Modifikasi Suzuki Satria FU: Flat Tracker Jelmaan Ayam Jago
GM Juli 2015
SSS chain
Achilles Tire
ME-MODIFIKASI
21
Ags
2017

Modifikasi Suzuki Satria FU: Flat Tracker Jelmaan Ayam Jago

  3535   0
Modifikasi Suzuki Satria Fu 150 2008
Modifikasi Suzuki Satria Fu 150 2008
Modifikasi Suzuki Satria Fu 150 2008
Modifikasi Suzuki Satria Fu 150 2008
Modifikasi Suzuki Satria Fu 150 2008
Modifikasi Suzuki Satria Fu 150 2008
Modifikasi Suzuki Satria Fu 150 2008
Modifikasi Suzuki Satria Fu 150 2008
Modifikasi Suzuki Satria Fu 150 2008
Modifikasi Suzuki Satria Fu 150 2008

TANGERANG, ME. Bagi Fiko Oktoria, ubah motor beraliran flat tracker dengan basik mesin batangan, sudah biasa bradsis. Makanya biar out of the box, warga Tangerang, Banten ini merelakan Suzuki Satria FU150 kesayanganya dirombak dengan konsep tersebut.

“Masih jarang sekali modifikasi sepert ini, jadi ingin membuat suatu yang unik dan beda dari yang lainnya. Karena saya ingin ubah mindset Satria FU yang terkenal dengan sebutan ayam jago, menjadi motor batangan yang terlihat lebih gagah dan gahar,” jelas pria yang bermukim di Kp. Dongkal, Cipondoh Makmur, Tangerang.

Soal ubahan, tunggangan jebolan Suzuki kelahiran 2008 ini dipercayakan 2 modifikator, yaitu; ART Cipete dan Moca Created. Untuk menopang mesin, basik rangka comot Suzuki Thunder yang disesuaikan kembali. Di bagian sub frame ada penambahan rangka yang memakai bahan pipa seamless ¾ inchi, gunanya untuk penyesuaian dudukan sok belakang.

Untuk mempertegas kesan gagah, di bagian swing arm comot dari Honda CBR150R. Tapi ada beberapa yang dimodif lagi, untuk menyesuaikan dudukan pada sok belakang dan rangka Suzuki Thunder,” ucap Wiejanarko, builder  ART yang ngendon di Jl. Cipete Raya, Tangerang.

Kemudian agar kesan racing lebih menonjol,  pelek pakai Yamaha MX berukuran 1,85 x 17 depan dan 2,5 x 17 untuk bagian belakang. Keduanya dibalut karet bundar IRC Road Winner 100/80x17 (depan) dan Zeneos zn62 130/60x17 (belakang).

Agar manuver lebih mumpuni, sok belakang pakai Racing Boy (RCB) SB Series 330mm 24 klik. Sedangkan sok depan comot Kawasaki Ninja R. “Tunggangan sehari-hari itu harus safety walaupun motor sudah dimodifikasi,” kekeh Fiko.

Lalu urusan baju, tangki kustom berbentuk Yamaha RX Spesial berbahan galvanis berukuran 1,2 m. Kemudian untuk memertegas ciri khas flat track buntut dibikin lancip pakai plat galvanis berukuran 2 mm. Ditambah dengan tameng bentuk kotak yang diaplikasikan dengan lampu Led kustom.

“Untuk memberikan kelir pada baju motor, pakai warna biru langit dan biru tua glossi dengan warna dasar putih. Biar semakin keren, ditambahkan dengan list warna hitam pada bagian tangki yang menyambung ke buntut hornet. Di bagian tameng digambar mirip bola billiard dengan angka 8,” tutup Yoseph, Painting dari Moca Created di Tanah Tinggi, Tangerang, (Belakang Terminal PORIS).  

Pesan Inspiratif: Ubah mindset ayam jago jadi motor batangan yang gahar dan gagah
Saran Tim ME: Bikin spatbor model bongkar pasang juga oke brader, biar kalo musim hujan enggak merepotkan
Penilaian Tim ME: (9*) Mantaff. Ubahan total, bikin nuansa bebek super langsung sirna
Note: (1 *) : Kacau Banget, (2*): Payah, (3*) : Kurang kreatif, (4*) Terlalu biasa : (5*): Oke, tapi… (6*): Lumayanlah (7*): Bagus, (8*): Keren, (9*): Mantaff, (10*): Dahsyat

Data Modifikasi:
Setang: Fasbike, Gas Spontan: Kitaco, Lampu Belakang: Yamaha RX King LED 3in1, Spion: Stabilizer Kustom, Karburator: Keihin PE 28, Knalpot: WRX

 

 

Text: Ivan Novrian,
Text editor: Banar Giwantono,
Photo: Ivan
  39 Votes

Artikel Terkait

CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (20)
B. Yamaha WR 250 R (51)
C. Viar Cross X 250 SE (37)
KYT Helmet
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !