Test Ride MV Agusta New Brutale 800: Merasakan Brutale Lebih Dalam di Sentul
GM Juli 2015
SSS chain
Achilles Tire
ME-TEST
02
Mar
2017

Test Ride MV Agusta New Brutale 800: Merasakan Brutale Lebih Dalam di Sentul

  4503   0

SENTUL, ME. Pada beberapa hari lalu, PT Motor Varese Indonesia (MVI) sudah nongolin motor barunya, bradsis. Sekarang produsen motor merek MV Agusta ini ngajakin para media elektronik maupun cetak buat menjajal langsung. Tak lupa komunitas MV Agusta Owner Club Indonesia (MVOCI) juga ikutan ngetes motor MV Agusta New Brutale 800.

Dengan mendapat undangan dari PT MVI, Tim ME juga meluncur ke lokasi test ride, yakni di Sirkuit International Sentul, Bogor, Jabar (26/02). Acara tersebut merupakan program PT MVI yang bertajuk Safety Campaign dan Test Ride tunggangan anyar MV Agusta.

Saat duduk diatas jok yang mempunyai tinggi 830 mm, rider ME sedikit agak jinjit dengan tinggi badan sekitar 169 cm. Tapi, gak membuat takut untuk menahan beban motor seberat 175 kg tersebut. Setelah kunci kontak diputar ke posisi On, terlihat panel indikator alias speedometer full digital. Dari rpm, gear position, engine map, setting traction control, odometer, trip meter,  current lap, best lap dan ABS.

Langsung start engine, bradsis. Memasuki lap awal trek Sentul besar ini, rider mengenali karakter mesin New Brutale. Setelah itu, tim ME geber dan bermanuver. Dengan diameter seher 79 mm dan langkah 54,3 mm, mampu menghasilkan tenaga yang dikeluarkan dari crankshaft sebesar 109 dk pada 11.500 rpm dan torsi diraih 83 Nm di 7.600 rpm. Wedew!

Di trek lurus sirkuit Sentul, sepintas melirik panel indikator. Terlihat angka sekitar 198 km/jam. Sebenarnya kecepatan itu masih bisa diraih lebih kencang lagi, namun feeling rider merasakan motor seperti melayang.

Jadi, gak sepenuhnya gas pol dan juga menghindari accident. Begitu juga saat keluar tikungan, buka throtlle gas dengan diurut atau perlahan. Jangan main bejek full, yang ada melintir, bradsis.

“Enaknya New Brutale 800 ini, buat memindahkan persneling gak perlu turun gas, bradsis. Karena besutan seharga Rp 530 juta (OTR Jakarta) ini sudah diaplikasikan quick shifter MV EAS 2.0. langsung injek dan congkel!" ujar rider.

Mendekati tikungan, sistem pengereman cukup mumpuni. Karena sektor depan sudah dilengkapi dengan double disk dan belakang single disk. Sedangkan kaliper rem menggunakan label Brembo 4 piston dan belakang 2 piston.

Untuk suspensinya sudah cukup nyaman, di depan model upside down berlabel Marzzochi yang bisa di seting preload-nya. Di belakang menggunakan monosok progressive Sachs yang juga bisa setel pre-load dan rebound-nya.

Saat rider ME menikung dengan setang model baplang, merasakan suspensinya agak limbung. Karena setingan pre-load kedua sok gak di setel sesuai bobot joki ME seberat 50 kg. Tapi, itu gak membuat kendorin gas, karena sudah terinstal fitur Traction Control hingga 8 level. So, tinggal menyesuaikan setingannya masing-masing, bradsis..

Text: Teguh (teguh_028@yahoo.co.id),
Text editor: Donnyantoro,
Photo: Arbi
  153 Votes

Artikel Terkait

CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (20)
B. Yamaha WR 250 R (51)
C. Viar Cross X 250 SE (37)
KYT Helmet
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !