Modifikasi Honda CBR250R: Ditutup Dengan Juara Umum
GM Juli 2015
SSS chain
Achilles Tire
ME-MODIFIKASI
14
Des
2016

Modifikasi Honda CBR250R: Ditutup Dengan Juara Umum

  15662   0

JAKARTA, ME. Pada seri terakhir Kejurnas Indospeed Race Series (IRS) kelas Honda CBR Dream Cub 250 cc, persaingannya berjalan cukup ketat antara tiga joki, yakni Ahmad Marta, Erfin Firmansyah dan Febriansyah. Ketiga pembalap tersebut saling sodok-menyodok posisi untuk bisa terdepan..

Namun, pembalap dengan nomor punggung #83 ini mampu melesat meninggalkan lawannya hingga lap terakhir dan menjadi juara umum di seri penutup Kejurnas IRS 2016 lalu di Sirkuit Sentul, Bogor. Wah, jadi pengen tau nih, bradsis! Apa sih rahasia dari besutannya yang digeber itu..

Dari regulasi menggunakan mesin standar alias gak boleh dinaikkan kapasitas mesinnya. Untuk itu, tunggangan dari tim YSS Comet Apitech Koso Shutter Speed Racing Team juga sesuai regulasi dan hanya meng-custom beberapa part pendukung.

“Sebenarnya, di seri itu lagi riset ECM Stand Alone merek API Tech terbaru buat Honda CBR250R dan ternyata setingannya cocok dan bisa finish pertama. Selain itu, kompresi ruang bakar dibikin padat dengan memapas head silinder sekitar 0,6 mm. Membuat durability mesin tahan lama dan gak gampang overheat,” papar Patar Sianipar, owner sekaligus mekanik tim YSS Comet Apitech Koso Shutter Speed Racing Team.

Bahan bakar yang masuk ke ruang bakar dan gas buang tetap lancar jaya, karena port atau lubang tersebut diporting polish. Nah, agar otak alias ECU tersebut bisa bekerja dengan maksimal, maka perpaduan komponen lainnya juga disesuaikan, bradsis.

“Pengaturan pasokan bahan bakar alias noken as custom yang masuk dan keluar pada ruang bakar di-dial ulang. Dari penyetelan sang mekanik dibuat LSA-nya pada 108 derajat (in dan out). Meski noken as tetap menggunakan asli pabrikan, namun kinerja klep bisa optimal pake per klep label TDR,” jelas Patar, sapaannya seraya bilang CBR250R itu pake oli mesin Vrooam tipe VR90.

Sang joki, Ahmad Marta, menyalip lawannya saat masuk dan keluar tikungan. Maka setingan gir kudu pas, yakni memadukan gir set TDR ukuran 14-38. Dengan begitu, suspensi belakang merek YSS tabung bisa mengimbang gaya riding sang pembalap #83 ini. Alhasil, knalpot merek TDR bisa mengeluarkan gas buang lebih plong.

“Start dapet grid pertama, tapi R1 atau tikungan pertama gue gak mau memaksakan masuk. Gue coba perlahan mengubah posisi untuk di depan selama 3 lap dan sehabis itu langsung gue push buat ninggalin lawan jauh di belakang. Karena didukung sama setingan yang sudah pas banget,” papar Ahmad Marta, sang juara umum kejurnas IRS 2016 seri penutup kemaren. Wuih, mantab!

Congrats ya, brader!

Pesan Inspiratif: Besutan gak perlu kencang, yang penting pembalap merasakan nyaman saat bermanuver dan terpenting durability mesin.

Saran Tim ME:  Tampilan desain baju CBR250R harus berubah dan lebih keren di tahun 2017.

Penilaian Tim ME: (9*): Mantaff, cuma bisa ngucapin congrats buat sang joki dan juga tim balapnya.

Note: (1 *) : Kacau Banget, (2*): Payah, (3*) : Kurang kreatif, (4*) Terlalu biasa : (5*): Oke, tapi… (6*): Lumayanlah (7*): Bagus, (8*): Keren, (9*): Mantaff, (10*): Dahsyat

Data modifikasi :
Head silinder : papas dan porting polis, per klep : TDR, gir set : TDR, Ecu : API Tech, noken as : standar dial, kampas kopling : TDR, per kopling : TDR, AV Meter : Koso, steering damper : Hyperpro TDR, knalpot : TDR, oli mesin : Vrooam VR90

Bengkel : ShutterSpeed Racing, Kompleks Prima Indah V blok PP no 1, Daan Mogot, Jakbar. Telp : 0878-08563141.

Text: Teguh (teguh_028@yahoo.co.id),
Text editor: Donnyantoro,
Photo: Teguh
  170 Votes

Artikel Terkait

CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (20)
B. Yamaha WR 250 R (51)
C. Viar Cross X 250 SE (37)
KYT Helmet
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !