Jalur Toba-Medan Curi Perhatian Peserta Touring Suryanation Ride
FDR Zevo
SSS chain
Corsa Ekonomis
ME-UPDATE
23
Apr
2017

Jalur Toba-Medan Curi Perhatian Peserta Touring Suryanation Ride

  11687   0
Jalur Toba-Medan Curi Perhatian Peserta Touring Suryanation Ride
Jalur Toba-Medan Curi Perhatian Peserta Touring Suryanation Ride
Jalur Toba-Medan Curi Perhatian Peserta Touring Suryanation Ride
Jalur Toba-Medan Curi Perhatian Peserta Touring Suryanation Ride
Jalur Toba-Medan Curi Perhatian Peserta Touring Suryanation Ride
Jalur Toba-Medan Curi Perhatian Peserta Touring Suryanation Ride
Jalur Toba-Medan Curi Perhatian Peserta Touring Suryanation Ride
Jalur Toba-Medan Curi Perhatian Peserta Touring Suryanation Ride
Jalur Toba-Medan Curi Perhatian Peserta Touring Suryanation Ride
Jalur Toba-Medan Curi Perhatian Peserta Touring Suryanation Ride
Jalur Toba-Medan Curi Perhatian Peserta Touring Suryanation Ride
Jalur Toba-Medan Curi Perhatian Peserta Touring Suryanation Ride
Jalur Toba-Medan Curi Perhatian Peserta Touring Suryanation Ride
Jalur Toba-Medan Curi Perhatian Peserta Touring Suryanation Ride

MEDAN,  ME. Menjadi kota pembuka penyelenggaraan Festival Suryanation Motorland 2017, kota Medan sudah berhasil mencuri perhatian para builder, bikers, sekaligus juri. Pasalnya, para rider diajak touring sejauh 356 km dengan jalur Danau Toba -  Brastagi - Medan dengan menggunakan motor berkapasitas mesin besar yaitu Moto Guzzi..
 
Touring kali ini diikuti oleh 10 rider, salah satunya Edwin Super Bejo yang berprofesi sebagai artis Indonesia dan juga MC di Suryanation Motorland 2017. Menggunakan Moto Guzzi Cafe Racer, sedikit berbagi cerita dari awal perjalanan Edwin sudah langsung jatuh cinta dengan pemandangan Danau Toba.
 
"Gue pertama nginep di salah satu hotel di sekitar Danau Toba. Pemandangannya luar biasa, pas buka pintu langsung Danau Toba, pemandangannya keren banget. Jadi, itu suatu pemandangan yang membuat semangat gue jalan (touring). Jadi, kita ambil opening dari atasnya Danau Toba, kita sebelum jalan juga bawa dua pemenang sosmed, kemudian kita bawa dua orang lagi untuk road captain dan sweeper bikers lokal," ungkap Edwin.
 
Edwin juga menceritakan di hari pertama perjalanannya melalui Pulau Samosir. "Samosir semua kita puterin dan kita nyebrang lagi naik kapal ferry jam 07.30. Jadi, riding awal memang benar-benar lelah, tapi dikasih view yang bagus semua dan lelah itu hilang, sampai kita di hotel saja harus tinggal di Siantar, jadi cukup jauh hingga malam hari sampai di penginapan," cerita Edwin.
 
Di hari kedua, para rider melalui jalur Siantar -  Brastagi dengan jalur berkelok, perbukitan, dan kondisi jalan yang berlubang. Bahkan, Edwin yang menggunakan motor dengan tampilan cafe racer sedikit merasa pegal menahan bobot badan. Namun, ketika berada di jalur lurus Edwin merasa puas melibas motor berkapasitas besar tersebut.
 
"Moto Guzzi yang gue pakai kalau gue liat secara desain memang bagus, untuk speed enak, handling enak tapi posisi riding untuk turing kalau cafe racer itu kurang tepat, apalagi turunan kita harus mempunyai tenaga ekstra untuk menahan bodi kita ke setang," jelas Edwin.
 
Di hari terakhir perjalanan ke kota Medan, sepanjang perjalanan para rider singgah di beberapa lokasi mulai dari workshop, museum BSA, sekaligus bersilaturahmi dengan pecinta dan pelaku custom di sepanjang perjalanannya. "Sepanjang perjalanan kami melalui cuaca yang beragam,  lelah pastinya tapi itu semua dengan maksud mengajak mereka untuk meramaikan Suryanation-Motorland di kota Medan," pungkasnya.

Text: Arbi (arbi.motorexpertz@gmail.com),
Text editor: Donnyantoro,
Photo: Istimewa
  384 Votes

Artikel Terkait

CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (33)
B. Yamaha WR 250 R (52)
C. Viar Cross X 250 SE (46)
NHK Karel 2
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !