Modifikasi Vespa Sprint 150 3ev: Selamat Jalan Mekanik-ku
GM Juli 2015
SSS chain
Achilles Tire
PARADE MODIFIKASI
21
Feb
2017

Modifikasi Vespa Sprint 150 3ev: Selamat Jalan Mekanik-ku

  3141   0

DEPOK, ME. Mekanik merupakan kunci utama dalam merombak besutan kesayangan, apalagi buat turun balap resmi. Bikin motor enak atau enggaknya itu, ya dari sang mekanik, bradsis. Pasalnya, upgrade performa gak bisa dilakukan dengan cepat, butuh setingan yang pas biar pembalap dan motor mampu meraih podium..

Seperti halnya, pada Vespa Sprint 150 milik Ichan ini. “Besutan ini memang sengaja dioprek buat ngikutin balap road race. Bersyukur berkat bantuan asisten mekanik (asmek), Catur Aji Prasetio bisa meraih podium terus. Tapi, sangat disayangkan, asmek sudah berpulang lebih dulu,” ungkapnya. Waduh, turut berduka cita, brader!

"Meski asisten mekanik kesayangan lebih dulu berpulang, namun hasil garapannya tersebut masih diteruskan oleh kepala mekanik satu tim," papar Ichan, Manager Meta Dwiguna Racing Team (MMRT), yang bermarkas di daerah Cilodong, Depok, Jawa Barat.

“Rombakan mesin Vespa itu dari injeksi jadi karbu dengan semua hitungan atau setingan almarhum yang tahu. Tapi, semua data masih ada dan trus dipake. Gue cuma meneruskan dan menambahkan kalo ada setingan yang kurang pas atau dirasa kurang enak sama joki, Uchil,” papar Bejo, kepala mekanik MMRT.

Ubahan Sprint dari Almarhum, dengan dijejelin seher Izumi diameter 59 mm, membuat kompresi lebih padat dan bertenaga. Selain itu, dipadukan sama noken as custom dengan mengandalkan klep bawaan pabrik. Tapi, biar aliran bensin dan gas buang lebih lancar di porting polish.

Untuk mengurangi bobot dan juga putaran rpm lebih enteng, maka bandul kruk as dibubut atau dikurangi. Tujuan itu, agar saat buka rpm gampang didapat alias gak ngedrop. Jadi, saat keluar tikungan gas dipelintir, langsung ngacir lagi, bradsis.

Sedang di bagian CVT, beberapa komponen masih mengandalkan part Sprint. Hanya saja roller pake standarnya dari Piaggio Zip. Biar napas tarikan makin panjang, semua puli depan belakang dipapas. “Selain mengejar tarikan bawah, atasnya juga gak cepat habis saat di trek lurus,” papar Bejo.

Mengimbangi kapasitas mesin tersebut, maka penyuplai bahan bakar dipercayakansama karbu PWK 28 mm. Sedang pengapian hanya menggunakan CDI BRT Maxtronic dan koil standar masih cukup mumpuni melibas sirkuit Karting, Sentul, Bogor, Jabar. Pada saluran gas buang, cukup dipasangkan knalpot merek WRC asal Depok, Jabar.

“Alhasil, garapan dari kedua mekanik tersebut, Sprint yang dijokiin sama Uchil ini bisa terus menaiki podium teratas. Namun sayangnya salah satu mekanik lebih dulu berpulang kerumah Yang Maha Kuasa. Semoga apa yang sudah dibuat bisa berguna bagi orang lain dan amal ibadahnya diterima disisi-Nya. Amin!” tutup Ichan, Ayah dua anak ini, Muhammad Dzaky dan Aqilla Putri Syifa.

Selamat jalan, mekanik ku!

Pesan Inspiratif: Mekanik itu ibarat pahlawan tanda jasa, karena ubahannya itu sang joki bisa memahami karakter motor dan setingan yang enak.

Saran Tim ME: Pertahankan terus pretasinya agar sang mekanik bisa berkreasi lagi.

Penilaian Tim ME: (9*): Mantaff,  tampilan oke, tarikannya ciamik..

Note: (1 *) : Kacau Banget, (2*): Payah, (3*) : Kurang kreatif, (4*) Terlalu biasa : (5*): Oke, tapi… (6*): Lumayanlah (7*): Bagus, (8*): Keren, (9*): Mantaff, (10*): Dahsyat

Data Modifikasi:
Ban: Mitas, 120/70-12 & 130/70-12, sok depan-belakang: Carbon, seher: Izumi 59 mm, noken as: custom, kruk as: custom, roller: Piaggio Zip, puli depan-belakang: custom papas, CDI: BRT Maxtronic 24 step, karbu: PWK 28 mm, knalpot: WRC.

Bengkel : Sentral Motor (SM), Jl. H. Dumin, Rt:001/006, No. 79, Cilodong, Depok, Jabar. Telp: 0899-2494223.
 

Text: Teguh (teguh_028@yahoo.co.id),
Text editor: Donnyantoro,
Photo: teguh
  68 Votes

Artikel Terkait

CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (19)
B. Yamaha WR 250 R (49)
C. Viar Cross X 250 SE (34)
KYT Helmet
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !