Lorenzo Pasang 'Kotak Bekal' Di Fairing Motor Ducati, Apa Ya Khasiatnya?
FDR Zevo
SSS chain
Corsa Ekonomis
MOTOGP
05
Ags
2017

Lorenzo Pasang 'Kotak Bekal' Di Fairing Motor Ducati, Apa Ya Khasiatnya?

  11012   0
MotoGP 2017 Brno
MotoGP 2017 Brno
MotoGP 2017 Brno
MotoGP 2017 Brno
MotoGP 2017 Brno
MotoGP 2017 Brno

Brno, ME. Penampilan fairing baru Ducati menjadi fenomena pada hari pertama rangkaian MotoGP Ceko di Sirkuit Brno, Jumat (4/8). Bentuk fairing yang baru dipasang pada motor Jorge Lorenzo saat menjalani Free Practice 2 (FP2) itu nampak unik, memiliki tonjolan besar mirip kotak bekal makanan. Kira-kira apa ya fungsinya, Bradsis?

Perangkat tersebut dipasang untuk memperbaiki downforce Ducati Desmosedici GP17, yang mana kerap dikomplain oleh Lorenzo di paruh pertama musim balap tahun ini. Jika dilihat lebih jelas, dalam tonjolan tersebut terdapat beberapa ruas layaknya winglet.

Sayangnya, jubah baru Ducati Desmosedici GP17 belum bisa membantu  Por Fuera mempertajam catatan waktu lap di Sirkuit Brno nih, bradsis. Lorenzo melakukan putaran terbaik dalam waktu 1 menit 57,637 detik, terpaut 1,305 detik dari waktu lap terbaik, Andrea Dovizioso yang menjadi joki tercepat. Dovi sendiri belum menggunakan perangkat fairing anyar di motor pacuannya.

Meskipun belum bisa mendapatkan hasil maksimal di FP2, Lorenzo yakin bakal tampil mengejutkan dengan fairing ‘kotak bekal’ yang digunakan. “Kami memiliki potensi lebih baik dengan fairing baru ini, besok kami akan bekerja menemukan settingan (motor),” cetus pemilik nomor #99 setelah menyelesaikan latihan bebas di hari pertama.

Eh eh, ternyata enggak cuma Lorenzo lho yang pakai fairing ‘menonjol’ di latihan bebas hari pertama. Juara bertahan MotoGP, Marc Marquez juga mencoba fairing baru Honda RC213V tunggangannya saat FP1, Bradsis. Tapi, tonjolan di motor Baby Alien enggak radikal seperti Ducati kok.

Menggunakan fairing baru, juara dunia MotoGP 2013, 2014, dan 2016 itu mampu menundukkan catatan waktu lap 2 menit 5,240 detik, menempatkannya sebagai pembalap tercepat kedua di belakang Johann Zarco. Sayangnya, di FP2 yang berlangsung saat trek mulai mengering, Marquez hanya mampu menduduki peringkat 10 dengan rekor waktu putaran 1 menit 57,209 detik.

 

 

Text: Yudis (yudis1995@gmail.com),
Text editor: Banar Giwantono,
Photo: Istimewa
  334 Votes

Artikel Terkait

CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (33)
B. Yamaha WR 250 R (52)
C. Viar Cross X 250 SE (45)
NHK Karel 2
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !