Modifikasi Honda Vario 150: Menipu, Tampang Harian Tapi Rasa Balapan
FDR Zevo
SSS chain
Corsa Ekonomis
PARADE MODIFIKASI
18
Jan
2017

Modifikasi Honda Vario 150: Menipu, Tampang Harian Tapi Rasa Balapan

  231401   2

JAKARTA, ME. Pria yang satu ini gak suka ngoprek bodi alias merombak total, mau itu airbrush atau lainnya. Pasalnya, Wibowo Budi Utomo, pemilik All New Honda Vario 150 eSP ini lebih menyukai skutik dengan tampang standar pabrikan. Tapi soal akselerasi, doi pengen makin ngacir dan bikin orang keki kalo skutik tersebut bisa nempelin motor sport 150cc. Ah, maca cih, bradsis?

Coba ditelurusi apa yang bisa bikin ngudak motor sport, ternyata daleman mesin Vario injeksi itu sudah dioprek sama mekanik JHM Pro! Kapasitas mesin bukan 150cc lagi, naik drastis jadi 170cc. Wah, pantes bisa ngibrit tuh matik. Makin penasaran nih apa aja sih ubahannya!

“Karena saya lebih suka tampilan minimalis dan bersih, tapi buat tarikannya pengen rasa motor balap. Sedangkan komponen lainnya sebagai pemanis aja. Tujuan upgrade performa ini, biar berangkat kerja gak telat dan mau diajak ngacir, baik dalam atau luar kota,” ungkap pria asal Cilacap, Jawa Tengah.

Awal mulanya, pengen akselerasi Vario 'pekgo' ini bisa stop ‘n go lebih cepat aja. Untuk bisa terwujudkan, pria ramah ini browsing internet buat mencari bengkel yang cocok di hati dan dompet. Alhasil, bertemulah sama Julius Johny Holle, mekanik sekaligus owner JHM Pro yang mengkal di Jl. Karya Barat 2, Daan Mogot, Jakarta Barat.

“Ubahannya gak ekstrim kok, brader! Cuma ganti seher pake KTC diameter 61 mm, trus dicustom beberapa komponen. Meskipun kenaikan kapasitas mesin gak besar, tapi top speed mencapai 125 km/jam. Padahal yang geber berat badannya 110 kg dan tinggi badan 191 cm,” ungkap Papi Jhony, sapaan akrab pemilik JHM Pro.

Biarpun matik, tapi mantap juga tarikannya, bisa nempelin motor batangan 150cc, bradsis. Ajib! Bumbunya, pake seher KTC berdiameter 61mm nongkrong di blok Vario 150 eSP berikut blok seher forged KTC juga.

Untuk mengimbangi mesin bore up tersebut, maka noken as ikut kena custom. Sayangnya, mekanik lupa ukuran tersebut, karena saking banyaknya bikin Vario bore up. Karena butuh asupan bensin yang deras, maka ditipu dengan piggyback merek Hi-Speed.

Nah, di dalam CVT, semua komponen full custom bengkel JHM Pro. Puli depan, rumah roller, puli belakang dan mengaplikasikan part label KTC. Seperti roller 8-10 gram dan per CVT 2000 rpm. Alhasil, setingan tersebut jodoh sama knalpot merek CMS. “Suaranya adem, tapi tarikannya gak bisa kalem,” papar Tom-Tom, sapaan pemilk Vario 150.

Bobot rider cukup berat, maka suspensi belakang pake label KTC Extreme, bray. Anteng buat rebah. Pelintir gas cukup dikit aja, karena sudah pake gas spontan KTC. Mantab, brader! Gas truss..

Pesan Inspiratif: Cukup simpel dengan tampilan standar, tapi akselerasi ngibrit. Menipu!

Saran Tim ME: Performa masih bisa ditingkatkan lagi..

Penilaian Tim ME: (9*): Mantaff, standar tapi ngacir..

Note: (1 *) : Kacau Banget, (2*): Payah, (3*) : Kurang kreatif, (4*) Terlalu biasa : (5*): Oke, tapi… (6*): Lumayanlah (7*): Bagus, (8*): Keren, (9*): Mantaff, (10*): Dahsyat

Data Modifikasi:
Ban : FDR, Sport XR & Sport XP, 90/80-14, Sok Belakang : KTC Extreme, Kampas Rem : Elig, Cakram : KTC, Handgrip : Koso, Gas Spontan : KTC, Seher : KTC 61 mm, Noken As : Custom, Piggyback : Hi-Speed, CVT : Custom, Knalpot : CMS.

Bengkel: JHM Pro, Jl. Karya Barat 2, Daan Mogot, Jakbar. Telp : 0812-84982246

Text: Teguh (teguh_028@yahoo.co.id),
Text editor: Donnyantoro,
Photo: Teguh
  931 Votes

Artikel Terkait

Komentar Anda
Guest
Guest
untuk sektor mesin dan bagian cvt abis berapa ya?
CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (33)
B. Yamaha WR 250 R (52)
C. Viar Cross X 250 SE (45)
NHK Karel 2
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !