Modifikasi Suzuki Hayate: Bore Up 180 cc, Anti Mati Gaya di Kemacetan
GM Juli 2015
SSS chain
Achilles Tire
ME-MODIFIKASI
12
Apr
2017

Modifikasi Suzuki Hayate: Bore Up 180 cc, Anti Mati Gaya di Kemacetan

  15128   0
Modifikasi Suzuki Hayate Bore Up 180 cc
Modifikasi Suzuki Hayate Bore Up 180 cc
Modifikasi Suzuki Hayate Bore Up 180 cc
Modifikasi Suzuki Hayate Bore Up 180 cc
Modifikasi Suzuki Hayate Bore Up 180 cc
Modifikasi Suzuki Hayate Bore Up 180 cc
Modifikasi Suzuki Hayate Bore Up 180 cc
Modifikasi Suzuki Hayate Bore Up 180 cc
Modifikasi Suzuki Hayate Bore Up 180 cc
Modifikasi Suzuki Hayate Bore Up 180 cc
Modifikasi Suzuki Hayate Bore Up 180 cc
Modifikasi Suzuki Hayate Bore Up 180 cc
Modifikasi Suzuki Hayate Bore Up 180 cc
Modifikasi Suzuki Hayate Bore Up 180 cc
Modifikasi Suzuki Hayate Bore Up 180 cc
Modifikasi Suzuki Hayate Bore Up 180 cc
Modifikasi Suzuki Hayate Bore Up 180 cc
Modifikasi Suzuki Hayate Bore Up 180 cc
Modifikasi Suzuki Hayate Bore Up 180 cc
Modifikasi Suzuki Hayate Bore Up 180 cc

JAKARTA, ME. Tunggangan matik memang terkenal tarikan bawahnya agak lemot, bradsis. Tapi, Andi Johan enggak mau hal tersebut terjadi pada Suzuki Hayate lansiran 2012 kesayangannya. Solusi yang dilakukannya adalah dengan meningkatkan volume ruang bakarnya..

“Lemot banget sih enggak brad n sist, tapi kondisi tertentu kurang mumpuni diajak berakselerasi. Salah satu contohnya, saat selap-selip di sela-sela kemacetan. Baik saat berangkat maupun pulang kerja,” ujar pria yang gawe di seputaran Permata Hijau, Jakarta Barat.

Andi mengaku kondisi jalanan yang macet bikin serba salah. “Mau nyalip, tapi akselerasinya kurang nendang. Enggak selap-selip, sampainya lama. Pokoknya mati gaya deh. Tapi setelah bore up 180 cc seperti sekarang, gue enggak mati gaya lagi. Membelah kemacetan lebih lancar,” kekehnya.

Warga Jagakarsa, Jakarta Selatan, ini bilang agar dapur pacunya makin buncit, maka dijejalkan piston berdiameter 63 mm. “Noken as masih mengandalkan bawaaan pabrik, tapi di-custom agar buka tutup klep lebih optimal,” imbuhnya.

Nazar, empunya Nazar Motor menambahkan, “Soal ubahan, enggak begitu ekstrim. Untuk jeroan mesin, cuma bore up dan custom noken as. Sedangkan sektor CVT hanya pantek kampas gandanya saja.”

Nah, seperti apa detail ubahannya? Pebengkel di Jl. Kebagusan Raya No.22, Jakarta Selatan, ini langsung bongkar dalemannya. Monggo..

Pesan Inspiratif: Bore up salah satu solusi untuk tingkatkan performa tunggangan yang agak ngoyo.

Saran Tim ME: Motor udah bore up, tenaga makin nendang. Tapi jangan dipakai buat trek-trekan ya, brader!

Penilaian Tim ME: (8*) Keren. Tampangnya memang standaran, tapi tenaganya jempolan!

Note: (1 *) : Kacau Banget, (2*): Payah, (3*) : Kurang kreatif, (4*) Terlalu biasa : (5*): Oke, tapi… (6*): Lumayanlah (7*): Bagus, (8*): Keren, (9*): Mantaff, (10*): Dahsyat

Data Modifikasi:

Piston: 63 mm (flat), Noken as: Custom, Per klep: Aftermarket (keras), Boringan: Aftermarket (diesel), CDI: BRT Dual Band, Karburator: Keihin PE 28 (spuyer 130/45), Gas spontan: Daytona, Kampas ganda: Custom, Roller: aftermarket, Sok belakang: YSS, Knalpot: Joyo, Pelek: TK 160-17 (depan/belakang), Ban: FDR 90/80-17 (depan/belakang), Teromol: Suzuki Spin (depan belakang), Pengerjaan: 1 minggu

Nazar Motor: 0812-12894321/0896-02793260

Text: Banar (bhandhes_79@yahoo.co.id),
Text editor: Donnyantoro,
Photo: Banar
  133 Votes

Artikel Terkait

CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (20)
B. Yamaha WR 250 R (51)
C. Viar Cross X 250 SE (37)
KYT Helmet
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !