Andi Gilang Tembus Lima Besar, Dimas Ekky Finish Keenam di Seri Perdana CEV 2017
FDR Zevo
SSS chain
Corsa Ekonomis
MOTO2 & MOTO3
01
Mei
2017

Andi Gilang Tembus Lima Besar, Dimas Ekky Finish Keenam di Seri Perdana CEV 2017

  10552   0
Andi Gilang Tembus Lima Besar, Dimas Ekky Finish Keenam di Seri Perdana CEV 2017
Andi Gilang Tembus Lima Besar, Dimas Ekky Finish Keenam di Seri Perdana CEV 2017
Andi Gilang Tembus Lima Besar, Dimas Ekky Finish Keenam di Seri Perdana CEV 2017
Andi Gilang Tembus Lima Besar, Dimas Ekky Finish Keenam di Seri Perdana CEV 2017

SPANYOL, ME. Duo pembalap Astra Honda Racing Team (AHRT) berhasil memberikan hasil yang maksimal pada seri perdana CEV International Championship 2017 di Sirkuit Albacete, Spanyol. Andi Gilang dan Dimas Ekky ini ngasih awalan yang baik di kelas Moto3 dan Moto2 yang diikutinya, bradsis..
 
Andi Gilang di kelas Moto3 finish kelima, sementara Dimas Ekky di kelas Moto2 berhasil finish keenam. Meskipun hujan mengguyur sesi latihan dan kualifikasi, namun saat balapan kondisi trek kering, bradsis. Hal ini enggak membuat mereka sulit beradaptasi.
 
Start dari posisi ke-11, Andi Gilang turun di posisi ke-16 pada lap pembuka. Namun, semangat Andi Gilang dan tekadnya mempersembahkan yang terbaik untuk tim dan negaranya mampu membuatnya terus konsisten meraih catatan waktu di setiap lap. Andi Gilang terus merangsek ke barisan depan dan memperpendek jarak dengan pembalap di depannya.
 
Pada Lap 5, satu-satunya pembalap dari Indonesia di kelas CEV Moto3 Junior World Championship ini telah masuk 10 besar. Andi Gilang terus mempertahankan performa apik jelang berakhirnya balapan, dan akhirnya berhasil finish kelima. Dia pun mengoleksi 11 poin dalam klasemen sementara.
 
"Saya sangat senang dengan awal yang baik dalam CEV awal musim tahun ini. Hasil latihan hingga hasil balapan seri pertama semakin membuat saya yakin mampu balapan di baris terdepan hingga garis finish. Saya juga sangat menikmati balapan. Saya punya kecepatan bagus dan setiap lap berjalan begitu baik. Saya sempat kehilangan banyak posisi di awal balapan dan grup depan pun menjauh. Saya berusaha bertarung melawan para pebalap lain. Sedikit demi sedikit saya mampu memperbaiki posisi dan finish kelima. Kami membawa pulang beberapa poin yang sangat penting untuk kejuaraan. Namun ini baru awal. Saya akan terus tingkatkan prestasi balap saya pada seri-seri berikutnya hingga mempersembahkan podium untuk Indonesia. Sekarang saya menantikan balapan berikutnya di Le Mans,” ujar Andi Gilang.
 
Sementara di kelas CEV Moto2 European Championship, Dimas Ekky menghadapi balapan yang menantang. Pebalap yang juga menjadi satu-satunya pebalap Indonesia di kelasnya ini memulai start solid dan bertahan di posisi ketiga pada enam lap pertama. 
 
Namun, ketatnya tekanan dari pebalap Brasil, Eric Granado dan Juara bertahan dari Afrika Selatan Steven Odendaal membuat Dimas harus turun ke posisi 5. Bahkan pada lap ke 6, Dimas Ekky sempat terlibat senggolan yang membuatnya turun ke posisi ke 6. Melalui perjuangan sengitnya ini, Dimas Ekky meraup 10 poin pertamanya.
 
“Hujan turun sejak Kamis sampai Sabtu, tapi kami punya set-up yang tepat untuk kondisi ini. Balapan sendiri berlangsung dalam kondisi kering, dan saat sesi warm-up kami mencoba beberapa hal untuk perbaikan. Saat balapan, saya merasa nyaman selama empat lap pertama. Tapi saya lalu kesulitan untuk mempertahankannya. Selain itu, kaki kanan saya terantuk motor pada pertengahan balapan. Target saya adalah podium mengingat saya dapat mengawali balapan dari posisi ketiga. Tapi persaingan di lintasan balap sangat ketat, terutama dengan pebalap dari Afrika Selatan, Brasil dan Spanyol. Saya tetap senang bisa finish keenam dan mencetak poin. Terima kasih kepada tim atas semua dukungannya. Saya berjanji akan lebih baik di balapan berikutnya. Saya masih punya banyak kesempatan meraih impian saya mengibarkan bendera Merah Putih di balapan benua Eropa ini," ujar Dimas Ekky.
 
“Hasil luar biasa dipersembahkan Andi Gilang pada seri perdana gelaran balap Eropa, CEV International Championship. Dimas Ekky pun mampu mempertahankan pencapaiannya tahun lalu di Albacete. Kami juga berterima kasih atas dukungan masyarakat Indonesia dan kami terus memohon dukungannya sehingga pada seri selanjutnya, bangsa ini bisa lebih bangga melihat pebalap Indonesia mampu tampil di barisan terdepan saat finish melewati pebalap negara-negara lainnya di ajang CEV International Championship,” ujar Agustinus Indraputra, selaku GM Marketing Planning and Analysis PT Astra Honda Motor (AHM).
 
Seri CEV International Championship berikutnya berbarengan dengan jadwal MotoGP Prancis, dan hanya kelas Moto3 Junior World Championship yang akan digelar di Sirkuit Le Mans pada 20 Mei 2017.

Text: Donny (donny@motorexpertz.com),
Photo: Istimewa
  380 Votes

Artikel Terkait

CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (33)
B. Yamaha WR 250 R (51)
C. Viar Cross X 250 SE (45)
NHK Karel 2
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !