Pengelasan Argon di Leher Knalpot, Stylish dan Kuat
GM Juli 2015
SSS chain
Jakarta Custom Culture 2017
KNOWLEDGE
15
Des
2016

Pengelasan Argon di Leher Knalpot, Stylish dan Kuat

  13168   0

TANGERANG, ME. Saat ini, leher knalpot tunggangan sudah mulai berkembang dengan mengaplikasikan teknik las argon atau lebih familiar las cacing. Apa sih pengertian las argon atau cacing itu, terus bagaimana proses pembuatan di leher knalpot?

Beruntung nih, bradsis, Gondrong, owner knalpot merek SKR Racing Exhaust ini mau berbagi cerita soal proses tersebut atau bahasa kerennya, las TIG (Tungsten Inert Gas).

Las argon berasal dari nama gas mulia yang dipakai bahan untuk pengelesan atau penyambungan. Ini merupakan sejenis las listrik yang menggunakan elektrode enggak terkonsumsi. Maksudnya, elektrode ini hanya digunakan untuk menghasilkan busur listrik pada saat penyambungan. Nah, itu sedikit pengertian dari las TIG alias argon.

Terus, apa sih keuntungan dari proses las argon itu di leher knalpot motor loe, bradsis? Kelebihan proses las argon pada pipa stainless steel ini terlihat lebih bersih dan menarik. Gak perlu finishing lagi, tujuannya untuk menonjolkan dari segi pengelasan tersebut. Sedang untuk perfoma di tunggangan, tergantung dari juru las tersebut saat melakukan penyambungan atau pengelasannya rapih atau enggaknya.

“Selain itu, dengan teknik pengelasan argon, senyawa dalam besi atau pipa knalpot menjadi lebih kuat, tahan lama alias anti karat gak perlu dipoles-poles atau finishing lagi. Tampilannya juga menjadi lebih menarik dan bersih. Sehingga, setelah dilas argon komponen tersebut langsung jadi dan bisa dijual,” jelas Gondrong, sapaan akrab bos SKR Racing Exhaust di daerah Pasar Lembang, Ciledug, Tangerang.

Pada proses penyambungan memang agak ribet, yakni dengan potong-memotong tiap bagian yang akan disatukan atau disambung menjadi satu sesuai leher knalpot tipe motor yang akan dibuat. Namun, dalam teknik penyambungan las argon berbeda sama sistem las acetylen (asetilin), yakni dengan cara memutar objek secara otomatis dan harus seirama alias sejalan.

“Saat mencantum atau pengelasan pertama berlangsung kedua pipa harus rapat, gak boleh ada celah atau lubang sedikit pun. Kalo pun ada, harus ditutup atau tambal dan hasilnya itu akan membuat pengelasan jadi kurang bagus,” papar pria ramah ini.

SKR Racing Exhaust, Jl. Raden Fattah, No. 90, Pasar Lembang, Ciledug, Tangerang. Telp : 0815-13943798

Text: Teguh (teguh_028@yahoo.co.id),
Text editor: Donnyantoro,
Photo: Teguh
  163 Votes

Artikel Terkait

CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (20)
B. Yamaha WR 250 R (51)
C. Viar Cross X 250 SE (37)
KYT Helmet
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !