Fajar Malik, The One Crosser Disabilitas From Indonesia
GM Juli 2015
SSS chain
Achilles Tire
ME-FIGUR
23
Mar
2017

Fajar Malik, The One Crosser Disabilitas From Indonesia

  6610   0

DEPOK ME. Saat Tim ME bermain ke salah satu sirkuit motorcross di Pondok Cabe, Tangerang Selatan, ada salah satu crosser yang sedang latihan, yaitu Fajar Malik. Dari aksinya melahap trek tersebut sudah cukup mahir, bradsis. Bahkan, besutan KTM 250 yang ditungganginya itu nurut aja. Mau jumping, nge-whip, atau bermanuver. Edan!

Sepertinya gak ada rasa ragu dalam dirinya buat bejek gas dan buat terbang atau melahap trek tersebut. Entah sudah berapa banyak putaran yang pria muda itu lakukan. Melihat fisik tubuhnya memang sudah terbentuk dan gak ada yang berbeda dari Fajar, panggilannya, seperti anak normal pada umumnya.

Namun, siapa sangka kalo anak ketiga dari Kaharudin Bandu dan Lilis, memiliki keterbatasan atau disabilitas alias tunawicara dan tunarungu. Tapi, dari kekurangannya itu, Fajar punya prestasi yang cukup gemilang, bradsis. Berbagai podium sudah diraihnya lho. Wow! The One Crosser from Indonesia alias satu-satunya pembalap motocross tunarungu dan tunawicara.

“Iya! Saya dapat juara umum di kelas MX2 Novice tahun 2015. Dari juara 1 sampai 5 pernah merasakannya,” ketiknya melalui pesan singkat di smartphone tim ME. Walaupun punya kekurangan di tubuhnya, bukan berarti sebuah halangan buat Fajar untuk bisa melakukan aksi dalam lintasan dan meraih prestasi di ajang balap motocross.

“Pertama kali main motocross tahun 2009. Tapi, tahun 2010-2012 sempat berhenti, karena harus operasi buat melepas alat pendengaran di telinga. Dan tahun 2012 sampai sekarang saya mulai kembali dan ikut balap terus,” lanjut Fajar, yang ngegas pake KTM 250 cc 4-tak. Waduh!

Buat merasakan motor selama di trek, gimana? “Saya coba merasakannya dari dalam hati atau feeling sama motor. Karena saya seperti sudah menyatu sama motor. Meskipun ada yang kurang, tapi dilakukan dengan maksimal dan semampunya motor saat di lintasan,” lanjut pembalap dari Tim Racing Pemuda Depok (RPD) MX tersebut.

Semua itu bisa diraih berkat dukungan penuh dari orang tua, tim, dan orang-orang di sekitarnya. Karena keterbatasan fisik bukan berarti sebuah kekurangan atau menjadikan kelemahan, bradsis. Sehingga motivasi, kemampuan, dan bakat bisa disalurkan dengan baik di ajang balap motocross.

Good luck, brader!

Text: Teguh (teguh_028@yahoo.co.id),
Text editor: Donnyantoro,
Photo: Teguh
  105 Votes

Artikel Terkait

CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (20)
B. Yamaha WR 250 R (51)
C. Viar Cross X 250 SE (37)
KYT Helmet
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !