Modifikasi Yamaha Mio: Berawal dari Ikan Cupang, Trek Lurus Tetap Menang
GM Juli 2015
SSS chain
Achilles Tire
PARADE MODIFIKASI
20
Feb
2017

Modifikasi Yamaha Mio: Berawal dari Ikan Cupang, Trek Lurus Tetap Menang

  5159   0

JAKARTA, ME. Agak unik ide yang muncul dalam otak Ricky Dwi Mardani, bradsis. Pasalnya, doi suka banget sama yang namanya ikan cupang. Tapi dari kesukaannya itu, bisa menjadi sebuah inspirasi di besutan kesayangannya, Yamaha Mio, yang sudah berubah bentuk alias bergaya drag bike..

Biar saat turun balap resmi gak kelihatan polos aja, maka skutik kelahiran 2009 tersebut di-upgrade tampilannya. “Dari main ikan cupang, terbesit sebuah helm Nolan yang bercorak Aquarium. Dari situlah muncul konsep airbrush buat Mio balap lurus itu. Selain itu, juga menjadi ciri khas saat race,” ungkap Ricky.

Tampilan luar sudah keren, terus performanya cemen gak nih? Woles, brader! Yang pasti gak ada yang bisa ngalahin deh, kalo pas turun di Sera, Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat. “Untuk upgrade mesinnya gak terlalu ekstrem kayak orang-orang. Kita mah main standaran aja, tapi bisa ninggalin jauh,” ujar Wiwid Catur, mekanik Whee2d Speed Shop (WSS) daerah Ciracas, Jakarta Timur. Wew!

Wah, jadi penasaran nih! Kenaikan di Mio milik Dogol, sapaan lain Ricky ini, dengan mengaplikasikan diameter seher 58 mm kepunyaan Honda Sonic. Perubahan tersebut dibarengin sama penghalusan alias polish pada jalur in dan out head silinder, bradsis.

Lalu, untuk mengatur buka tutup klep in dan out ini, maka profil noken as bawaan Mio airbrush aquarium tersebut diubah durasinya, yakni 260 derajat. Kinerja klep juga gak terlalu cepat atau lemot dengan diadopsikan double per klep Swedia. Meski pengapian juga masih standar, suara dari knalpot bobokan terdengar gahar. Blaar!

Untuk mengejar sesuai timing atau bracket time, maka akselerasi juga menjadi poin penting. Bagian CVT gak banyak ubahannya, hanya saja disubstitusikan sama komponen yang satu pabrik. “Di puli depan cuma papas dikit aja, sekitar 13,8 derajat. Roller pake KTC 6-7 gram. Sama puli belakang ganti dan pake Yamaha Nouvo full set,” tutup owner WSS.

Pesan Inspiratif: Meski tampilan motor drag, tapi diusahakan enak dipandang meski bodi minim.

Saran Tim ME: Lebih keren lagi kalo knalpotnya dipercantik, tapi tetep ngacir tarikannya.

Penilain Tim ME: (8*): Keren, lebih sering ikutin balap resmi biar bisa berprestasi, brader.

Note: (1 *) : Kacau Banget, (2*): Payah, (3*) : Kurang kreatif, (4*) Terlalu biasa : (5*): Oke, tapi… (6*): Lumayanlah (7*): Bagus, (8*): Keren, (9*): Mantaff, (10*): Dahsyat

Data modifikasi:
Pelek : Com Start, 120x17 & Akront, 140x17, Ban : FDR Drag, 50/90-17 & Eat My Dust, 60/80-17, Tromol : standar bubutan, Sok: standar bubutan & G@zi Monkey Click, Slang rem depan : Morin, Setang kemudi : Drag Thailand, Segitiga : Suzuki Satria F 150, Seher : 58 mm, Per klep : double , Knalpot : standar bobokan, CVT : Yamaha Nouvo, Steering damper : Ohlins, Gas spontan : Yamaha TZM

Bengkel: Whe2d Speed Shop (WSS): Jl. Poncol, Ciracas, Jaktim. Telp : 0856-1459008.

Text: Teguh (teguh_028@yahoo.co.id),
Text editor: Donnyantoro,
Photo: Teguh
  97 Votes

Artikel Terkait

CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (20)
B. Yamaha WR 250 R (51)
C. Viar Cross X 250 SE (35)
KYT Helmet
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !