggangan, baik sport maupun bebek, diandalkan Erwin ‘Codot’ untuk main lumpur alias off road. Lantaran motor batangan yang biasa diandalkan lagi bermasalah, Codot mencoba menjajal main garuk tanah mengandalkan motor matik..

Nah, yang jadi korban adalah Yamaha X-Ride lansiran 2014 kesayangannya, bradsis. “Pengen coba hal baru dan tantangan berbeda brader n sista. Makanya, saya ubah matik ini ala motor adventure. Enggak ada batangan, motor matik pun jadi, yang penting tetap happy bisa off road,” ucap pria yang tergabung di CISH (Cibinong Speed House Matic Trail).

Warga Citeureup, Bogor, Jawa Barat, ini bilang soal hobi garuk tanah sendiri sudah digelutinya lebih dari 5 tahun. “Tapi yang paling menantang pakai motor matik adalah bagaimana caranya agar CVT enggak gampang nyangkut saat ketemu jalan sempit, maupun lubang. Sedangkan kalau pakai motor trail bukan matik, tinggal gas saja enggak bakal nyangkut, karena enggak ada CVT-nya,” papar member CISH #085.

Sedangkan soal oprekan, Codot menyerahkan sepenuhnya ke Optima Custom (OC) untuk menggarapnya, bradsis. Agar performanya makin nendang dan mampu melibas segala medan, Hidayat ‘Acky’, penggawang OC, memperbesar dapur pacunya menjadi 155 cc. “Piston pakai diameter 58 mm, perbandingan kompresinya 12:1. Sedangkan noken as pakai bawaan motor yang sudah dicustom. Cylinder head saya sesuaikan dengan diameter piston,” ucap Acky.

Tak hanya sektor mesin yang dicolek, bradsis. Agar akselerasi tambah responsif, bagian CVT juga kena kilik. “Roller pakai 5 gram rata, puli custom dan pengapian saya bikin maju agar akselerasinya lebih cepat. Per CVT pakai CLD 2.000 Rpm dan rasio 12-43 (standarnya 13-41),”  yakin pebengkel sejak tahun 2001.

Kelar oprek mesin dan CVT, Acky beralih garap bodi dan kaki-kaki. Biar jalannya off-road makin lancar, sektor kaki-kaki dan bodi juga mangalami rombakan. “Supaya pelek depan dengan diameter 17 inci dan ban pacul berukuran 2.75 - 17 bisa masuk, sok depan saya custom dengan menambahkan peninggi sekitar 5 cm,” imbuh pebengkel yang beralamat di Jl. Masjid Al Wustho No.13, Pondok Bambu, Jakarta Timur.

Lalu agar handling lebih optimal, Acky aplikasi setang model lebar berlabel Renthal. ”Agar rangka makin kuat dan mumpuni di segala medan berat, saya custom di beberapa titik,” tutup pria ramah ini.

Pesan Inspiratif: Berani tampil beda, off road andalkan motor matik.

Saran Tim ME: Perlu ditambah spatbor belakang model trail, biar lumpur atau air enggak nyiprat sampai depan.

Penilaian Tim ME: (9*) Mantaff, tampang matik makin garang ala motor trail pada umumnya.

Note: (1 *) : Kacau Banget, (2*): Payah, (3*) : Kurang kreatif, (4*) Terlalu biasa : (5*): Oke, tapi… (6*): Lumayanlah (7*): Bagus, (8*): Keren, (9*): Mantaff, (10*): Dahsyat

Data Modifikasi:

Piston: Diameter 58 mm, Kompresi: 12 : 1, Cylinder head: Custom, Knalpot: CLD C2, Gas spontan: Domino, Per CVT: CLD 2.000 Rpm, Rasio: 12-43, Pelek: TK 140-17 & 185-14, Teromol: Standar Mio, Spatbor depan: Polisport, Setang: Renthal, Slang rem: TDR, Ban belakang: Michelin 90/100-14, Ban depan: Corsa 2.75-17, Decal: Optima Custom.

AK47 Custom Paint         : 0812-96901738

Optima Custom                : 0812-87147714

Text: Banar (bhandhes_79@yahoo.co.id),
Text editor: Donnyantoro,
Photo: Banar
  238 Votes

Artikel Terkait

CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (20)
B. Yamaha WR 250 R (51)
C. Viar Cross X 250 SE (37)
KYT Helmet
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !