Chaca Penyun, Bibit Unggul Pembalap Asal Bantar Gebang
GM Juli 2015
SSS chain
Achilles Tire
ME-FIGUR
19
Mei
2017

Chaca Penyun, Bibit Unggul Pembalap Asal Bantar Gebang

  7383   2
Chaca Penyun  dari tim Kitting Speed With Bekasi Mini GP
Chaca Penyun dari tim Kitting Speed With Bekasi Mini GP
Chaca Penyun  dari tim Kitting Speed With Bekasi Mini GP
Chaca Penyun dari tim Kitting Speed With Bekasi Mini GP
Chaca Penyun  dari tim Kitting Speed With Bekasi Mini GP
Chaca Penyun dari tim Kitting Speed With Bekasi Mini GP
Chaca Penyun  dari tim Kitting Speed With Bekasi Mini GP
Chaca Penyun dari tim Kitting Speed With Bekasi Mini GP
Chaca Penyun  dari tim Kitting Speed With Bekasi Mini GP
Chaca Penyun dari tim Kitting Speed With Bekasi Mini GP

JAKARTA, ME. Ajang balap motor kecil kini dijadikan pembibitan bagi para pembalap pemula yang masih awam akan dunia balap. Seperti halnya Shalsabilla Riffy, wanita asal Bekasi - Bantar Gebang, kini menjadi primadona di balap motor kecil kelas wanita, bradsis..

Keikutsertaannya dalam balap motor kecil ternyata atas keinginan dirinya sendiri lho, bradsis. Aawalnya sih memang sang ayah yang memiliki hobi balap, namun sang anak berkeinginan memiliki motor pocket bike.

"Awal mula Chaca ikut karena dia melihat motor kecil di internet, dan pada kenaikan kelas saya menjanjikan jika Chaca kembali menjadi juara kelas saya akan membelikannya. Mulai dari situ dia sering ikut latihan sama komunitas MiniGP di Bekasi," buka Jono, Ayah dari Chaca.

Shalsabilla Riffy lebih dikenal dengan Chaca Penyun dalam lintas balap motor kecil dengan nomor start #118. "Chaca menjadi panggilan dia sejak kecil. Penyun karena suka manyun," tambah Jono yang juga ikut bergabung dalam tim MiniGP Bekasi.

Pada balap seri 1 Fun Race Pocket Bike, Chaca berhasil juara 1 dengan mengalahkan Astrid Galau #31. Menurut sang ayah, sebelumnya Chaca sudah berlatih dan merasakan setingan motor, menurut Chaca setingan motor kali ini cukup mumpuni daripada saat latihan.

"Chaca sudah bisa merasakan setingan, sebelumnya saya ikut mendikte dengan artian usai dia mencoba lantas saya coba lagi tapi saat ini jarang, karena dia sudah bisa merasakan mana motor yang enak untuk turun dan kurang enak. Dalam sesi latihan juga saya mengajak dirinya untuk berlatih menggunakan mini trail dengan jalur tanah agar dia bisa menguasai tehnik berbelok" pungkasnya.

Sejak awal race, Chaca sudah berada di posisi 2, namun dirinya enggan untuk langsung memimpin, dan mendekati finish pocket bike berwarna biru yang ditunggangi Chaca Penyun langsung tancap gas. Alhasil, perbedaan waktu yang sangat tipis.

"Menurut saya Chaca sangat berbakat, sejak dia mulai berlatih hingga saay ini peningkatannya cukup signifikan, begitu juga saat dia mengambil line in dan line out nya. Semoga bisa terus berprestasi dalam balap," ujar Feri Andrian, Ketua Acara Fun Race Pocket Bike 2017.

Walaupun baru ikut selama 6 bulan dalam balap pocket bike, Chaca sudah beberapa kali naik podium, dan doi juga berprestasi dalam dunia pendidikan yang selalu juara 1 di kelasnya, serta agama yang sudah tadarus di tingkatan Al-Qur'an. Wah, istimewa ya, bradsis. Gasss terus, Chaca Penyun..

Text: Arbi (arbi.motorexpertz@gmail.com),
Text editor: Donnyantoro,
Photo: Arbi dan Istimewa
  117 Votes

Artikel Terkait

Komentar Anda
Guest
Cheap Viagra Without A Prescription India Generic Drugs Online Pharmacy Kamagra Que Es online pharmacy Viagra Vente Suisse Nebenwirkungen Viagra 100mg Best Price Cephalexin
Guest
Cialis Generico Nombre Buypharmacy Propecia O Cialis online pharmacy Zithromax Acne
CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (20)
B. Yamaha WR 250 R (51)
C. Viar Cross X 250 SE (37)
KYT Helmet
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !