Cuma KTM yang Masih Pakai Mesin Screamer, Sasis dan Suspensi yang Diragukan?
GM Juli 2015
Dunia Scooter Magazine
Achilles Tire
MOTOGP
29
Nov
2016

Cuma KTM yang Masih Pakai Mesin Screamer, Sasis dan Suspensi yang Diragukan?

  4050   0
Cuma KTM yang Masih Pakai Mesin Screamer, Sasis dan Suspensi yang Diragukan?
Cuma KTM yang Masih Pakai Mesin Screamer, Sasis dan Suspensi yang Diragukan?

AUSTRIA, ME. Musim depan nanti, semua pabrikan udah beralih ke mesin big bang, bradsis. Semua kecuali KTM, mereka masih pakai mesin tipe screamer. Namun mereka gak gentar, justru optimis dengan potensi mesin RC16 ini. Malah banyak yang meragukan sasis dan suspensinya..
 
Mesin big bang emang udah terbukti punya karakter yang halus karena waktu pengapiannya, bradsis. Mesin ini lebih mudah dikontrol saat keluar tikungan dan juga bikin grip ban gak cepat habis. Berbeda dengan mesin screamer yang ngasih power berlebih ke ban belakang hingga kerap bikin ban belakang spin atau slide alias ban cepat habis. Meskipun mesin tipe ini juga ngasih top speed yang lebih unggul dibanding big bang saat di trek lurus.
 
Semua pabrikan udah beralih ke big bang, dengan Honda di musim 2016 ini terakhir memakai mesin screamer dan 2017 beralih ke big bang. Tinggal KTM aja yang masih berkutat dengan screamer, bradsis.
 
"Tentunya ini sesuatu yang kami pikirkan, tipe mesin yang mana yang terbaik untuk digunakan. Sepertinya motor-motor sekarang ingin lebih mencari tenaga di putaran bawah, torsi, dan akselerasi. Mencoba untuk menjaga grip ban lebih lama dan juga grip saat keluar tikungan dengan mesin big bang," ujar Mika Kallio, test rider KTM.
 
"Sulit untuk dengan tepat menentukan mana yang terbaik. Sekarang ini kami kesulitan mencari grip ban belakang, tapi saya rasa itu bukan karena mesinnya. Ini hanya masalah kombinasi dari sasis dan swingarm saja. Bukan keputusan saya apa yang akan KTM lakukan dengan mesinnya untuk tahun depan. Untuk test berikutnya, mereka akan melakukan pengembangan mesin, ini akan menarik. Tapi sekarang masalah lebih kepada sasis dibanding mesin," lanjutnya.
 
KTM sebenarnya juga udah mencoba mesin big bang saat awal-awal ngetes RC16, bradsis. Tapi menurut mereka, mesin screamer masih yang terbaik dan mesin ini yang paling sering dipakai untuk sesi test.
 
Selain mesin, bagian yang berbeda lainnya dari motor-motor MotoGP lainnya adalah sasis dan suspensi. Cuma KTM yang mengandalkan sasis tubular baja dan suspensi WP, sementara pabrikan lainnya mengandalkan sasis aluminium dan suspensi Ohlins.
 
"Jika memang berbeda, lalu KTM yang punya segala informasi dan data mengenai sasis tubular dan suspensi WP menggunakan sasis dan suspensi lainnya, saya akan khawatir. DNA KTM adalah sasis tubular baja dan suspensi WP," ungkap Bradley Smith yang musim depan akan membalap dengan RC16.
 
"Banyak orang bilang Anda tidak akan pernah bisa menang dengan suspensi WP dan itu sudah terbukti salah di Moto2 dan Moto3. Di Moto3, sasis mungkin jadi bagian yang lebih penting dan Brad Binder berhasil mendominasi musim ini. Jadi, saya tahu KTM sudah melakukan pekerjaan yang fantastis, apa yang sudah mereka lakukan adalah langkah yang luar biasa dan semoga kami bisa membuatnya lebih baik," tambah Smith.
 
Sejauh ini, KTM masih tertinggal 1 detik lebih dari pembalap tercepat saat sesi test di Valencia, Spanyol, beberapa waktu lalu. Masih ada waktu untuk memangkas gap dan mengejar ketertinggalan..

Text: Donny (donny@motorexpertz.com),
Photo: speedweek.com
  45 Votes

Artikel Terkait

CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (18)
B. Yamaha WR 250 R (48)
C. Viar Cross X 250 SE (34)
KYT Helmet
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !