Ngebeer Bareng Motor Expertz Kenyang Ilmu Bisnis Otomotif
GM Juli 2015
SSS chain
Achilles Tire
ME-REVIEW
31
Ags
2017

Ngebeer Bareng Motor Expertz Kenyang Ilmu Bisnis Otomotif

  895   0
Ngebeer 2017
Ngebeer 2017
Ngebeer 2017
Ngebeer 2017

TANGERANG, ME. Nobar gelaran MotoGP 2017 Silverstone, Inggris, di markas besar Motor Expertz dan Tekupla Custom, yang bertajuk Ngeriung Enak Bareng Bikers (Ngebeer) minggu lalu (27/8), berlangsung meriah bradsis. Para komunitas enggak hanya kenyang makanan, tapi juga kenyang ilmu.

Komunitas yang hadir, diantaranya; para  bikers Sunmori (Sunday Morning Ride), Local Helmet Lover, Ninja N250R, Aerox Depok, Aerox Community Indonesia, dan Mini Bike.

Salah satu acara yang disuguhkan yaitu sharing ilmu seputar bisnis di bidang otomotif. Bertukar pengalaman bisnis yang dilakukan oleh Ucok Marbun,  pemilik Vidici Tire Shop, yang sudah beroperasi sekitar 3 tahun di Jl. H. Asmawi No 23, Beji , Depok, Kabar.

 “Kita akan mengulik, mencari tahu seperti apa toh, bisnis yang dilakukan oleh si Ucok? Jejak sukses Ucok bisa diikuti,” tutur Acip Setiawan, Editor In Chief Motor Expertz.

Langkah pertama saat memulai bisnis, menurut Ucok yaitu menentukan mapping. Bradsis harus memilih berbisnis di bidang apa, sedangkan mapping bertujuan untuk menentukan potensi pasar. Pria botak ini menyarankan agar melakukan mapping di sekitar lokasi calon tempat usaha.

“Kebetulan gue tinggal di sekitaran Beji , Depok. Saat itu saya amati dulu di sekitaran lokasi tersebut. Toko dan bengkel apa yang sudah ada di sana. Jika orang lain senang ikut-ikutan, nah kalau gue ingin tampil beda,” tuturnya.

Selebihnya, Ucok mendorong bradsis yang tertarik berbisnis agar melakukan action. “Sama seperti yang dikatakan oleh Bob Sadino, action saja dulu. Nanti lu pasti dikasih kok impruf-impruf yang lain, selama niat lu bener, bisa dipercaya,” yakin bapak 2 anak.

Memulai bisnis itu tak semudah membetot gas motor, brader.  Pria Batak berbadan gelap ini mengaku modal utama saat memulai usaha yaitu nekat alias keberanian. “Saya pernah mengalami masa-masa dimana omset hanya Rp 10- 20 ribu/ hari. Orang datang hanya mengisi Nitrogen doang,” kata Ucok mengisahkan masa-masa awal membuka usaha.

Lebih jauh lagi pemuda ulet tapi ramping ini menjelaskan, pada tahap awal, omset bukan menjadi acuan pertama menilai tumbuh kembang sebuah usaha. Bradsis disarankan agar tetap fokus pada segmen yang sudah dipilih.

“Kalau saat itu saya hanya akan mengejar omset, saya bisa ikut-ikutan bengkel lain dengan melayani bongkar mesin. Tapi jika hal itu saya lakukan berarti saya tidak berbeda dengan bengkel lain. Tidak punya pembeda atau diferensiasi,” pungkas humoris itu menegaskan.

 

Text: Teguh Choya,
Text editor: Banar Giwantono,
Photo: Teguh Ch
  32 Votes

Artikel Terkait

CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (20)
B. Yamaha WR 250 R (51)
C. Viar Cross X 250 SE (37)
KYT Helmet
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !